الَّذِينَ يَتَرَبَّصُونَ بِكُمْ فَإِنْ كَانَ لَكُمْ فَتْحٌ مِنَ اللَّهِ قَالُوا أَلَمْ نَكُنْ مَعَكُمْ وَإِنْ كَانَ لِلْكَافِرِينَ نَصِيبٌ قَالُوا أَلَمْ نَسْتَحْوِذْ عَلَيْكُمْ وَنَمْنَعْكُمْ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ ۚ فَاللَّهُ يَحْكُمُ بَيْنَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ وَلَنْ يَجْعَلَ اللَّهُ لِلْكَافِرِينَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ سَبِيلًا
Mereka itu adalah orang-orang yang menunggu-nunggu peristiwa yang akan terjadi pada diri kalian. Apabila kalian mendapat kemenangan dari Allah, mereka berkata, “Bukankah kami bersama kalian?” Jika orang-orang kafir mendapat bagian kemenangan, mereka berkata, “Bukankah kami turut memenangkan kalian dan membela kalian dari orang-orang mukmin?” Maka Allah akan memberi keputusan di antara kalian pada hari Kiamat. Dan Allah tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk mengalahkan orang-orang mukmin.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- الَّذِينَ يَتَرَبَّصُونَ بِكُمْ فَإِنْ كَانَ لَكُمْ فَتْحٌ مِنَ اللَّهِ قَالُوا أَلَمْ نَكُنْ مَعَكُمْ وَإِنْ كَانَ لِلْكَافِرِينَ نَصِيبٌ قَالُوا أَلَمْ نَسْتَحْوِذْ عَلَيْكُمْ وَنَمْنَعْكُمْ مِنَ الْمُؤْمِنِينَalladziina yatarabbasuuna bikum fa-in kaana lakum fathun mina llaahi qaaluu a-lam nakun ma'akum wa-in kaana li-l-kaafiriina nasiibun qaaluu a-lam nastahwidz alaykum wa-namna'kum mina l-mu'miniinamereka itu adalah orang-orang yang menunggu-nunggu peristiwa yang akan terjadi pada diri kalian; apabila kalian mendapat kemenangan dari Allah, mereka berkata, bukankah kami bersama kalian; jika orang-orang kafir mendapat bagian kemenangan, mereka berkata, bukankah kami turut memenangkan kalian dan membela kalian dari orang-orang mukmin
- فَاللَّهُ يَحْكُمُ بَيْنَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِfa-llaahu yahkumu baynakum yawma l-qiyaamatimaka Allah akan memberi keputusan di antara kalian pada hari Kiamat
- وَلَنْ يَجْعَلَ اللَّهُ لِلْكَافِرِينَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ سَبِيلًاwa-lan yaj'ala llaahu li-l-kaafiriina alaa l-mu'miniina sabiilandan Allah tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk mengalahkan orang-orang mukmin
Catatan pilihan kata (ringkas)
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: tidak menyentuh kata kunci akar (hukm/hikmah/verba mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU rendering: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. ⚠ hukm = passthrough terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:57≡12:40≡12:67 tiga rendering). Lih.. sebagian penerjemah: 'Those who watch and wait with regard to you. Glos kitab (618): adh-dhikr al-hakiim = 'decides judicially' / 'FREE FROM DEFECT; no incongruity' ( diterjemahkan QS 4:82, uji metodologi kita).
Aplikasi
Pola oportunis: mengklaim jasa saat menang, mengklaim jasa (dari sisi berlawanan) saat pihak lain menang, kesetiaan ganda yang menguntungkan diri sendiri di kedua skenario. Konkretnya: waspadai individu yang selalu mengklaim berjasa terlepas dari hasil apa pun yang terjadi (mengambil kredit dari kedua sisi), kesetiaan sejati diuji dari konsistensi posisi, bukan fleksibilitas mengejar keuntungan.