إِنْ يَشَأْ يُذْهِبْكُمْ أَيُّهَا النَّاسُ وَيَأْتِ بِآخَرِينَ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَلَىٰ ذَٰلِكَ قَدِيرًا

Jika Dia menghendaki, niscaya Dia musnahkan kalian semua wahai manusia, dan Dia datangkan manusia yang lain. Dan Allah berkuasa berbuat demikian.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. إِنْ يَشَأْ يُذْهِبْكُمْ أَيُّهَا النَّاسُ وَيَأْتِ بِآخَرِينَin yasya' yudzhibkum ayyuhaa n-naasu wa-ya'ti bi-aakhariinajika Dia menghendaki, niscaya Dia musnahkan kalian semua wahai manusia, dan Dia datangkan manusia yang lain
  2. وَكَانَ اللَّهُ عَلَىٰ ذَٰلِكَ قَدِيرًاwa-kaana llaahu 'alaa dzaalika qadiirandan Allah berkuasa berbuat demikian

Terjemahan per kata (12 kata)

  1. إِنْinjika
  2. يَشَأْyasya'menghendaki
  3. يُذْهِبْكُمْyudzhibkummelenyapkan kalian
  4. أَيُّهَاayyuhaasekalian
  5. النَّاسُn-naasumanusia
  6. وَيَأْتِwa-ya'tidan mendatangkan
  7. بِآخَرِينَbi-aakhariinadengan yang lain
  8. وَكَانَwa-kaanadan ia adalah
  9. اللَّهُllaahuAllah
  10. عَلَىٰ'alaaatas
  11. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  12. قَدِيرًاqadiiranMahakuasa

Inti bacaan

Peringatan bahwa manusia bisa 'dimusnahkan. dan digantikan' menunjukkan bahwa keberadaan manusia bukan hak mutlak yang tak tergantikan, sebuah pengingat kerendahan hati terhadap posisi manusia dalam skema yang lebih besar. Konkretnya: kesadaran bahwa tidak ada individu atau generasi yang tak tergantikan dalam skema besar kehidupan mendorong kerendahan hati, bukan meniadakan nilai diri, melainkan menempatkannya dalam perspektif yang benar.

Tafsiran

Ayat ini mengingatkan bahwa eksistensi manusia sepenuhnya bergantung pada kehendak Allah, yang mampu memusnahkan dan menggantikan siapa pun kapan saja.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyapa wahai manusia. Seluruhnya. Yang diperingatkan bukan satu kaum, melainkan jenisnya.
  • Yang disebut bukan cuma memusnahkan, melainkan mendatangkan yang lain. Ada penggantinya. Kehilangan itu tak menyisakan kekosongan.
  • Allah menutup dengan Dia berkuasa berbuat demikian. Sesudah menyebut kemungkinannya. Yang disebut kemampuannya, dan kemampuan itu tak dipakai.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

qdr per konvensi; per kelas morfologi corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi qdr: qadiir diterjemahkan 'berkuasa'; qaadir diterjemahkan 'kuasa' (75:40/86:8 terjemahan lain jujur); muqtadir diterjemahkan 'berkuasa penuh'; qadar diterjemahkan kadar/ketentuan/ukuran; Lailatulqadar=nama; cabang ukur-sempit pemakaian diteruskan.