وَإِنْ يَتَفَرَّقَا يُغْنِ اللَّهُ كُلًّا مِنْ سَعَتِهِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ وَاسِعًا حَكِيمًا
Jika keduanya bercerai, Allah akan mencukupkan masing-masing dari kelapangan-Nya. Dan Allah luas lagi penuh hikmah.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَإِنْ يَتَفَرَّقَا يُغْنِ اللَّهُ كُلًّا مِنْ سَعَتِهِwa-in yatafarraqaa yughni llaahu kullan min sa'atihijika keduanya bercerai, Allah akan mencukupkan masing-masing dari kelapangan-Nya
- وَكَانَ اللَّهُ وَاسِعًا حَكِيمًاwa-kaana llaahu waasi'an hakiimandan Allah luas lagi penuh hikmah
Catatan pilihan kata (ringkas)
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: sebutan 'Maha Bijaksana' diterjemahkan 'penuh hikmah' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU rendering: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. ⚠ hukm = passthrough terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:57≡12:40≡12:67 tiga rendering). Lih.. Glos kitab (618): adh-dhikr al-hakiim = 'decides judicially' / 'FREE FROM DEFECT; no incongruity' ( diterjemahkan QS 4:82, uji metodologi kita).
Aplikasi
Jaminan bagi yang bercerai: 'Allah akan mencukupkan masing-masing dari keluasan karunia-Nya', perpisahan bukan akhir dari harapan, melainkan tetap dalam jangkauan pemeliharaan yang lebih besar. Konkretnya: setelah keputusan besar yang menyakitkan (perpisahan, kehilangan), keyakinan bahwa masa depan tetap memiliki kelapangan dan pemeliharaan membantu melepaskan ketakutan akan kekosongan pasca-perpisahan.