يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا ضَرَبْتُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَتَبَيَّنُوا وَلَا تَقُولُوا لِمَنْ أَلْقَىٰ إِلَيْكُمُ السَّلَامَ لَسْتَ مُؤْمِنًا تَبْتَغُونَ عَرَضَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا فَعِنْدَ اللَّهِ مَغَانِمُ كَثِيرَةٌ ۚ كَذَٰلِكَ كُنْتُمْ مِنْ قَبْلُ فَمَنَّ اللَّهُ عَلَيْكُمْ فَتَبَيَّنُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرًا
Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian pergi di jalan Allah, verifikasilah, dan janganlah kalian mengatakan kepada orang yang mengucapkan salam kepada kalian, “Engkau bukan seorang mukmin,” dengan maksud mencari harta benda kehidupan dunia, padahal di sisi Allah ada harta rampasan yang banyak. Demikianlah keadaan kalian dahulu, lalu Allah menganugerahkan nikmat-Nya kepada kalian, maka verifikasilah. Sesungguhnya Allah waskita apa yang kalian kerjakan.
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا ضَرَبْتُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَتَبَيَّنُواyaa ayyuhaa lladziina aamanuu idzaa dharabtum fii sabiili llaahi fa-tabayyanuuwahai orang-orang yang beriman, apabila kalian pergi di jalan Allah, verifikasilah
- وَلَا تَقُولُوا لِمَنْ أَلْقَىٰ إِلَيْكُمُ السَّلَامَ لَسْتَ مُؤْمِنًاwa-laa taquuluu li-man alqaa ilaykumu s-salaama lasta mu'minandan janganlah kalian mengatakan kepada orang yang mengucapkan salam kepada kalian, engkau bukan seorang mukmin
- تَبْتَغُونَ عَرَضَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا فَعِنْدَ اللَّهِ مَغَانِمُ كَثِيرَةٌtabtaghuuna 'aradha l-hayaati d-dunyaa fa-'inda llaahi maghaanimu katsiiratundengan maksud mencari harta benda kehidupan dunia, padahal di sisi Allah ada harta rampasan yang banyak
- كَذَٰلِكَ كُنْتُمْ مِنْ قَبْلُ فَمَنَّ اللَّهُ عَلَيْكُمْ فَتَبَيَّنُواka-dzaalika kuntum min qablu fa-manna llaahu 'alaykum fa-tabayyanuudemikianlah keadaan kalian dahulu, lalu Allah menganugerahkan nikmat-Nya kepada kalian, maka verifikasilah
- إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرًاinna llaaha kaana bi-maa ta'maluuna khabiiransesungguhnya Allah waskita apa yang kalian kerjakan
Terjemahan per kata (40 kata)
- يَاyaawahai
- أَيُّهَاayyuhaasekalian
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- آمَنُواaamanuuberiman
- إِذَاidzaaapabila
- ضَرَبْتُمْdharabtumkalian bepergian
- فِيfiidi
- سَبِيلِsabiilijalan
- اللَّهِllaahiAllah
- فَتَبَيَّنُواfa-tabayyanuumaka telitilah kalian
- وَلَاwa-laadan janganlah
- تَقُولُواtaquuluukalian katakan
- لِمَنْli-mankepada orang yang
- أَلْقَىٰalqaamelemparkan
- إِلَيْكُمُilaykumukepada kalian
- السَّلَامَs-salaamasalam
- لَسْتَlastaengkau bukanlah
- مُؤْمِنًاmu'minanorang beriman
- تَبْتَغُونَtabtaghuunakalian mencari
- عَرَضَ'aradhakesenangan
- الْحَيَاةِl-hayaatikehidupan
- الدُّنْيَاd-dunyaadunia
- فَعِنْدَfa-'indamaka di sisi
- اللَّهِllaahiAllah
- مَغَانِمُmaghaanimuharta rampasan
- كَثِيرَةٌkatsiiratunyang banyak
- كَذَٰلِكَka-dzaalikademikianlah
- كُنْتُمْkuntumkalian adalah
- مِنْmindari
- قَبْلُqablusebelumnya
- فَمَنَّfa-mannamaka Dia menganugerahkan
- اللَّهُllaahuAllah
- عَلَيْكُمْ'alaykumatas kalian
- فَتَبَيَّنُواfa-tabayyanuumaka telitilah kalian
- إِنَّinnasesungguhnya
- اللَّهَllaahaAllah
- كَانَkaanaadalah
- بِمَاbi-maapada apa yang
- تَعْمَلُونَta'maluunakalian kerjakan
- خَبِيرًاkhabiiranwaskita
Inti bacaan
Perintah 'bertabayunlah (carilah kejelasan)' sebelum menyerang siapa pun yang mengucapkan salam damai, larangan keras membunuh demi 'harta benda kehidupan dunia' dengan dalih meragukan keimanan orang lain. Konkretnya: sebelum bertindak keras terhadap seseorang berdasarkan kecurigaan atas keyakinan/niat mereka, verifikasi yang cermat (tabayyun) adalah kewajiban, terutama saat ada motif tersembunyi (keuntungan pribadi) yang bisa mendistorsi penilaian.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan kurung '(berperang)', '(carilah kejelasan)', dan '(lalu kalian membunuhnya)' tidak dipakai. 'Kadzaalika' diterjemahkan idiomatik 'demikianlah', konsisten dengan 74:31/77:18/77:44.
Tafsiran
Ayat ini menegur ketergesaan menuduh seseorang bukan mukmin demi keuntungan duniawi, dan memerintahkan verifikasi menyeluruh.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut perintah memverifikasi dua kali dalam satu ayat. Pengulangan di ruang sesempit itu jarang tanpa sebab. Yang diulang biasanya yang paling mudah dilewati orang yang sedang tergesa.
- Motif yang disebut mencari harta benda kehidupan dunia. Tidak disamarkan. Menyebut motif yang sebenarnya membuat perbuatan itu tak bisa lagi dibungkus sebagai kehati-hatian terhadap keyakinan orang.
- Allah mengingatkan bahwa mereka pun dahulu berada di keadaan yang sama, lalu diberi nikmat. Cermin dipasang. Orang yang teringat pernah berdiri di tempat yang sama biasanya berhenti tergesa menilai orang yang sedang berdiri di sana.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
seluruh orang-kedua ayat = 2MP (tabayyanuu/kuntum/'alaykum) diterjemahkan kalian; 'bertabayunlah (carilah kejelasan)' = fa-tabayyanuu (b-y-n), BUKAN akar khabiir, tak disentuh. Konvensi xbr: khabiir diterjemahkan 'waskita' (45 ayat, SEMUA utk Allah; 39 indefinit diterjemahkan kecil tanpa Maha, 6 takrif diterjemahkan 'Sang Waskita'); khabar/akhbaar diterjemahkan 'kabar/berita' (kata serapan akar); khubr pemakaian diteruskan+catatan. Pembeda: aliim diterjemahkan 'berilmu' (formula aliimun khabiir 4× kini 'berilmu lagi waskita'); terjemahan lain MEMBELAH lema (Teliti 36 / Mengetahui-Mengenal 9). Kolisi mati terdokumentasi: batin (b-t-n 57:3), mengenal (-r-f), duga (=zhann!). So verify; makna kedua 'TRIED, TESTED, proved by EXPERIENCE'; khabiir = 'pengetahuan luas atas perkara batin, seperti shahiid atas perkara lahir'; Jangkar: khabiir = petani penggarap.