رُسُلًا مُبَشِّرِينَ وَمُنْذِرِينَ لِئَلَّا يَكُونَ لِلنَّاسِ عَلَى اللَّهِ حُجَّةٌ بَعْدَ الرُّسُلِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًا
Kami mengutus rasul-rasul sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, agar tidak ada alasan bagi manusia untuk membantah Allah setelah rasul-rasul itu diutus. Allah digdaya lagi penuh hikmah.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- رُسُلًا مُبَشِّرِينَ وَمُنْذِرِينَ لِئَلَّا يَكُونَ لِلنَّاسِ عَلَى اللَّهِ حُجَّةٌ بَعْدَ الرُّسُلِrusulan mubashshiriina wa-mundziriina li-allaa yakuuna li-n-naasi alaa llaahi hujjatun ba'da r-rusuliKami mengutus rasul-rasul sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, agar tidak ada alasan bagi manusia untuk membantah Allah setelah rasul-rasul itu diutus
- وَكَانَ اللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًاwa-kaana llaahu aziizan hakiimandan Allah digdaya lagi penuh hikmah
Catatan pilihan kata (ringkas)
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan perkasa diterjemahkan 'digdaya' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); pasangan formula (hakiim/'aliim/hamiid dst.) belum dibedah, rendering terjemahan lain-nya dipertahankan sementara. Konvensi zz: al-'Aziiz TAKRIF diterjemahkan 'Sang Digdaya' (KBBI: 'tidak terkalahkan'), indefinit diterjemahkan 'digdaya' (tanpa Maha), izzah diterjemahkan 'kedigdayaan' (satu kata, uji ayat argumen 35:10, 4:139, 10:65, 63:8), gelar Mesir diterjemahkan 'al-'Aziiz'. Pembeda in-formula: qawiyyun aziiz 7× (≠'kuat'), aziizin muqtadir 54:42 (≠'kuasa'), al-'aziiz al-jabbaar 59:23. Cabang alaa: 9:128 'berat terasa', 14:20/35:17 'tidak sulit'. Antonim internal: izz⟷dhull (3:26, 63:8, 27:34). Lih.. Glos ilahi (Zajjaaj, 2032): al-'Aziiz = 'He who resists, or withstands, so that NOTHING OVERCOMES HIM'; jg 'The Incomparable'. Gelar raja Mesir (2032): 'a surname; like Qaysar'.
Aplikasi
Tujuan pengutusan rasul dijelaskan eksplisit: 'agar tidak ada hujah bagi manusia terhadap Allah', penyampaian kebenaran berfungsi menghilangkan alasan 'aku tidak tahu' sebagai pembelaan yang sah. Konkretnya: menyampaikan informasi/kebenaran penting secara jelas kepada orang lain (dalam konteks apa pun) menghilangkan alasan 'tidak tahu' sebagai pembelaan mereka di kemudian hari, transparansi informasi adalah bentuk keadilan preventif.