مُذَبْذَبِينَ بَيْنَ ذَٰلِكَ لَا إِلَىٰ هَٰؤُلَاءِ وَلَا إِلَىٰ هَٰؤُلَاءِ ۚ وَمَنْ يُضْلِلِ اللَّهُ فَلَنْ تَجِدَ لَهُ سَبِيلًا
Terombang-ambing di antara itu, tidak kepada golongan yang satu maupun golongan yang lain. Dan siapa yang Allah sesatkan, engkau tidak akan menemukan jalan baginya.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- مُذَبْذَبِينَ بَيْنَ ذَٰلِكَ لَا إِلَىٰ هَٰؤُلَاءِ وَلَا إِلَىٰ هَٰؤُلَاءِmudzabdzabiina bayna dzaalika laa ilaa haa'ulaa'i wa-laa ilaa haa'ulaa'iterombang-ambing di antara itu, tidak kepada golongan yang satu maupun golongan yang lain
- وَمَنْ يُضْلِلِ اللَّهُ فَلَنْ تَجِدَ لَهُ سَبِيلًاwa-man yudhlili llaahu fa-lan tajida lahu sabiilandan siapa yang Allah sesatkan, engkau tidak akan menemukan jalan baginya
Terjemahan per kata (16 kata)
- مُذَبْذَبِينَmudzabdzabiinadalam keadaan ragu
- بَيْنَbaynadi antara
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- لَاlaatidak
- إِلَىٰilaakepada
- هَٰؤُلَاءِhaa'ulaa'imereka ini
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- إِلَىٰilaakepada
- هَٰؤُلَاءِhaa'ulaa'imereka ini
- وَمَنْwa-mandan orang yang
- يُضْلِلِyudhlilimenyesatkan
- اللَّهُllaahuAllah
- فَلَنْfa-lanmaka tidak akan
- تَجِدَtajidaengkau mendapati
- لَهُlahubaginya
- سَبِيلًاsabiilanjalan
Inti bacaan
Kondisi 'terombang-ambing. tidak kepada golongan ini dan tidak kepada golongan itu' menggambarkan ketidakjelasan sikap sebagai kondisi yang menyakitkan, bukan fleksibilitas yang aman. Konkretnya: mengambang tanpa komitmen jelas pada nilai/kelompok tertentu (demi menghindari risiko di kedua sisi) sering berujung tidak diterima sepenuhnya oleh siapa pun, kejelasan sikap, meski berisiko, lebih sehat daripada ambiguitas permanen.
Tafsiran
Ayat ini melukiskan kondisi psikologis orang munafik sebagai keadaan terombang-ambing tanpa keberpihakan tetap (tidak sungguh-sungguh bersama golongan mana pun), dan menegaskan bahwa siapa yang disesatkan Allah dalam kondisi semacam ini tidak akan menemukan jalan keluar.
Renungan dan Hikmah
- Pengulangan kata dekat 'haa'ulaa'i' yang identik untuk merujuk dua golongan berbeda merupakan tantangan penerjemahan tersendiri, bahasa Indonesia tak memiliki cara alami menyatakan 'sama-sama dekat namun berbeda' tanpa risiko kebingungan, sehingga pilihan 'golongan yang satu/yang lain' adalah kompromi, bukan padanan sempurna.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar dz-b-dz-b, b-y-n, d-l-l, a-l-h, w-j-d, s-b-l): mudhabdhabiin diterjemahkan 'terombang-ambing'; man yudlili llaah diterjemahkan 'siapa yang Allah sesatkan', akar d-l-l (putaran 78: idlaal dibatasi teks). gloss '(iman atau kafir)/(karena tidak mengikuti tuntunan-Nya…)' DIBUANG.