يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَكُمُ الرَّسُولُ بِالْحَقِّ مِنْ رَبِّكُمْ فَآمِنُوا خَيْرًا لَكُمْ ۚ وَإِنْ تَكْفُرُوا فَإِنَّ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا
Wahai manusia, sungguh telah datang kepada kalian Rasul dengan kebenaran dari Tuhan kalian, maka berimanlah, itu lebih baik bagi kalian. Dan jika kalian kufur, maka sesungguhnya milik Allahlah apa yang di langit dan di bumi. Allah berilmu lagi penuh hikmah.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَكُمُ الرَّسُولُ بِالْحَقِّ مِنْ رَبِّكُمْ فَآمِنُوا خَيْرًا لَكُمْyaa ayyuhaa n-naasu qad jaa'akumu r-rasuulu bi-l-haqqi min rabbikum fa-aaminuu khayran lakumwahai manusia, sungguh telah datang kepada kalian Rasul dengan kebenaran dari Tuhan kalian, maka berimanlah, itu lebih baik bagi kalian
- وَإِنْ تَكْفُرُوا فَإِنَّ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِwa-in takfuruu fa-inna li-llaahi maa fii s-samaawaati wa-l-ardhidan jika kalian kufur, maka sesungguhnya milik Allahlah apa yang di langit dan di bumi
- وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًاwa-kaana llaahu 'aliiman hakiimandan Allah berilmu lagi penuh hikmah
Terjemahan per kata (24 kata)
- يَاyaawahai
- أَيُّهَاayyuhaasekalian
- النَّاسُn-naasumanusia
- قَدْqadsungguh
- جَاءَكُمُjaa'akumudatang kepada kalian
- الرَّسُولُr-rasuuluRasul
- بِالْحَقِّbi-l-haqqidengan kebenaran
- مِنْmindari
- رَبِّكُمْrabbikumTuhan kalian
- فَآمِنُواfa-aaminuumaka berimanlah kalian
- خَيْرًاkhayrankebaikan
- لَكُمْlakumkepada kalian
- وَإِنْwa-indan jika
- تَكْفُرُواtakfuruukalian kufur
- فَإِنَّfa-innamaka sesungguhnya
- لِلَّهِli-llaahibagi Allah
- مَاmaaapa yang
- فِيfiidi
- السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
- وَالْأَرْضِwa-l-ardhidan bumi
- وَكَانَwa-kaanadan ia adalah
- اللَّهُllaahuAllah
- عَلِيمًا'aliimanberilmu
- حَكِيمًاhakiimanbijaksana
Inti bacaan
Ajakan beriman disertai penjelasan bahwa penolakan 'tidak merugikan Allah sedikit pun', kebenaran yang ditawarkan bukan demi kepentingan penyampainya, melainkan murni untuk kebaikan penerima sendiri. Konkretnya: menawarkan kebenaran/nasihat kepada orang lain dengan kejujuran bahwa manfaatnya untuk mereka (bukan untuk kepentingan penyampai) meningkatkan kredibilitas ajakan, motif yang tulus terlihat dari siapa yang sebenarnya diuntungkan.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan bahwa iman kepada Rasul adalah pilihan yang menguntungkan manusia sendiri, sementara kekufuran tidak mengurangi apa pun dari kekuasaan Allah, yang memiliki segala sesuatu di langit dan di bumi.
Renungan dan Hikmah
- Allah membuka dengan menyapa seluruh manusia. Bukan satu golongan. Ajakan itu diletakkan terbuka sebelum syarat apa pun disebutkan.
- Alasan yang Dia berikan: itu lebih baik bagi kalian. Keuntungannya di pihak yang diajak. Perintah itu diterangkan dengan menyebut siapa yang untung.
- Allah menyusulkan: jika kalian kufur, milik-Nya apa yang di langit dan bumi. Kerugiannya nol di sana. Penolakan tidak mengurangi apa pun dari Yang mengajak.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: sebutan 'Maha Bijaksana' diterjemahkan 'penuh hikmah' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU terjemahan: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. hukm = pemakaian diteruskan terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:57≡12:40≡12:67 tiga terjemahan).