وَلَئِنْ أَصَابَكُمْ فَضْلٌ مِنَ اللَّهِ لَيَقُولَنَّ كَأَنْ لَمْ تَكُنْ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُ مَوَدَّةٌ يَا لَيْتَنِي كُنْتُ مَعَهُمْ فَأَفُوزَ فَوْزًا عَظِيمًا

Sungguh, jika kalian mendapat karunia dari Allah, tentulah dia mengatakan seakan-akan belum pernah ada hubungan rasa sayang antara kalian dengan dia, “Aduhai, sekiranya aku dahulu bersama mereka, tentu aku akan memperoleh kemenangan yang agung.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَلَئِنْ أَصَابَكُمْ فَضْلٌ مِنَ اللَّهِ لَيَقُولَنَّ كَأَنْ لَمْ تَكُنْ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُ مَوَدَّةٌwa-la-in asaabakum fadlun mina llaahi la-yaquulanna ka-an lam takun baynakum wa-baynahu mawaddatunsungguh, jika kalian mendapat karunia dari Allah, tentulah dia mengatakan seakan-akan belum pernah ada hubungan rasa sayang antara kalian dengan dia
  2. يَا لَيْتَنِي كُنْتُ مَعَهُمْ فَأَفُوزَ فَوْزًا عَظِيمًاyaa laytanii kuntu ma'ahum fa-afuuza fawzan azhiimanaduhai, sekiranya aku dahulu bersama mereka, tentu aku akan memperoleh kemenangan yang agung
Aplikasi

Kontras dengan 4:72: yang sama juga mengklaim seolah tak pernah ada 'hubungan rasa sayang' saat orang lain mendapat kemenangan, lalu menyesal tidak ikut serta, inkonsistensi sikap yang mengungkap motif sebenarnya (ingin untung tanpa risiko). Konkretnya: mengenali pola orang (atau diri sendiri) yang hanya ingin berbagi keuntungan tanpa pernah menanggung risiko, kesetiaan sejati diukur dari kehadiran saat sulit, bukan hanya saat menguntungkan.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

verba wadda (cabang 'ingin') = passthrough terjemahan lain; kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; lih. kerangka utk dua-cabang akar. Konvensi wdd: waduud diterjemahkan 'penyayang' (takrif 'Sang Penyayang' 85:14); mawaddah/wudd diterjemahkan 'rasa sayang'; yuwaadduuna diterjemahkan 'saling menyayangi'; wadda (ingin) diterjemahkan passthrough (cabang keinginan); Wadd 71:23=nama. Registri kolisi kasih: pengasih=rahiim, penyayang=waduud, iba=ra'uuf, rahmat=rahmah, cinta=h-b-b (belum dibedah), sayang=w-d-d. Lih.. habiib, sadiiq)'; waduud (glos ilahi) = 'The LOVING towards his servants (IAmb), or towards those who obey (Bayd): or He who is BELOVED in the hearts of his saints (IAth)', dua arah fa'uul; verba wadda juga = 'ingin' (cabang keinginan; KBBI 'mawadah' n Ar: 'kasih sayang yang disertai KEINGINAN KUAT, kedekatan, dan keterikatan yang mendalam').