ذَٰلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللَّهِ ۚ وَكَفَىٰ بِاللَّهِ عَلِيمًا
Itulah karunia dari Allah. Dan cukuplah Allah yang berilmu.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- ذَٰلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللَّهِdzaalika l-fadhlu mina llaahiitulah karunia dari Allah
- وَكَفَىٰ بِاللَّهِ عَلِيمًاwa-kafaa bi-llaahi 'aliimandan cukuplah Allah yang berilmu
Terjemahan per kata (7 kata)
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- الْفَضْلُl-fadhlukarunia
- مِنَminadari
- اللَّهِllaahiAllah
- وَكَفَىٰwa-kafaadan cukuplah
- بِاللَّهِbi-llaahipada Allah
- عَلِيمًا'aliimanberilmu
Inti bacaan
Penutup sederhana 'cukuplah Allah yang berilmu' setelah menyebut karunia menegaskan bahwa validasi/pengakuan tertinggi tidak perlu dicari dari manusia, pengetahuan Allah sudah mencukupi. Konkretnya: melepaskan kebutuhan berlebihan akan pengakuan/validasi manusia atas kebaikan yang dilakukan, kesadaran bahwa 'yang tahu sudah cukup' mengurangi dorongan pamer atau mencari pujian.
Penjelasan pilihan kata
'Dzaalika' (jauh) dikonfirmasi morfologi, diterjemahkan 'itulah': draf sudah tepat.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan bahwa kebersamaan dengan golongan terbaik adalah murni karunia Allah.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebutnya karunia dari-Nya. Bukan upah. Kebersamaan dengan golongan terbaik dinyatakan pemberian, bukan hasil hitungan.
- Penutupnya cukuplah Allah yang berilmu. Bukan yang membalas. Yang mencukupi bahwa Dia tahu, meski tak seorang pun tahu.
- Allah menutup daftar golongan terbaik dengan satu ayat pendek. Dua kalimat. Yang panjang disebut, penutupnya dibiarkan ringkas.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').