إِلَّا طَرِيقَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۚ وَكَانَ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرًا
kecuali jalan menuju Jahanam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Dan itu mudah bagi Allah.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِلَّا طَرِيقَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًاillaa thariiqa jahannama khaalidiina fiihaa abadankecuali jalan menuju Jahanam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya
- وَكَانَ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرًاwa-kaana dzaalika 'alaa llaahi yasiirandan itu mudah bagi Allah
Terjemahan per kata (11 kata)
- إِلَّاillaakecuali
- طَرِيقَthariiqajalan
- جَهَنَّمَjahannamaJahanam
- خَالِدِينَkhaalidiinakekal
- فِيهَاfiihaadi dalamnya
- أَبَدًاabadanselamanya
- وَكَانَwa-kaanadan ia adalah
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- عَلَى'alaaatas
- اللَّهِllaahiAllah
- يَسِيرًاyasiiranyang mudah
Inti bacaan
Penegasan 'itu mudah bagi Allah' menutup ancaman konsekuensi berat, pengingat bahwa skala hukuman yang tampak besar bagi manusia bukan beban bagi yang menjatuhkannya, sebuah kepastian tanpa keraguan. Konkretnya: kepastian akan konsekuensi (bukan harapan bahwa 'mungkin tidak akan terjadi karena terlalu besar untuk dilaksanakan') mendorong keseriusan mempertimbangkan pilihan, jangan meremehkan kemungkinan konsekuensi hanya karena tampak besar.
Penjelasan pilihan kata
Kelanjutan kalimat dari 4:168 (huruf awal sengaja huruf kecil). 'Jahannam' di sini muncul dalam frasa genitif 'tariiqa jahannama' (jalan Jahanam), bukan Jahannam polos berdiri sendiri: diterjemahkan 'jalan menuju neraka' sebagai adaptasi kaidah Jahannam polos→neraka untuk susunan genitif. 'Dzaalika' (jauh) dikonfirmasi morfologi, diterjemahkan 'itu': draf sudah tepat.
Tafsiran
Ayat ini menutup pernyataan 4:168: satu-satunya 'jalan' yang tersedia bagi mereka yang kufur dan zalim adalah jalan menuju Jahanam, kekal di dalamnya, sebuah ketetapan yang mudah bagi Allah.
Renungan dan Hikmah
- Penutupnya menyebut 'itu mudah bagi Allah'. Kalimat itu menutup satu celah harapan yang jarang diucapkan tetapi sering dipegang, yaitu bahwa hukuman sebesar itu terlalu besar untuk sungguh-sungguh dijalankan. Yang besar bagi kita tak pernah berarti besar bagi Yang menjalankannya.
- Yang tersisa bagi mereka menurut Allah tetap disebut jalan, hanya saja jalan menuju Jahanam. Bukan ketiadaan jalan, melainkan satu arah yang tersisa. Orang yang menolak semua arah tidak berhenti bergerak; ia cuma kehabisan pilihan tentang ke mana.
- Kekalnya disebut dua kali dalam satu kalimat pendek, 'kekal di dalamnya selama-lamanya'. Pengulangan itu bukan hiasan. Yang paling sulit ditangkap manusia dari gambaran mana pun memang justru lamanya, sebab segala yang pernah kita alami selalu punya ujung.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar t-r-q, kh-l-d, a-b-d, k-w-n, a-l-h, y-s-r): tariiq jahannam diterjemahkan 'jalan Jahanam'; yasiiran diterjemahkan 'mudah' (akar y-s-r putaran YSR). gloss '(sangat)' dibuang.