يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا خُذُوا حِذْرَكُمْ فَانْفِرُوا ثُبَاتٍ أَوِ انْفِرُوا جَمِيعًا

Wahai orang-orang yang beriman, ambillah kewaspadaan kalian, lalu majulah secara berkelompok atau majulah bersama-sama.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا خُذُوا حِذْرَكُمْ فَانْفِرُوا ثُبَاتٍ أَوِ انْفِرُوا جَمِيعًاyaa ayyuhaa lladziina aamanuu khudzuu hidzrakum fa-nfiruu tsubaatin awi nfiruu jamii'anwahai orang-orang yang beriman, ambillah kewaspadaan kalian, lalu majulah secara berkelompok atau majulah bersama-sama
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar a-m-n, a-kh-dz, h-dz-r, n-f-r, ts-b-y, j-m-'): khudhuu hidhrakum diterjemahkan 'ambillah kewaspadaan'; infiruu diterjemahkan 'majulah'. gloss dibuang. Selaras.

Aplikasi

Perintah 'ambillah kewaspadaan' sebelum maju (baik berkelompok atau bersama-sama) menunjukkan bahwa kesiapsiagaan adalah prasyarat tindakan, bukan formalitas yang bisa dilewati. Konkretnya: sebelum mengambil langkah besar/berisiko (dalam konteks apa pun), persiapan dan kewaspadaan yang matang adalah langkah pertama yang tidak boleh dilewati, baik bertindak sendiri atau berkelompok, kesiapan tetap prasyarat.