فَقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ لَا تُكَلَّفُ إِلَّا نَفْسَكَ ۚ وَحَرِّضِ الْمُؤْمِنِينَ ۖ عَسَى اللَّهُ أَنْ يَكُفَّ بَأْسَ الَّذِينَ كَفَرُوا ۚ وَاللَّهُ أَشَدُّ بَأْسًا وَأَشَدُّ تَنْكِيلًا

Maka berperanglah di jalan Allah; engkau tidak dibebani kecuali dirimu sendiri; dan kobarkanlah semangat orang-orang beriman. Boleh jadi Allah menahan serangan orang-orang yang kufur; dan Allah lebih keras serangan-Nya dan lebih keras hukuman-Nya.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. فَقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ لَا تُكَلَّفُ إِلَّا نَفْسَكَ ۚ وَحَرِّضِ الْمُؤْمِنِينَfa-qaatil fii sabiili llaahi laa tukallafu illaa nafsaka wa-harridhi l-mu'miniinamaka berperanglah di jalan Allah; engkau tidak dibebani kecuali dirimu sendiri; dan kobarkanlah semangat orang-orang beriman
  2. عَسَى اللَّهُ أَنْ يَكُفَّ بَأْسَ الَّذِينَ كَفَرُوا ۚ وَاللَّهُ أَشَدُّ بَأْسًا وَأَشَدُّ تَنْكِيلًا'asaa llaahu an yakuffa ba'sa lladziina kafaruu wa-llaahu asyaddu ba'san wa-asyaddu tankiilanboleh jadi Allah menahan serangan orang-orang yang kufur; dan Allah lebih keras serangan-Nya dan lebih keras hukuman-Nya

Terjemahan per kata (22 kata)

  1. فَقَاتِلْfa-qaatilmaka berperanglah
  2. فِيfiidi
  3. سَبِيلِsabiilijalan
  4. اللَّهِllaahiAllah
  5. لَاlaatidak
  6. تُكَلَّفُtukallafuengkau dibebani
  7. إِلَّاillaakecuali
  8. نَفْسَكَnafsakadirimu
  9. وَحَرِّضِwa-harridhidan kobarkanlah semangat
  10. الْمُؤْمِنِينَl-mu'miniinaorang-orang beriman
  11. عَسَى'asaaboleh jadi
  12. اللَّهُllaahuAllah
  13. أَنْanbahwa
  14. يَكُفَّyakuffamenahan
  15. بَأْسَba'sakekuatan
  16. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  17. كَفَرُواkafaruukufur
  18. وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
  19. أَشَدُّasyaddulebih sangat
  20. بَأْسًاba'sankekuatan
  21. وَأَشَدُّwa-asyaddudan lebih keras
  22. تَنْكِيلًاtankiilanperingatan keras

Inti bacaan

Perintah 'engkau tidak dibebani kecuali dirimu sendiri' menegaskan bahwa tanggung jawab bertindak benar tidak bergantung pada partisipasi orang lain, bertindak sesuai prinsip meski sendirian tetap sah dan diwajibkan. Konkretnya: jangan menunggu orang lain bertindak benar terlebih dahulu sebagai syarat diri sendiri bertindak benar, tanggung jawab personal berdiri sendiri, terlepas dari apa yang dilakukan orang di sekitar.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan tanggung jawab pribadi Nabi dalam berjuang serta harapan bahwa Allah akan melemahkan kekuatan musuh.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut ia tak dibebani kecuali dirinya sendiri. Bukan barisannya. Kewajibannya tak bergantung pada apakah orang lain ikut.
  • Yang ditambahkan kobarkanlah semangat orang-orang beriman. Sesudah membatasi bebannya. Tak bertanggung jawab atas mereka bukan berarti berhenti mengajak.
  • Allah memakai kata boleh jadi. Bukan pasti. Yang berangkat tak dijanjikan hasil, cuma dijanjikan bahwa Dia sanggup.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-t-l, s-b-l, a-l-h, k-l-f, n-f-s, h-r-d, a-m-n, '-s-y, k-f-f, b-a-s, k-f-r, sh-d-d, n-k-l): laa tukallafu illaa nafsak diterjemahkan 'tidak dibebani kecuali dirimu'; harrid diterjemahkan 'kobarkanlah'; yakuffa ba's diterjemahkan 'menahan serangan'; ashaddu diterjemahkan 'lebih keras' (شديد DECIDED='keras').