اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۚ لَيَجْمَعَنَّكُمْ إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ لَا رَيْبَ فِيهِ ۗ وَمَنْ أَصْدَقُ مِنَ اللَّهِ حَدِيثًا

Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Dia akan mengumpulkan kalian pada Hari Kebangkitan yang tidak ada keraguan padanya. Dan siapa yang lebih benar tuturannya daripada Allah?

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَallaahu laa ilaaha illaa huwaAllah, tidak ada tuhan selain Dia
  2. لَيَجْمَعَنَّكُمْ إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ لَا رَيْبَ فِيهِla-yajma'annakum ilaa yawmi l-qiyaamati laa rayba fiihiDia akan mengumpulkan kalian pada Hari Kebangkitan yang tidak ada keraguan padanya
  3. وَمَنْ أَصْدَقُ مِنَ اللَّهِ حَدِيثًاwa-man asdaqu mina llaahi hadiitsandan siapa yang lebih benar tuturannya daripada Allah
Catatan pilihan kata (ringkas)

Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Sungguh, Dia pasti mengumpulkan kamu pada hari Kiamat yang tidak ada keraguan di dalamnya. Siapakah yang lebih benar perkataannya daripada Allah? God, there is no god save He. He will gather you all to the Day of Resurrection whereof there is no doubt; and who is more truthful than God in statement? *hadiithan* diterjemahkan 'dalam hadits' dipertahankan, di sini terjemahan ini PECAH konsisten dgn 4:78 (yg barusan pakai 'pernyataan'); 4:87 justru mempertanyakan 'siapa lbh benar hadiith-nya drpd Allah' dlm konteks yg dekat 39:23 (Qur'an sbg hadiith-terbaik), apakah 4:87 harusnya masuk kelompok-HDV (dipertahankan 'hadits') atau kelompok-generik ('pernyataan', spt 4:78)? Kedua bacaan punya alasan; belum diputuskan scr eksplisit, dicatat jujur sbg pertanyaan terbuka drpd disembunyikan. ayat ini bagian dari 66 ayat 'penyaringan-lawas' (ditulis sblm konvensi korpus-luas mapan, lih. 22 Jul), memakai 'Tuhan' utk *Allaah* (gaya dekat sebagian penerjemah 'heed warning'), BERBEDA dari konvensi 6.170 ayat lainnya di korpus ini yg memakai 'Allah' (nama, bukan diterjemah) 'beriman'. Ini BUKAN kesalahan makna (kedua rendering valid scr leksikal), tapi inkonsistensi GAYA internal yg jujur dicatat di sini, bukan didiamkan. Status penyaringan = dilindungi dari perubahan sepihak; harmonisasi (bila diinginkan) menunggu otorisasi eksplisit Pak FD, sejalan contoh serupa 33:52/50:40 pekerjaan ini 22 Jul.

Aplikasi

Penegasan 'siapa yang lebih benar perkataannya daripada Allah' menempatkan wahyu sebagai standar kebenaran tertinggi yang tak tertandingi, bukan klaim otoritas kosong, melainkan diikuti keyakinan akan hari pengumpulan yang pasti. Konkretnya: memiliki standar rujukan kebenaran yang stabil dan dipercaya (bukan terus bergeser mengikuti opini yang berubah-ubah) memberi fondasi yang kokoh untuk menilai klaim-klaim lain yang bersaing.