لَٰكِنِ اللَّهُ يَشْهَدُ بِمَا أَنْزَلَ إِلَيْكَ ۖ أَنْزَلَهُ بِعِلْمِهِ ۖ وَالْمَلَائِكَةُ يَشْهَدُونَ ۚ وَكَفَىٰ بِاللَّهِ شَهِيدًا

Akan tetapi, Allah bersaksi atas apa yang telah diturunkan-Nya kepadamu. Dia menurunkannya dengan ilmu-Nya. Dan para malaikat pun bersaksi. Dan cukuplah Allah menjadi saksi.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. لَٰكِنِ اللَّهُ يَشْهَدُ بِمَا أَنْزَلَ إِلَيْكَlaakini llaahu yasyhadu bi-maa anzala ilaykaakan tetapi, Allah bersaksi atas apa yang telah diturunkan-Nya kepadamu
  2. أَنْزَلَهُ بِعِلْمِهِanzalahu bi-'ilmihiDia menurunkannya dengan ilmu-Nya
  3. وَالْمَلَائِكَةُ يَشْهَدُونَwa-l-malaa'ikatu yasyhaduunadan para malaikat pun bersaksi
  4. وَكَفَىٰ بِاللَّهِ شَهِيدًاwa-kafaa bi-llaahi syahiidandan cukuplah Allah menjadi saksi

Terjemahan per kata (13 kata)

  1. لَٰكِنِlaakinitetapi
  2. اللَّهُllaahuAllah
  3. يَشْهَدُyasyhadumenyaksikan
  4. بِمَاbi-maaatas apa yang
  5. أَنْزَلَanzalamenurunkan
  6. إِلَيْكَilaykakepadamu
  7. أَنْزَلَهُanzalahumenurunkannya
  8. بِعِلْمِهِbi-'ilmihidengan ilmu-Nya
  9. وَالْمَلَائِكَةُwa-l-malaa'ikatudan para malaikat
  10. يَشْهَدُونَyasyhaduunamereka menyaksikan
  11. وَكَفَىٰwa-kafaadan cukuplah
  12. بِاللَّهِbi-llaahipada Allah
  13. شَهِيدًاsyahiidansaksi

Inti bacaan

Kesaksian berlapis (Allah, malaikat) atas kebenaran wahyu menunjukkan bahwa klaim besar (di sini: otentisitas pesan Ilahi) didukung dengan kesaksian yang berlapis, bukan klaim sepihak tanpa penguat. Konkretnya: klaim penting yang didukung banyak sumber independen (bukan hanya satu pihak yang berkepentingan) memiliki kredibilitas lebih kuat, prinsip verifikasi berlapis ini berlaku luas, bukan hanya dalam konteks wahyu.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan kurung berlabel '(Al-Qur'an)' dan '(Nabi Muhammad)' dihapus: label teknis redundan. Tidak ada perubahan substansi lain.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan kesaksian ganda atas kebenaran wahyu (dari Allah sendiri dan dari para malaikat), sebagai jawaban atas keraguan yang mungkin muncul terhadap sumber wahyu.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut Dia sendiri bersaksi atas apa yang diturunkan-Nya. Sebelum menyebut malaikat. Kesaksian pertama datang dari Yang menurunkan, bukan dari yang menyaksikan.
  • Allah menyebut Dia menurunkannya dengan ilmu-Nya. Bukan sekadar menurunkan. Isinya disebut berasal dari pengetahuan, dan itu yang membedakannya dari karangan.
  • Allah menutup dengan cukuplah Dia menjadi saksi, sesudah menyebut malaikat juga bersaksi. Kesaksian tambahan itu tidak diperlukan. Yang disebutkan bukan karena kurang, melainkan sebagai kelebihan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; orang-kedua ayat ini murni 2MS/2FS, '-mu/engkau' terjemahan lain SAH. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).