إِنَّ الْمُنَافِقِينَ يُخَادِعُونَ اللَّهَ وَهُوَ خَادِعُهُمْ وَإِذَا قَامُوا إِلَى الصَّلَاةِ قَامُوا كُسَالَىٰ يُرَاءُونَ النَّاسَ وَلَا يَذْكُرُونَ اللَّهَ إِلَّا قَلِيلًا

Sesungguhnya orang-orang munafik itu hendak menipu Allah, tetapi Allah membalas tipuan mereka. Apabila berdiri untuk salat, mereka melakukannya dengan malas dan bermaksud riya di hadapan manusia, dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. إِنَّ الْمُنَافِقِينَ يُخَادِعُونَ اللَّهَ وَهُوَ خَادِعُهُمْ وَإِذَا قَامُوا إِلَى الصَّلَاةِ قَامُوا كُسَالَىٰ يُرَاءُونَ النَّاسَ وَلَا يَذْكُرُونَ اللَّهَ إِلَّا قَلِيلًاinna l-munaafiqiina yukhaadi'uuna llaaha wa-huwa khaadi'uhum wa-idzaa qaamuu ilaa sh-shalaati qaamuu kusaalaa yuraa'uuna n-naasa wa-laa yadzkuruuna llaaha illaa qaliilansesungguhnya orang-orang munafik itu hendak menipu Allah, tetapi Allah membalas tipuan mereka; apabila berdiri untuk salat, mereka melakukannya dengan malas dan bermaksud riya di hadapan manusia, dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali

Terjemahan per kata (19 kata)

  1. إِنَّinnasesungguhnya
  2. الْمُنَافِقِينَl-munaafiqiinaorang-orang munafik
  3. يُخَادِعُونَyukhaadi'uunahendak menipu
  4. اللَّهَllaahaAllah
  5. وَهُوَwa-huwadan Dia
  6. خَادِعُهُمْkhaadi'uhummembalas tipuan mereka
  7. وَإِذَاwa-idzaadan apabila
  8. قَامُواqaamuumereka berdiri
  9. إِلَىilaakepada
  10. الصَّلَاةِsh-shalaatisalat
  11. قَامُواqaamuumereka berdiri
  12. كُسَالَىٰkusaalaadengan malas
  13. يُرَاءُونَyuraa'uunaberbuat ria
  14. النَّاسَn-naasamanusia
  15. وَلَاwa-laadan tidak pula
  16. يَذْكُرُونَyadzkuruunamereka mengindahkan
  17. اللَّهَllaahaAllah
  18. إِلَّاillaakecuali
  19. قَلِيلًاqaliilansedikit

Inti bacaan

Salat yang dilakukan 'dengan malas dan bermaksud riya' disebut sebagai bentuk 'menipu Allah', namun Allah 'membalas tipuan mereka', menunjukkan bahwa kepura-puraan spiritual pada akhirnya menipu diri sendiri, bukan sumber yang dituju. Konkretnya: ibadah yang dilakukan formalitas semata (tanpa ketulusan, demi kesan di mata orang lain) tidak benar-benar 'berhasil menipu' siapa pun kecuali pelakunya sendiri, kesadaran ini mendorong pemeriksaan motif di balik setiap tindakan spiritual.

Tafsiran

Ayat ini menyingkap kepalsuan ibadah orang munafik: salat mereka dilakukan dengan malas dan demi dilihat manusia, bukan mengingat Allah, sekaligus menegaskan bahwa tipu daya mereka terhadap Allah hanya berbalik kepada diri mereka sendiri.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut mereka hendak menipu-Nya, dan Dia membalas tipuan mereka. Kata yang dipakai sama. Perbuatan mereka dikembalikan dengan sebutan yang persis.
  • Allah menyebut mereka berdiri salat dengan malas. Salatnya tetap dikerjakan. Yang berbeda bukan perbuatannya, melainkan apa yang menggerakkannya.
  • Allah menutup dengan menyebut mereka tidak mengingat-Nya kecuali sedikit. Bukan tidak sama sekali. Yang sedikit itu justru yang memperlihatkan bahwa sisanya untuk orang lain.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…. Apabila berdiri untuk salat, mereka melakukannya den…”. Dalam ayat ini, 'salaah' bertakrif (memakai kata sandang al-). salaah diterjemahkan 'salat' UNIVERSAL (: kewajiban generik, bukan koreografi; bukti terkuat 24:41, BURUNG punya salaah; contoh serupa 9:103, 33:56; homograf dijaga: 22:40 salawaat=IBRANI, 69:31=s-l-y 'bakar').