وَإِنْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ إِلَّا لَيُؤْمِنَنَّ بِهِ قَبْلَ مَوْتِهِ ۖ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكُونُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا
Dan tidak ada dari Ahlulkitab kecuali pasti beriman kepadanya sebelum kematiannya. Dan pada hari Kiamat ia akan menjadi saksi atas mereka.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَإِنْ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ إِلَّا لَيُؤْمِنَنَّ بِهِ قَبْلَ مَوْتِهِwa-in min ahli l-kitaabi illaa la-yu'minanna bihi qabla mawtihidan tidak ada dari Ahlulkitab kecuali pasti beriman kepadanya sebelum kematiannya
- وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكُونُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًاwa-yawma l-qiyaamati yakuunu alayhim shahiidandan pada hari Kiamat ia akan menjadi saksi atas mereka
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar a-h-l, k-t-b, a-m-n, q-b-l, m-w-t, y-w-m, q-w-m, k-w-n, sh-h-d): shahiid diterjemahkan 'saksi' (akar sh-h-d); kata ganti 'kepadanya/kematiannya/ia' DIBIARKAN terbuka sesuai teks (terjemahan lain menyisipkan '(Isa)' 3×; dibuang), pembaca menimbang rujukannya.
Aplikasi
Ramalan bahwa 'tidak ada dari Ahli Kitab kecuali pasti beriman... sebelum kematiannya' menunjukkan momen kejelasan universal yang pada akhirnya menjangkau setiap individu, cepat atau lambat. Konkretnya: kebenaran fundamental pada akhirnya menjadi jelas bagi setiap orang (bahkan jika bertahun-tahun tertunda), kesadaran ini mendorong kesabaran menghadapi penolakan sementara, karena kejelasan pada akhirnya akan tiba.