لَٰكِنِ الرَّاسِخُونَ فِي الْعِلْمِ مِنْهُمْ وَالْمُؤْمِنُونَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ ۚ وَالْمُقِيمِينَ الصَّلَاةَ ۚ وَالْمُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَالْمُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ أُولَٰئِكَ سَنُؤْتِيهِمْ أَجْرًا عَظِيمًا

Akan tetapi, orang-orang yang ilmunya mendalam di antara mereka dan orang-orang mukmin, mereka beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan apa yang diturunkan sebelummu, dan orang-orang yang menegakkan salat, dan orang-orang yang memberikan zakat serta orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir , mereka itu akan Kami berikan pahala yang besar.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. لَٰكِنِ الرَّاسِخُونَ فِي الْعِلْمِ مِنْهُمْ وَالْمُؤْمِنُونَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَlaakini r-raasikhuuna fii l-'ilmi minhum wa-l-mu'minuuna yu'minuuna bi-maa unzila ilayka wa-maa unzila min qablikaakan tetapi, orang-orang yang ilmunya mendalam di antara mereka dan orang-orang mukmin, mereka beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan apa yang diturunkan sebelummu
  2. وَالْمُقِيمِينَ الصَّلَاةَwa-l-muqiimiina sh-shalaatadan orang-orang yang menegakkan salat
  3. وَالْمُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَالْمُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ أُولَٰئِكَ سَنُؤْتِيهِمْ أَجْرًا عَظِيمًاwa-l-mu'tuuna z-zakaata wa-l-mu'minuuna bi-llaahi wa-l-yawmi l-aakhiri ulaa'ika sa-nu'tiihim ajran 'azhiimandan orang-orang yang memberikan zakat serta orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, mereka itu akan Kami berikan pahala yang besar

Terjemahan per kata (26 kata)

  1. لَٰكِنِlaakinitetapi
  2. الرَّاسِخُونَr-raasikhuunaorang-orang yang mendalam ilmunya
  3. فِيfiidalam
  4. الْعِلْمِl-'ilmiilmu
  5. مِنْهُمْminhumdari mereka
  6. وَالْمُؤْمِنُونَwa-l-mu'minuunadan orang-orang mukmin
  7. يُؤْمِنُونَyu'minuunaberiman
  8. بِمَاbi-maapada apa yang
  9. أُنْزِلَunziladiturunkan
  10. إِلَيْكَilaykakepadamu
  11. وَمَاwa-maadan apa yang
  12. أُنْزِلَunziladiturunkan
  13. مِنْmindari
  14. قَبْلِكَqablikasebelummu
  15. وَالْمُقِيمِينَwa-l-muqiimiinadan orang-orang yang menegakkan
  16. الصَّلَاةَsh-shalaatasalat
  17. وَالْمُؤْتُونَwa-l-mu'tuunadan orang-orang yang menunaikan
  18. الزَّكَاةَz-zakaatazakat
  19. وَالْمُؤْمِنُونَwa-l-mu'minuunadan orang-orang mukmin
  20. بِاللَّهِbi-llaahipada Allah
  21. وَالْيَوْمِwa-l-yawmidan hari
  22. الْآخِرِl-aakhiriakhir
  23. أُولَٰئِكَulaa'ikamereka itu
  24. سَنُؤْتِيهِمْsa-nu'tiihimKami akan memberi mereka
  25. أَجْرًاajranupah
  26. عَظِيمًا'azhiimanyang besar

Inti bacaan

Kontras dengan mayoritas yang menyimpang: 'orang-orang yang ilmunya mendalam' tetap konsisten beriman dan menegakkan salat-zakat, kedalaman pengetahuan dikaitkan dengan konsistensi praktik, bukan sekadar pengetahuan teoretis. Konkretnya: pengetahuan yang benar-benar mendalam (bukan sekadar hafalan permukaan) seharusnya tercermin dalam konsistensi tindakan, kesenjangan antara pengetahuan dan praktik menandakan pemahaman yang belum benar-benar mendalam.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan kurung berlabel '(Al-Qur'an)', '(Nabi Muhammad)', dan '(kitab-kitab)' dihapus: label teknis redundan. 'Ulaa'ika' (jauh, jamak, dikonfirmasi morfologi) tidak diterjemahkan pada draf: ditambahkan 'mereka itu', konsisten dengan 4:152.

Tafsiran

Ayat ini mengecualikan sebagian Ahlulkitab dan seluruh orang mukmin dari kecaman ayat-ayat sebelumnya: mereka yang benar-benar beriman kepada seluruh wahyu, menegakkan salat, memberikan zakat, dan beriman kepada Allah serta Hari Akhir dijanjikan pahala yang besar.

Renungan dan Hikmah

  • Sesudah rangkaian panjang pelanggaran, Allah menyebut 'akan tetapi' dan mendaftar mereka yang tidak termasuk. Kecaman sepanjang apa pun tidak dibiarkan berdiri sebagai vonis atas semua. Yang paling mudah hilang ketika seseorang sedang marah memang justru ketelitian semacam ini.
  • Mereka disebut 'yang ilmunya mendalam', dan yang didaftar sesudahnya perbuatan: beriman, menegakkan salat, memberikan zakat. Kedalaman ilmu tidak dibuktikan dengan keterangan tentang apa yang mereka ketahui. Yang dipakai Allah sebagai penanda justru hal-hal yang bisa dilihat orang lain.
  • Yang mereka imani disebut dua: apa yang diturunkan kepadamu, dan apa yang diturunkan sebelummu. Bukan menukar yang lama dengan yang baru. Yang dipuji Allah di sini bukan berpindah, melainkan mengakui seluruh rangkaiannya sebagai satu yang datang dari sumber yang sama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “menunaikan” diterjemahkan “memberikan”. Dalam ayat ini, 'salaah' dan 'zakaah' sama-sama bertakrif (memakai kata sandang al-). salaah diterjemahkan 'salat' UNIVERSAL (: kewajiban generik, bukan koreografi; bukti terkuat 24:41, BURUNG punya salaah; contoh serupa 9:103, 33:56; homograf dijaga: 22:40 salawaat=IBRANI, 69:31=s-l-y 'bakar') · zakaah diterjemahkan 'zakat' (dipertahankan: makna GANDA suci+tumbuh, jangan dikerdilkan; verba penggovongnya aataa='memberikan/berikanlah', BUKAN 'menunaikan', aataa diterjemahkan 'memberi' di 215 ayat non-zakaah, 'menunaikan' 0×;), kecuali cabang KESUCIAN (19:13/18:81) diterjemahkan 'kesucian'.