أُولَٰئِكَ الَّذِينَ يَعْلَمُ اللَّهُ مَا فِي قُلُوبِهِمْ فَأَعْرِضْ عَنْهُمْ وَعِظْهُمْ وَقُلْ لَهُمْ فِي أَنْفُسِهِمْ قَوْلًا بَلِيغًا

Mereka itulah orang-orang yang Allah ketahui apa yang ada di dalam hatinya. Oleh karena itu, berpalinglah dari mereka, nasihatilah mereka, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang membekas pada jiwanya.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. أُولَٰئِكَ الَّذِينَ يَعْلَمُ اللَّهُ مَا فِي قُلُوبِهِمْulaa'ika lladziina ya'lamu llaahu maa fii quluubihimmereka itulah orang-orang yang Allah ketahui apa yang ada di dalam hatinya
  2. فَأَعْرِضْ عَنْهُمْ وَعِظْهُمْ وَقُلْ لَهُمْ فِي أَنْفُسِهِمْ قَوْلًا بَلِيغًاfa-a'rid anhum wa-izhhum wa-qul lahum fii anfusihim qawlan baliighanoleh karena itu, berpalinglah dari mereka, nasihatilah mereka, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang membekas pada jiwanya
Catatan pilihan kata (ringkas)

C3 passthrough: kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; orang-kedua ayat ini murni 2MS/2FS, '-mu/engkau' terjemahan lain SAH; lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = passthrough terjemahan lain (selaras). Lih..

Aplikasi

Respons yang dianjurkan terhadap kemunafikan yang sudah diketahui Allah: bukan pembalasan keras, melainkan 'berpalinglah, nasihatilah, katakanlah perkataan yang membekas', pendekatan yang tetap mengupayakan perubahan lewat kata-kata bermakna, bukan langsung menghukum. Konkretnya: menghadapi ketidaktulusan orang lain (yang sudah cukup jelas) tetap membuka ruang untuk nasihat yang tulus dan berbekas, bukan langsung memutus hubungan atau membalas dengan kekerasan verbal.