Ayat 4:118

لَعَنَهُ اللَّهُ ۘ وَقَالَ لَأَتَّخِذَنَّ مِنْ عِبَادِكَ نَصِيبًا مَفْرُوضًا

Allah melaknatnya. Dan ia berkata, “Sungguh aku akan mengambil bagian yang ditetapkan dari hamba-hamba-Mu,

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. لَعَنَهُ اللَّهُla'anahu llaahuAllah melaknatnya
  2. وَقَالَ لَأَتَّخِذَنَّ مِنْ عِبَادِكَ نَصِيبًا مَفْرُوضًاwa-qaala la-attakhidzanna min 'ibaadika nashiiban mafruudhandan ia berkata, sungguh aku akan mengambil bagian yang ditetapkan dari hamba-hamba-Mu

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. لَعَنَهُla'anahumelaknatnya
  2. اللَّهُllaahuAllah
  3. وَقَالَwa-qaaladan berkata
  4. لَأَتَّخِذَنَّla-attakhidzannasungguh aku akan mengambil
  5. مِنْmindari
  6. عِبَادِكَ'ibaadikahamba-hamba-Mu
  7. نَصِيبًاnashiibanbagian
  8. مَفْرُوضًاmafruudhanyang ditetapkan

Inti bacaan

Klaim setan 'akan mengambil bagian yang ditetapkan dari hamba-hamba-Mu' menggambarkan strategi jangka panjang dan sistematis, bukan godaan spontan sesaat, sebuah pengakuan akan keseriusan ancaman yang terstruktur. Konkretnya: menyadari bahwa godaan/pengaruh buruk sering bersifat sistematis dan bertahap (bukan serangan tunggal) membantu membangun kewaspadaan jangka panjang, bukan hanya waspada sesaat.

Penjelasan pilihan kata

Kutip pernyataan setan (rujuk 'shaytaanan mariidan', 4:117) dimulai di sini via 'qaala' (dikonfirmasi morfologi root:qwl), berlanjut ke 4:119 tanpa penutup kutip dalam ayat ini, pola kutip lintas-ayat standar proyek.

Tafsiran

Ayat ini mencatat awal sumpah setan yang dilaknat Allah, berjanji akan mengambil bagian tertentu dari hamba-hamba Allah untuk disesatkan: kelanjutan sumpahnya dirinci pada 4:119.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut laknat itu sebelum mengutip sumpahnya. Urutannya bukan kebetulan. Ucapan yang dibaca sesudah diketahui kedudukan pengucapnya terdengar sama sekali berbeda dari ucapan yang dibaca lebih dahulu.
  • Kata yang ia pakai bagian yang ditetapkan, seolah ia berhak atas jatah tertentu. Bahasa yang dipakai bahasa pembagian. Yang paling mengganggu dari kalimat itu bukan ancamannya, melainkan nada yakin bahwa sebagian memang akan jadi miliknya.
  • Ia menyebut mereka hamba-hamba-Mu, di hadapan Allah sendiri. Kepemilikan itu diakuinya. Yang hendak diambilnya disebutnya sendiri sebagai milik pihak yang sedang ia ajak bicara, dan pengakuan itu sudah menerangkan seberapa besar peluangnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar l-'-n, a-l-h, q-w-l, a-kh-dz, '-b-d, n-s-b, f-r-d): la'anahu llaah diterjemahkan 'Allah melaknatnya'; nasiib mafruud diterjemahkan 'bagian yang ditetapkan'. footnote-marker dibuang.

Ayat 4:119

وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ آذَانَ الْأَنْعَامِ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِ ۚ وَمَنْ يَتَّخِذِ الشَّيْطَانَ وَلِيًّا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْرَانًا مُبِينًا

dan sungguh aku akan menyesatkan mereka, membangkitkan angan-angan mereka, memerintah mereka lalu mereka memotong telinga-telinga ternak, dan memerintah mereka lalu mereka mengubah ciptaan Allah.” Dan siapa yang menjadikan setan sebagai pelindung selain Allah, sungguh ia telah menderita kerugian yang nyata.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ آذَانَ الْأَنْعَامِ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِwa-la-udhillannahum wa-la-umanniyannahum wa-la-aamurannahum fa-la-yubattikunna aadzaana l-an'aami wa-la-aamurannahum fa-la-yughayyirunna khalqa llaahidan sungguh aku akan menyesatkan mereka, membangkitkan angan-angan mereka, memerintah mereka lalu mereka memotong telinga-telinga ternak, dan memerintah mereka lalu mereka mengubah ciptaan Allah
  2. وَمَنْ يَتَّخِذِ الشَّيْطَانَ وَلِيًّا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْرَانًا مُبِينًاwa-man yattakhidzi sy-syaythaana waliyyan min duuni llaahi fa-qad khasira khusraanan mubiinandan siapa yang menjadikan setan sebagai pelindung selain Allah, sungguh ia telah menderita kerugian yang nyata

Terjemahan per kata (21 kata)

  1. وَلَأُضِلَّنَّهُمْwa-la-udhillannahumdan sungguh aku akan menyesatkan mereka
  2. وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْwa-la-umanniyannahumdan sungguh aku akan memberi mereka angan-angan
  3. وَلَآمُرَنَّهُمْwa-la-aamurannahumdan sungguh aku akan menyuruh mereka
  4. فَلَيُبَتِّكُنَّfa-la-yubattikunnamaka sungguh mereka akan memotong
  5. آذَانَaadzaanatelinga
  6. الْأَنْعَامِl-an'aamibinatang ternak
  7. وَلَآمُرَنَّهُمْwa-la-aamurannahumdan sungguh aku akan menyuruh mereka
  8. فَلَيُغَيِّرُنَّfa-la-yughayyirunnamaka sungguh mereka akan mengubah
  9. خَلْقَkhalqaciptaan
  10. اللَّهِllaahiAllah
  11. وَمَنْwa-mandan orang yang
  12. يَتَّخِذِyattakhidzimengambil
  13. الشَّيْطَانَsy-syaythaanasetan
  14. وَلِيًّاwaliyyanpelindung
  15. مِنْmindari
  16. دُونِduuniselain
  17. اللَّهِllaahiAllah
  18. فَقَدْfa-qadmaka sungguh
  19. خَسِرَkhasiramerugi
  20. خُسْرَانًاkhusraanankerugian
  21. مُبِينًاmubiinanyang nyata

Inti bacaan

Rincian strategi penyesatan, angan-angan, memerintah tindakan merusak diri (memotong telinga ternak), mengubah ciptaan Allah, menunjukkan bahwa penyesatan sering dimulai dari hal kecil yang tampak sepele sebelum meningkat ke tindakan merusak. Konkretnya: waspadai pola bertahap dari godaan kecil (angan-angan berlebihan) menuju tindakan yang benar-benar merusak (mengubah/merusak sesuatu yang alami), mengenali eskalasi ini sejak awal mencegah keterjerumusan lebih dalam.

Penjelasan pilihan kata

Kutip pernyataan setan yang dimulai di 4:118 berlanjut dan ditutup di awal ayat ini ('...mengubah ciptaan Allah.'), diikuti komentar narator tanpa kutip pada bagian kedua: pola kutip lintas-ayat standar proyek, konsisten dengan sebelumnya.

Tafsiran

Ayat ini merinci empat langkah penyesatan yang dijanjikan setan (menyesatkan, membangkitkan angan kosong, mendorong mutilasi hewan ternak, dan mendorong pengubahan ciptaan Allah), ditutup dengan peringatan tegas bagi siapa pun yang menjadikan setan sebagai pelindung.

Renungan dan Hikmah

  • Sumpah setan pada 4:118-119 menjadi salah satu rincian paling eksplisit dalam Al-Qur'an mengenai metode penyesatan, janji kosong, penyimpangan ritual (mutilasi ternak), dan pengubahan ciptaan Allah; yang seluruhnya berpuncak pada kerugian nyata bagi pengikutnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar d-l-l, m-n-y, a-m-r, b-t-k, a-dz-n, n-'-m, gh-y-r, kh-l-q, a-l-h, a-kh-dz, sh-t-n, w-l-y, d-w-n, kh-s-r, b-y-n): udillannahum diterjemahkan 'menyesatkan mereka' (akar d-l-l); umanniyannahum diterjemahkan 'membangkitkan angan-angan'; yughayyirunna khalq allaah diterjemahkan 'mengubah ciptaan Allah'; khusraan mubiin diterjemahkan 'kerugian yang nyata'. gloss terjemahan lain '(untuk memotong…)/(mengubah…)' DIBUANG (teks langsung menyebut perbuatannya).