إِنَّا أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ كَمَا أَوْحَيْنَا إِلَىٰ نُوحٍ وَالنَّبِيِّينَ مِنْ بَعْدِهِ ۚ وَأَوْحَيْنَا إِلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَالْأَسْبَاطِ وَعِيسَىٰ وَأَيُّوبَ وَيُونُسَ وَهَارُونَ وَسُلَيْمَانَ ۚ وَآتَيْنَا دَاوُودَ زَبُورًا
Sesungguhnya Kami telah mewahyukan kepadamu sebagaimana Kami telah mewahyukan kepada Nuh dan para nabi setelahnya, dan Kami telah mewahyukan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya'qub, anak cucunya, Isa, Ayyub, Yunus, Harun, dan Sulaiman, dan Kami telah menganugerahkan Zabur kepada Daud.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- إِنَّا أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ كَمَا أَوْحَيْنَا إِلَىٰ نُوحٍ وَالنَّبِيِّينَ مِنْ بَعْدِهِinnaa awhaynaa ilayka kamaa awhaynaa ilaa nuuhin wa-n-nabiyyiina min ba'dihisesungguhnya Kami telah mewahyukan kepadamu sebagaimana Kami telah mewahyukan kepada Nuh dan para nabi setelahnya
- وَأَوْحَيْنَا إِلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَالْأَسْبَاطِ وَعِيسَىٰ وَأَيُّوبَ وَيُونُسَ وَهَارُونَ وَسُلَيْمَانَwa-awhaynaa ilaa ibraahiima wa-ismaa'iila wa-ishaaqa wa-ya'quuba wa-l-asbaati wa-iisaa wa-ayyuuba wa-yuunusa wa-haaruuna wa-sulaymaanadan Kami telah mewahyukan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya'qub, anak cucunya, Isa, Ayyub, Yunus, Harun, dan Sulaiman
- وَآتَيْنَا دَاوُودَ زَبُورًاwa-aataynaa daawuuda zabuurandan Kami telah menganugerahkan Zabur kepada Daud
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar w-h-y, n-b-a, b-'-d, s-b-t, a-t-y, z-b-r): awhaynaa diterjemahkan 'mewahyukan' (akar w-h-y); al-asbaat diterjemahkan 'asbaat (keturunan)'. gloss '(Nabi Muhammad)/(Kitab)/(-nya)' dibuang; nama-nama nabi dipertahankan.
Aplikasi
Daftar panjang nabi yang menerima wahyu (Nuh hingga Sulaiman) menegaskan kontinuitas pesan lintas generasi dan konteks berbeda, wahyu bukan peristiwa tunggal terisolasi, melainkan pola berkelanjutan sepanjang sejarah. Konkretnya: memahami kebenaran sebagai bagian dari kontinuitas panjang (bukan peristiwa tunggal terisolasi) membantu menghargai konteks historis yang lebih luas, kebenaran punya akar dan kesinambungan, bukan muncul dari kekosongan.