وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ أَنْ يَقْتُلَ مُؤْمِنًا إِلَّا خَطَأً ۚ وَمَنْ قَتَلَ مُؤْمِنًا خَطَأً فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُؤْمِنَةٍ وَدِيَةٌ مُسَلَّمَةٌ إِلَىٰ أَهْلِهِ إِلَّا أَنْ يَصَّدَّقُوا ۚ فَإِنْ كَانَ مِنْ قَوْمٍ عَدُوٍّ لَكُمْ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُؤْمِنَةٍ ۖ وَإِنْ كَانَ مِنْ قَوْمٍ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ مِيثَاقٌ فَدِيَةٌ مُسَلَّمَةٌ إِلَىٰ أَهْلِهِ وَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُؤْمِنَةٍ ۖ فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَصِيَامُ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ تَوْبَةً مِنَ اللَّهِ ۗ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

Tidak patut bagi seorang mukmin membunuh seorang mukmin, kecuali karena tersalah. Siapa yang membunuh seorang mukmin karena tersalah, hendaklah memerdekakan seorang hamba sahaya mukmin dan membayar tebusan yang diserahkan kepada keluarganya, kecuali jika mereka membebaskan pembayaran. Jika dia dari kaum yang memusuhi kalian, padahal dia orang beriman, hendaklah memerdekakan hamba sahaya mukmin. Jika dia dari kaum yang ada perjanjian antara mereka dengan kalian, hendaklah membayar tebusan yang diserahkan kepada keluarganya serta memerdekakan hamba sahaya mukmin. Siapa yang tidak mendapatkan, hendaklah berpuasa dua bulan berturut-turut sebagai tobat dari Allah. Allah berilmu lagi penuh hikmah.

Terjemahan bertahap (5 jeda)

  1. وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ أَنْ يَقْتُلَ مُؤْمِنًا إِلَّا خَطَأًwa-maa kaana li-mu'minin an yaqtula mu'minan illaa khatha'antidak patut bagi seorang mukmin membunuh seorang mukmin, kecuali karena tersalah
  2. وَمَنْ قَتَلَ مُؤْمِنًا خَطَأً فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُؤْمِنَةٍ وَدِيَةٌ مُسَلَّمَةٌ إِلَىٰ أَهْلِهِ إِلَّا أَنْ يَصَّدَّقُواwa-man qatala mu'minan khatha'an fa-tahriiru raqabatin mu'minatin wa-diyatun musallamatun ilaa ahlihi illaa an yashshaddaquusiapa yang membunuh seorang mukmin karena tersalah, hendaklah memerdekakan seorang hamba sahaya mukmin dan membayar tebusan yang diserahkan kepada keluarganya, kecuali jika mereka membebaskan pembayaran
  3. فَإِنْ كَانَ مِنْ قَوْمٍ عَدُوٍّ لَكُمْ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُؤْمِنَةٍfa-in kaana min qawmin 'aduwwin lakum wa-huwa mu'minun fa-tahriiru raqabatin mu'minatinjika dia dari kaum yang memusuhi kalian, padahal dia orang beriman, hendaklah memerdekakan hamba sahaya mukmin
  4. وَإِنْ كَانَ مِنْ قَوْمٍ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ مِيثَاقٌ فَدِيَةٌ مُسَلَّمَةٌ إِلَىٰ أَهْلِهِ وَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُؤْمِنَةٍwa-in kaana min qawmin baynakum wa-baynahum miitsaaqun fa-diyatun musallamatun ilaa ahlihi wa-tahriiru raqabatin mu'minatinjika dia dari kaum yang ada perjanjian antara mereka dengan kalian, hendaklah membayar tebusan yang diserahkan kepada keluarganya serta memerdekakan hamba sahaya mukmin
  5. فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَصِيَامُ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ تَوْبَةً مِنَ اللَّهِ ۗ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًاfa-man lam yajid fa-shiyaamu syahrayni mutataabi'ayni tawbatan mina llaahi wa-kaana llaahu 'aliiman hakiimansiapa yang tidak mendapatkan, hendaklah berpuasa dua bulan berturut-turut sebagai tobat dari Allah, dan Allah berilmu lagi penuh hikmah

Terjemahan per kata (60 kata)

  1. وَمَاwa-maadan tidaklah
  2. كَانَkaanaadalah
  3. لِمُؤْمِنٍli-mu'mininbagi seorang mukmin
  4. أَنْanuntuk
  5. يَقْتُلَyaqtulamembunuh
  6. مُؤْمِنًاmu'minanorang beriman
  7. إِلَّاillaakecuali
  8. خَطَأًkhatha'ankarena keliru
  9. وَمَنْwa-mandan orang yang
  10. قَتَلَqatalamembunuh
  11. مُؤْمِنًاmu'minanorang beriman
  12. خَطَأًkhatha'ankarena keliru
  13. فَتَحْرِيرُfa-tahriirumaka memerdekakan
  14. رَقَبَةٍraqabatinbudak
  15. مُؤْمِنَةٍmu'minatinperempuan mukmin
  16. وَدِيَةٌwa-diyatundan diat
  17. مُسَلَّمَةٌmusallamatunsehat
  18. إِلَىٰilaakepada
  19. أَهْلِهِahlihikeluarganya
  20. إِلَّاillaakecuali
  21. أَنْanbahwa
  22. يَصَّدَّقُواyashshaddaquumereka bersedekah
  23. فَإِنْfa-inmaka jika
  24. كَانَkaanaadalah
  25. مِنْmindari
  26. قَوْمٍqawminkaum
  27. عَدُوٍّ'aduwwinmusuh
  28. لَكُمْlakumbagi kalian
  29. وَهُوَwa-huwasedang ia
  30. مُؤْمِنٌmu'minunorang beriman
  31. فَتَحْرِيرُfa-tahriirumaka memerdekakan
  32. رَقَبَةٍraqabatinbudak
  33. مُؤْمِنَةٍmu'minatinperempuan mukmin
  34. وَإِنْwa-indan jika
  35. كَانَkaanaadalah
  36. مِنْmindari
  37. قَوْمٍqawminkaum
  38. بَيْنَكُمْbaynakumdi antara kalian
  39. وَبَيْنَهُمْwa-baynahumdan antara mereka
  40. مِيثَاقٌmiitsaaqunperjanjian
  41. فَدِيَةٌfa-diyatuntebusan
  42. مُسَلَّمَةٌmusallamatunsehat
  43. إِلَىٰilaakepada
  44. أَهْلِهِahlihikeluarganya
  45. وَتَحْرِيرُwa-tahriirudan memerdekakan
  46. رَقَبَةٍraqabatinbudak
  47. مُؤْمِنَةٍmu'minatinperempuan mukmin
  48. فَمَنْfa-manmaka orang yang
  49. لَمْlamtidak
  50. يَجِدْyajidmendapati
  51. فَصِيَامُfa-shiyaamumaka berpuasa
  52. شَهْرَيْنِsyahraynidua bulan
  53. مُتَتَابِعَيْنِmutataabi'ayniberturut-turut
  54. تَوْبَةًtawbatantobat
  55. مِنَminadari
  56. اللَّهِllaahiAllah
  57. وَكَانَwa-kaanadan ia adalah
  58. اللَّهُllaahuAllah
  59. عَلِيمًا'aliimanberilmu
  60. حَكِيمًاhakiimanbijaksana

Inti bacaan

Hukum yang rinci untuk pembunuhan tidak sengaja (tebusan/pembebasan budak/puasa) menunjukkan sistem keadilan yang mempertimbangkan niat (kesengajaan vs kecelakaan) secara serius, bukan hukuman seragam tanpa memandang konteks. Konkretnya: menilai kesalahan (diri sendiri maupun orang lain) perlu membedakan niat di baliknya, kecelakaan tulus menuntut respons berbeda dari kesengajaan, meski dampaknya sama beratnya.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan kurung '(tidak sengaja)', '(terbunuh)' (3×), '(keluarga terbunuh)', '(kafir)', '(damai)', dan '(pembunuh)' (2×) seluruhnya dihapus: kata 'hendaklah' dipertahankan tanpa kurung sebagai gaya baku register hukum Indonesia untuk struktur kewajiban nominal Arab, bukan tambahan makna baru.

Tafsiran

Ayat ini merinci hukum kafarat pembunuhan tidak sengaja berdasarkan status korban dan ketersediaan pilihan.

Renungan dan Hikmah

  • Yang diwajibkan dua sekaligus: memerdekakan seorang hamba sahaya, dan membayar tebusan kepada keluarganya. Satu memulihkan yang kehilangan, satu lagi membebaskan orang lain. Allah tidak membiarkan penebusan berhenti pada pihak yang dirugikan saja.
  • Rincian yang diberikan membedakan tiga keadaan menurut siapa yang terbunuh, bukan menurut siapa yang membunuh. Yang menentukan keadaan korbannya. Hukum yang menimbang keadaan yang dirugikan lebih dahulu jarang berubah menjadi alat bagi yang kuat.
  • Bagi yang tidak mendapatkan, Allah menyebut puasa dua bulan berturut-turut. Ketiadaan harta tidak menutup jalan penebusan. Dan yang diminta bukan lebih murah, melainkan lebih panjang, sehingga beratnya tetap terasa.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini selaras utk sisi-hamba ('bertobat'); perubahan terjemahan ini hanya /perapian bila ada. 'tawbatan mina llaah' = tobat DARI Allah, bukti arah-Allah (tobat sbg pemberian-Nya); '(ketetapan) cara' terjemahan lain dilepas. Konvensi twb: hamba diterjemahkan 'bertobat', Allah diterjemahkan 'menyambut tobat', at-Tawwaab takrif diterjemahkan 'Sang Penyambut Tobat'. Pembeda akar q-b-l ('menerima' sungguhan) di 9:104/42:25/40:3.