وَبِكُفْرِهِمْ وَقَوْلِهِمْ عَلَىٰ مَرْيَمَ بُهْتَانًا عَظِيمًا
Begitu pula karena kekufuran mereka dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kebohongan yang agung,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَبِكُفْرِهِمْ وَقَوْلِهِمْ عَلَىٰ مَرْيَمَ بُهْتَانًا عَظِيمًاwa-bi-kufrihim wa-qawlihim 'alaa maryama buhtaanan 'azhiimanbegitu pula karena kekufuran mereka dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kebohongan yang agung
Terjemahan per kata (6 kata)
- وَبِكُفْرِهِمْwa-bi-kufrihimdan karena kekufuran mereka
- وَقَوْلِهِمْwa-qawlihimdan perkataan mereka
- عَلَىٰ'alaaatas
- مَرْيَمَmaryamaMaryam
- بُهْتَانًاbuhtaanankebohongan besar
- عَظِيمًا'azhiimanyang besar
Inti bacaan
Tuduhan 'kebohongan yang agung' terhadap Maryam disebut sebagai salah satu pelanggaran yang dihukum, pembelaan terhadap kehormatan seseorang yang difitnah ditegaskan sebagai bagian dari keadilan Ilahi. Konkretnya: fitnah terhadap kehormatan seseorang (terutama yang tak berdaya membela diri) dianggap pelanggaran serius yang layak dihukum, membela kehormatan yang difitnah adalah bagian dari keadilan yang ditegakkan.
Tafsiran
Ayat ini menambahkan tuduhan palsu terhadap Maryam ke dalam daftar pelanggaran Bani Israil yang sedang dirinci.
Renungan dan Hikmah
- Allah memasukkan tuduhan terhadap Maryam ke dalam daftar pelanggaran. Ia disebut sejajar dengan kekufuran. Bukan perkara kecil yang dilewatkan.
- Yang dituduh tidak diberi kesempatan membela diri di ayat ini. Pembelaannya datang dari langit. Nama baiknya dijaga tanpa ia bersuara.
- Kata agung dipakai Allah untuk ukuran kebohongan. Biasanya kata itu memuji. Di sini ia menakar beratnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.