وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكَ وَرَحْمَتُهُ لَهَمَّتْ طَائِفَةٌ مِنْهُمْ أَنْ يُضِلُّوكَ وَمَا يُضِلُّونَ إِلَّا أَنْفُسَهُمْ ۖ وَمَا يَضُرُّونَكَ مِنْ شَيْءٍ ۚ وَأَنْزَلَ اللَّهُ عَلَيْكَ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَعَلَّمَكَ مَا لَمْ تَكُنْ تَعْلَمُ ۚ وَكَانَ فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكَ عَظِيمًا
Sekiranya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu, tentulah segolongan dari mereka berkeinginan keras untuk menyesatkanmu, padahal mereka tidak menyesatkan kecuali diri mereka sendiri, dan mereka tidak dapat membahayakanmu sedikit pun. Allah telah menurunkan Kitab dan hikmah kepadamu serta telah mengajarkan kepadamu apa yang tadinya belum engkau ketahui. Dan karunia Allah yang dilimpahkan kepadamu itu agung.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكَ وَرَحْمَتُهُ لَهَمَّتْ طَائِفَةٌ مِنْهُمْ أَنْ يُضِلُّوكَ وَمَا يُضِلُّونَ إِلَّا أَنْفُسَهُمْwa-lawlaa fadhlu llaahi 'alayka wa-rahmatuhu la-hammat thaa'ifatun minhum an yudhilluuka wa-maa yudhilluuna illaa anfusahumsekiranya bukan karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepadamu, tentulah segolongan dari mereka berkeinginan keras untuk menyesatkanmu, padahal mereka tidak menyesatkan kecuali diri mereka sendiri
- وَمَا يَضُرُّونَكَ مِنْ شَيْءٍwa-maa yadhurruunaka min syay'indan mereka tidak dapat membahayakanmu sedikit pun
- وَأَنْزَلَ اللَّهُ عَلَيْكَ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَعَلَّمَكَ مَا لَمْ تَكُنْ تَعْلَمُwa-anzala llaahu 'alayka l-kitaaba wa-l-hikmata wa-'allamaka maa lam takun ta'lamuAllah telah menurunkan Kitab dan hikmah kepadamu serta telah mengajarkan kepadamu apa yang tadinya belum engkau ketahui
- وَكَانَ فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكَ عَظِيمًاwa-kaana fadhlu llaahi 'alayka 'azhiimandan karunia Allah yang dilimpahkan kepadamu itu agung
Terjemahan per kata (33 kata)
- وَلَوْلَاwa-lawlaadan sekiranya tidak
- فَضْلُfadhlukarunia
- اللَّهِllaahiAllah
- عَلَيْكَ'alaykaatasmu
- وَرَحْمَتُهُwa-rahmatuhudan rahmat-Nya
- لَهَمَّتْla-hammatsungguh telah bertekad
- طَائِفَةٌthaa'ifatunsegolongan
- مِنْهُمْminhumdari mereka
- أَنْanuntuk
- يُضِلُّوكَyudhilluukamereka menyesatkanmu
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- يُضِلُّونَyudhilluunamereka menyesatkan
- إِلَّاillaakecuali
- أَنْفُسَهُمْanfusahumdiri mereka sendiri
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- يَضُرُّونَكَyadhurruunakamereka memberi mudarat kepadamu
- مِنْmindari
- شَيْءٍsyay'insesuatu
- وَأَنْزَلَwa-anzaladan menurunkan
- اللَّهُllaahuAllah
- عَلَيْكَ'alaykaatasmu
- الْكِتَابَl-kitaabaKitab
- وَالْحِكْمَةَwa-l-hikmatadan hikmah
- وَعَلَّمَكَwa-'allamakadan Dia mengajarimu
- مَاmaaapa yang
- لَمْlamtidak
- تَكُنْtakunadalah
- تَعْلَمُta'lamuengkau mengetahui
- وَكَانَwa-kaanadan ia adalah
- فَضْلُfadhlukarunia
- اللَّهِllaahiAllah
- عَلَيْكَ'alaykaatasmu
- عَظِيمًا'azhiimanyang besar
Inti bacaan
Perlindungan Ilahi terhadap upaya menyesatkan Nabi disertai penegasan bahwa mereka yang berusaha 'tidak menyesatkan, kecuali diri mereka sendiri', upaya jahat terhadap seseorang yang berpegang teguh pada kebenaran cenderung berbalik merugikan pelakunya. Konkretnya: ketika berpegang teguh pada integritas yang berbasis pengetahuan dan wahyu yang jelas, upaya orang lain untuk menggoyahkan sering kali berbalik merugikan mereka sendiri, bukan target yang dituju, keteguhan berbasis fondasi kokoh sulit digoyahkan dari luar.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan kurung '(Nabi Muhammad)' dan '(Al-Qur'an)' seluruhnya dihapus.
Tafsiran
Ayat ini menutup rangkaian 4:105-113 dengan menegaskan bahwa perlindungan Allah menjaga penerima wahyu dari upaya penyesatan, sekaligus menegaskan bahwa Kitab dan hikmah yang diturunkan merupakan karunia besar yang mengajarkan hal-hal yang sebelumnya tidak diketahui.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut telah mengajarkan apa yang tadinya belum diketahui. Ada pengakuan bahwa pernah ada masa ia belum tahu. Yang menerima pengajaran dari-Nya tidak digambarkan sebagai orang yang sejak semula serba tahu.
- Kalimatnya tidak mengatakan mereka gagal; ia mengatakan mereka tidak menyesatkan kecuali diri sendiri. Usahanya tetap berjalan dan tetap mengenai sasaran. Yang meleset bukan kekuatannya, melainkan ke mana kekuatan itu akhirnya jatuh.
- Kalimatnya dibuka dengan pengandaian: sekiranya bukan karena karunia Allah. Yang aman disebut aman karena sesuatu, bukan dengan sendirinya. Keteguhan yang disadari sebagai pemberian berdiri lebih tegak daripada keteguhan yang dianggap milik sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “Kalau” diterjemahkan “Sekiranya”; “tentu” diterjemahkan “tentulah”; “dirinya” diterjemahkan “diri mereka”; “mereka” DITAMBAH; “dapat” DITAMBAH; “hikmah (sunah)” diterjemahkan “Hikmah (Sunnah)”; “kamu” diterjemahkan “engkau”. Dalam ayat ini, 'rahmah' tanpa kata sandang al-.