يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ ۚ وَمَنْ يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا

Wahai orang-orang yang beriman, berimanlah kepada Allah dan Rasul-Nya, kepada Kitab yang Dia turunkan kepada Rasul-Nya, dan Kitab yang Dia turunkan sebelumnya. Dan siapa yang kufur kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan Hari Akhir, sungguh ia telah tersesat jauh.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُyaa ayyuhaa lladziina aamanuu aaminuu bi-llaahi wa-rasuulihi wa-l-kitaabi lladzii nazzala 'alaa rasuulihi wa-l-kitaabi lladzii anzala min qabluwahai orang-orang yang beriman, berimanlah kepada Allah dan Rasul-Nya, kepada Kitab yang Dia turunkan kepada Rasul-Nya, dan Kitab yang Dia turunkan sebelumnya
  2. وَمَنْ يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًاwa-man yakfur bi-llaahi wa-malaa'ikatihi wa-kutubihi wa-rusulihi wa-l-yawmi l-aakhiri fa-qad dhalla dhalaalan ba'iidandan siapa yang kufur kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan Hari Akhir, sungguh ia telah tersesat jauh

Terjemahan per kata (29 kata)

  1. يَاyaawahai
  2. أَيُّهَاayyuhaasekalian
  3. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  4. آمَنُواaamanuuberiman
  5. آمِنُواaaminuuberimanlah kalian
  6. بِاللَّهِbi-llaahipada Allah
  7. وَرَسُولِهِwa-rasuulihidan Rasul-Nya
  8. وَالْكِتَابِwa-l-kitaabidan Kitab
  9. الَّذِيlladziiyang
  10. نَزَّلَnazzalamenurunkan
  11. عَلَىٰ'alaaatas
  12. رَسُولِهِrasuulihiRasul-Nya
  13. وَالْكِتَابِwa-l-kitaabidan Kitab
  14. الَّذِيlladziiyang
  15. أَنْزَلَanzalamenurunkan
  16. مِنْmindari
  17. قَبْلُqablusebelumnya
  18. وَمَنْwa-mandan orang yang
  19. يَكْفُرْyakfurkafir
  20. بِاللَّهِbi-llaahipada Allah
  21. وَمَلَائِكَتِهِwa-malaa'ikatihidan para malaikat-Nya
  22. وَكُتُبِهِwa-kutubihidan kitab-kitab-Nya
  23. وَرُسُلِهِwa-rusulihidan para rasul-Nya
  24. وَالْيَوْمِwa-l-yawmidan hari
  25. الْآخِرِl-aakhiriakhir
  26. فَقَدْfa-qadmaka sungguh
  27. ضَلَّdhallasesat
  28. ضَلَالًاdhalaalankesesatan
  29. بَعِيدًاba'iidanyang jauh

Inti bacaan

Seruan beriman kepada Allah, Rasul, dan seluruh rangkaian wahyu (termasuk yang diturunkan sebelumnya) menegaskan bahwa iman yang utuh mencakup pengakuan pada kontinuitas wahyu, bukan hanya bagian yang paling baru/dekat. Konkretnya: menghormati rangkaian penuh sumber kebenaran (bukan hanya versi/edisi terbaru yang paling dikenal) mencerminkan pemahaman yang lebih utuh tentang bagaimana kebenaran diwariskan lintas waktu.

Tafsiran

Ayat ini menuntut keimanan yang mencakup seluruh unsur wahyu (Allah, Rasul, Kitab yang diturunkan kepadanya, dan kitab-kitab sebelumnya), sekaligus menegaskan bahwa penolakan terhadap salah satu unsur wahyu merupakan kesesatan yang jauh.

Renungan dan Hikmah

  • Allah memerintahkan orang beriman untuk beriman. Kepada yang sudah. Yang diminta bukan memulai, melainkan meneruskan dan melengkapi.
  • Dia menyebut Kitab yang diturunkan kepada Rasul-Nya dan yang diturunkan sebelumnya. Dua-duanya. Iman kepada yang baru tidak menuntut membuang yang lama.
  • Allah merinci siapa yang kufur kepada-Nya, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari akhir. Lima. Yang ditolak satu per satu disebut sebagai satu penolakan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

'Wahai engkau yang mengindahkan peringatan' (sebagian penerjemah-style) sbg SAPAAN-PEMBUKA, tapi bagian kalimat berikutnya sendiri pakai 'berimanlah' (bukan 'indahkanlah peringatan pada'), pola sama spt 2:14: sapaan sebagian penerjemah-style, isi-perintah pakai 'iman' konvensional. Pola berulang ini MENUNJUKKAN kemungkinan 'mengindahkan peringatan' dipakai KHUSUS utk frasa-sapaan yaa ayyuhaa lladhiina aamanuu di draf awal, bukan utk semua kemunculan aamana, pola yg tak berlanjut ke 6.170 ayat lain. Dicatat jujur sbg observasi, bukan kepastian. ayat ini bagian dari 66 ayat 'penyaringan-lawas' (ditulis sblm konvensi korpus-luas mapan), memakai 'Tuhan' utk Allaah (gaya dekat sebagian penerjemah 'heed warning'), BERBEDA dari konvensi 6.170 ayat lainnya di korpus ini yg memakai 'Allah' (nama, bukan diterjemah) 'beriman'. Ini BUKAN kesalahan makna (kedua terjemahan valid scr leksikal), tapi inkonsistensi GAYA internal yg jujur dicatat di sini, bukan didiamkan.