وَقَدْ نَزَّلَ عَلَيْكُمْ فِي الْكِتَابِ أَنْ إِذَا سَمِعْتُمْ آيَاتِ اللَّهِ يُكْفَرُ بِهَا وَيُسْتَهْزَأُ بِهَا فَلَا تَقْعُدُوا مَعَهُمْ حَتَّىٰ يَخُوضُوا فِي حَدِيثٍ غَيْرِهِ ۚ إِنَّكُمْ إِذًا مِثْلُهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ جَامِعُ الْمُنَافِقِينَ وَالْكَافِرِينَ فِي جَهَنَّمَ جَمِيعًا

Sungguh, Allah telah menurunkan kepada kalian dalam Kitab bahwa apabila kalian mendengar tanda-tanda Allah diingkari dan diperolok-olokkan, janganlah kalian duduk bersama mereka hingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Sesungguhnya kalian, kalau begitu, serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang munafik dan orang kafir di Jahanam.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَقَدْ نَزَّلَ عَلَيْكُمْ فِي الْكِتَابِ أَنْ إِذَا سَمِعْتُمْ آيَاتِ اللَّهِ يُكْفَرُ بِهَا وَيُسْتَهْزَأُ بِهَا فَلَا تَقْعُدُوا مَعَهُمْ حَتَّىٰ يَخُوضُوا فِي حَدِيثٍ غَيْرِهِwa-qad nazzala 'alaykum fii l-kitaabi an idzaa sami'tum aayaati llaahi yukfaru bihaa wa-yustahza'u bihaa fa-laa taq'uduu ma'ahum hattaa yakhuudhuu fii hadiitsin ghayrihisungguh, Allah telah menurunkan kepada kalian dalam Kitab bahwa apabila kalian mendengar tanda-tanda Allah diingkari dan diperolok-olokkan, janganlah kalian duduk bersama mereka hingga mereka memasuki pembicaraan yang lain
  2. إِنَّكُمْ إِذًا مِثْلُهُمْinnakum idzan mitsluhumsesungguhnya kalian, kalau begitu, serupa dengan mereka
  3. إِنَّ اللَّهَ جَامِعُ الْمُنَافِقِينَ وَالْكَافِرِينَ فِي جَهَنَّمَ جَمِيعًاinna llaaha jaami'u l-munaafiqiina wa-l-kaafiriina fii jahannama jamii'ansesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang munafik dan orang kafir di Jahanam

Terjemahan per kata (33 kata)

  1. وَقَدْwa-qadpadahal sungguh
  2. نَزَّلَnazzalamenurunkan
  3. عَلَيْكُمْ'alaykumatas kalian
  4. فِيfiidalam
  5. الْكِتَابِl-kitaabiKitab
  6. أَنْanbahwa
  7. إِذَاidzaaapabila
  8. سَمِعْتُمْsami'tumkalian mendengar
  9. آيَاتِaayaatitanda-tanda
  10. اللَّهِllaahiAllah
  11. يُكْفَرُyukfarudiingkari
  12. بِهَاbihaakepadanya
  13. وَيُسْتَهْزَأُwa-yustahza'udan diperolok
  14. بِهَاbihaapadanya
  15. فَلَاfa-laamaka janganlah
  16. تَقْعُدُواtaq'uduukalian duduk
  17. مَعَهُمْma'ahumbersama mereka
  18. حَتَّىٰhattaasampai
  19. يَخُوضُواyakhuudhuumereka membicarakan kebatilan
  20. فِيfiitentang
  21. حَدِيثٍhadiitsinperkataan
  22. غَيْرِهِghayrihiselain-Nya
  23. إِنَّكُمْinnakumsesungguhnya kalian
  24. إِذًاidzanjika demikian
  25. مِثْلُهُمْmitsluhumseperti mereka
  26. إِنَّinnasesungguhnya
  27. اللَّهَllaahaAllah
  28. جَامِعُjaami'uyang mengumpulkan
  29. الْمُنَافِقِينَl-munaafiqiinaorang-orang munafik
  30. وَالْكَافِرِينَwa-l-kaafiriinadan orang-orang kafir
  31. فِيfiidi
  32. جَهَنَّمَjahannamaJahanam
  33. جَمِيعًاjamii'ansemuanya

Inti bacaan

Perintah tegas: jangan 'duduk bersama' saat ayat-ayat Allah diperolok-olokkan sampai pembicaraan beralih, partisipasi pasif (sekadar hadir tanpa protes) terhadap penghinaan terhadap yang sakral disamakan dengan keterlibatan aktif. Konkretnya: kehadiran diam dalam situasi di mana nilai-nilai penting direndahkan/diejek bukan netralitas, ada saatnya untuk secara aktif menjauh dari situasi tersebut, bukan sekadar diam menyaksikan.

Tafsiran

Ayat ini melarang duduk bersama orang-orang yang mengolok-olok ayat-ayat Allah, memperingatkan bahwa keterlibatan pasif dalam majelis semacam itu menyamakan status dengan pelakunya sendiri.

Renungan dan Hikmah

  • Allah melarang duduk, bukan melarang mendengar. Yang dilarang tinggal di tempat. Batasnya bukan telinga, melainkan tubuh yang tetap di sana.
  • Batas waktunya disebut: hingga mereka memasuki pembicaraan lain. Ada ujungnya. Yang diminta bukan pemutusan hubungan, melainkan menjauh selama itu berlangsung.
  • Allah mengingatkan aturan ini sudah diturunkan dalam Kitab. Bukan baru. Yang disampaikan pengingat, dan itu memberatkan yang melupakannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.