وَمَنْ يَعْمَلْ مِنَ الصَّالِحَاتِ مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَٰئِكَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُونَ نَقِيرًا

Dan siapa yang mengerjakan amal-amal saleh, laki-laki atau perempuan, sedang ia beriman, mereka itu masuk ke dalam taman dan mereka tidak dizalimi walau senoktah pada biji kurma.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. وَمَنْ يَعْمَلْ مِنَ الصَّالِحَاتِ مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَٰئِكَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُونَ نَقِيرًاwa-man ya'mal mina s-saalihaati min dzakarin aw untsaa wa-huwa mu'minun fa-ulaa'ika yadkhuluuna l-jannata wa-laa yuzhlamuuna naqiirandan siapa yang mengerjakan amal-amal saleh, laki-laki atau perempuan, sedang ia beriman, mereka itu masuk ke dalam taman dan mereka tidak dizalimi walau senoktah pada biji kurma
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar '-m-l, s-l-h, dz-k-r, a-n-ts, a-m-n, d-kh-l, j-n-n, zh-l-m, n-q-r): naqiir diterjemahkan 'senoktah pada biji kurma', citra konkret teks DIPERTAHANKAN (sebagian penerjemah 'a speck on a date-stone'; terjemahan lain memucatkan jadi 'sedikit pun'); terjemahan ini menjaga gambaran aslinya.

Aplikasi

Kesetaraan eksplisit: 'laki-laki atau perempuan... mereka tidak dizalimi walau senoktah', jaminan keadilan yang sama persis terlepas dari gender, dengan citra konkret (senoktah biji kurma) yang menegaskan presisi keadilan tersebut. Konkretnya: kesetaraan gender dalam hal ganjaran/keadilan spiritual ditegaskan eksplisit dan konkret sejak abad ke-7, sebuah dasar tekstual yang mendukung kesetaraan, bukan hierarki nilai berdasarkan gender.