يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ ۖ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا
Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul serta pemegang urusan di antara kalian. Maka jika kalian berselisih tentang sesuatu, kembalikanlah kepada Allah dan Rasul, jika kalian beriman kepada Allah dan Hari Akhir. Itu lebih baik dan lebih bagus akibatnya.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْyaa ayyuhaa lladziina aamanuu athii'uu llaaha wa-athii'uu r-rasuula wa-ulii l-amri minkumwahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul serta pemegang urusan di antara kalian
- فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِfa-in tanaaza'tum fii syay'in fa-rudduuhu ilaa llaahi wa-r-rasuuli in kuntum tu'minuuna bi-llaahi wa-l-yawmi l-aakhirimaka jika kalian berselisih tentang sesuatu, kembalikanlah kepada Allah dan Rasul, jika kalian beriman kepada Allah dan Hari Akhir
- ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًاdzaalika khayrun wa-ahsanu ta'wiilanitu lebih baik dan lebih bagus akibatnya
Terjemahan per kata (29 kata)
- يَاyaawahai
- أَيُّهَاayyuhaasekalian
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- آمَنُواaamanuuberiman
- أَطِيعُواathii'uutaatilah
- اللَّهَllaahaAllah
- وَأَطِيعُواwa-athii'uudan taatlah
- الرَّسُولَr-rasuulaRasul
- وَأُولِيwa-uliidan orang-orang yang mempunyai
- الْأَمْرِl-amriurusan
- مِنْكُمْminkumdari kalian
- فَإِنْfa-inmaka jika
- تَنَازَعْتُمْtanaaza'tumkalian berselisih
- فِيfiitentang
- شَيْءٍsyay'insesuatu
- فَرُدُّوهُfa-rudduuhumaka kembalikanlah ia
- إِلَىilaakepada
- اللَّهِllaahiAllah
- وَالرَّسُولِwa-r-rasuulidan Rasul
- إِنْinjika
- كُنْتُمْkuntumkalian adalah
- تُؤْمِنُونَtu'minuunakalian beriman
- بِاللَّهِbi-llaahipada Allah
- وَالْيَوْمِwa-l-yawmidan hari
- الْآخِرِl-aakhiriakhir
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- خَيْرٌkhayrunlebih baik
- وَأَحْسَنُwa-ahsanudan lebih baik
- تَأْوِيلًاta'wiilankesudahan
Inti bacaan
Struktur otoritas berlapis (Allah, Rasul, 'uluu l-amr', pemegang urusan) disertai mekanisme jelas saat terjadi perselisihan: 'kembalikanlah kepada Allah dan Rasul', sistem yang menyediakan rujukan akhir yang jelas, bukan otoritas yang berdiri sendiri tanpa batas. Konkretnya: dalam struktur otoritas apa pun (organisasi, keluarga, masyarakat), memiliki mekanisme jelas untuk menyelesaikan perselisihan dengan merujuk pada prinsip yang lebih tinggi (bukan sekadar kekuasaan yang menang) mencegah otoritas menjadi sewenang-wenang.
Penjelasan pilihan kata
'Ulii l-amri' diterjemahkan 'pemegang urusan' (padanan langsung), bukan transliterasi 'uluu l-amr' pada draf. 'Dzaalika' (jauh) dikonfirmasi morfologi, diterjemahkan 'itu': draf sudah tepat.
Tafsiran
Ayat ini menetapkan hierarki ketaatan dan mekanisme penyelesaian perselisihan dengan mengembalikannya kepada wahyu dan sunah.
Renungan dan Hikmah
- Kata taatilah diulang untuk Allah dan untuk Rasul, tetapi tidak diulang lagi untuk pemegang urusan. Yang ketiga menempel pada yang kedua. Perbedaan sekecil itu menentukan bahwa ketaatan kepada manusia bukan ketaatan yang berdiri sendiri.
- Ayat ini tidak berhenti pada perintah taat; ia menyediakan jalan untuk saat orang berselisih. Perselisihan diperkirakan, bukan dilarang. Sebuah susunan yang mengakui akan ada perselisihan jauh lebih tahan daripada yang mengandaikan semuanya akan sepakat.
- Perintah mengembalikan perkara diikat dengan syarat: jika kalian beriman kepada Allah dan Hari Akhir. Yang diuji bukan kepatuhannya, melainkan imannya. Cara seseorang menyelesaikan perselisihan ternyata dipakai sebagai ukuran atas hal yang jauh lebih dalam.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-m-n, t-w-', a-l-h, r-s-l, a-w-l, a-m-r, n-z-', sh-y-a, r-d-d, k-w-n, y-w-m, a-kh-r, kh-y-r, h-s-n): AYAT INTI (putaran 55/S2-007). uluu l-amr diterjemahkan dipertahankan, BUKAN 'pemegang kekuasaan' (terjemahan lain): akar a-m-r tidak memuat lemma amiir sama sekali, uluu l-amr='yang mengurus PERKARA', bukan gelar jabatan. Struktur ayat MEMBATASI dirinya: perselisihan dikembalikan ke Allah & Rasul, MELEWATI uluu l-amr. terjemahan lain menyisipkan '(sunahnya)' pada 'Rasul', TIDAK diikuti: teks berkata 'ilaa llaahi wa-r-rasuul', bukan ke sunnah (bandingkan putaran 57: sunnah tak pernah dinisbatkan ke Nabi). atii'uu diterjemahkan 'taatilah' (akar t-w-' putaran 58); ta'wiil diterjemahkan 'akibat/hasil'.