وَأَخْذِهِمُ الرِّبَا وَقَدْ نُهُوا عَنْهُ وَأَكْلِهِمْ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ ۚ وَأَعْتَدْنَا لِلْكَافِرِينَ مِنْهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا
dan karena mereka mengambil riba padahal sungguh mereka telah dilarang darinya, dan memakan harta manusia dengan cara yang batil. Dan Kami sediakan bagi orang-orang kafir di antara mereka azab yang pedih.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَأَخْذِهِمُ الرِّبَا وَقَدْ نُهُوا عَنْهُ وَأَكْلِهِمْ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِwa-akhdzihimu r-ribaa wa-qad nuhuu 'anhu wa-aklihim amwaala n-naasi bi-l-baathilidan karena mereka mengambil riba padahal sungguh mereka telah dilarang darinya, dan memakan harta manusia dengan cara yang batil
- وَأَعْتَدْنَا لِلْكَافِرِينَ مِنْهُمْ عَذَابًا أَلِيمًاwa-a'tadnaa li-l-kaafiriina minhum 'adzaaban aliimandan Kami sediakan bagi orang-orang kafir di antara mereka azab yang pedih
Terjemahan per kata (14 kata)
- وَأَخْذِهِمُwa-akhdzihimudan pengambilan mereka
- الرِّبَاr-ribaariba
- وَقَدْwa-qadpadahal sungguh
- نُهُواnuhuumereka dilarang
- عَنْهُ'anhudarinya
- وَأَكْلِهِمْwa-aklihimdan makan mereka
- أَمْوَالَamwaalaharta
- النَّاسِn-naasimanusia
- بِالْبَاطِلِbi-l-baathilidengan kebatilan
- وَأَعْتَدْنَاwa-a'tadnaadan Kami menyediakan
- لِلْكَافِرِينَli-l-kaafiriinabagi orang-orang yang kufur
- مِنْهُمْminhumdari mereka
- عَذَابًا'adzaabanazab
- أَلِيمًاaliimanyang pedih
Inti bacaan
Riba disebutkan bersamaan dengan 'memakan harta manusia dengan cara batil', dua bentuk eksploitasi ekonomi yang disatukan sebagai pelanggaran serius, terutama karena dilakukan 'padahal telah dilarang'. Konkretnya: melanggar larangan yang sudah jelas diketahui (bukan ketidaktahuan) demi keuntungan ekonomi menanggung bobot pelanggaran yang lebih berat, kesadaran akan larangan yang tetap dilanggar adalah kesengajaan, bukan kekeliruan.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini menutup rangkaian genitif lintas-ayat 4:155-161 (kata kerja 'harramnaa' dari 4:160 menaungi seluruh anak kalimat 'wa-X' dari 155 hingga di sini), dilanjutkan kalimat yang berdiri sendiri baru 'wa-a'tadnaa' (Kami sediakan) sebagai penutup Rangkaian 408.
Tafsiran
Ayat ini menutup daftar panjang pelanggaran Bani Israil dengan dua pelanggaran finansial (riba yang telah dilarang eksplisit dan memakan harta secara batil), sekaligus menegaskan azab pedih yang telah disiapkan bagi mereka yang kafir di antaranya, membedakan dari mereka yang tetap beriman.
Renungan dan Hikmah
- Beratnya pelanggaran di ayat ini bertumpu pada satu frasa: 'padahal sungguh mereka telah dilarang darinya'. Bukan ketidaktahuan, melainkan larangan yang sudah sampai. Allah menyebutkan pengetahuan mereka sebelum menyebutkan hukumannya, dan itu yang mengubah bobotnya.
- Daftar panjang pelanggaran itu ditutup dengan dua hal yang sama-sama tentang harta orang lain. Yang menutup rangkaian bukan penyimpangan keyakinan, melainkan cara memperlakukan milik sesama. Urutan semacam itu menempatkan urusan uang bukan di pinggir daftar, melainkan di ujungnya sebagai puncak.
- Azab yang disebut ditujukan kepada 'orang-orang kafir di antara mereka', bukan kepada seluruhnya. Pembatas itu diletakkan Allah di kalimat yang sama dengan ancamannya. Sesudah daftar pelanggaran sepanjang itu, Dia tetap memilah, dan yang membaca dengan tergesa akan melewatkan tiga kata yang menahan seluruh kalimat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-kh-dz, r-b-w, n-h-y, a-k-l, m-w-l, n-w-s, b-t-l, '-t-d, k-f-r, '-dz-b, a-l-m): ribaa diterjemahkan 'riba' (serapan); akl amwaal an-naas bi-l-baatil diterjemahkan 'memakan harta manusia dengan yang batil'; kaafiriin diterjemahkan 'orang-orang kafir' (bukan 'false claimers' sebagian penerjemah). Selaras.