يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ ۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kalian penegak karena Allah, saksi-saksi dengan adil. Dan janganlah kebencian kalian terhadap suatu kaum mendorong kalian untuk berlaku tidak adil. Berlakulah adil, itu lebih dekat pada takwa. Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah waskita terhadap apa yang kalian kerjakan.
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِyaa ayyuhaa lladziina aamanuu kuunuu qawwaamiina li-llaahi syuhadaa'a bi-l-qisthiwahai orang-orang yang beriman, jadilah kalian penegak karena Allah, saksi-saksi dengan adil
- وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُواwa-laa yajrimannakum syana'aanu qawmin 'alaa allaa ta'diluudan janganlah kebencian kalian terhadap suatu kaum mendorong kalian untuk berlaku tidak adil
- اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰi'diluu huwa aqrabu li-t-taqwaaberlakulah adil, itu lebih dekat pada takwa
- وَاتَّقُوا اللَّهَwa-ttaquu llaahabertakwalah kepada Allah
- إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَinna llaaha khabiirun bi-maa ta'maluunasesungguhnya Allah waskita terhadap apa yang kalian kerjakan
Terjemahan per kata (27 kata)
- يَاyaawahai
- أَيُّهَاayyuhaasekalian
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- آمَنُواaamanuuberiman
- كُونُواkuunuujadilah kalian
- قَوَّامِينَqawwaamiinapenegak-penegak
- لِلَّهِli-llaahibagi Allah
- شُهَدَاءَsyuhadaa'asaksi-saksi
- بِالْقِسْطِbi-l-qisthidengan keadilan
- وَلَاwa-laadan janganlah
- يَجْرِمَنَّكُمْyajrimannakummendorong kalian
- شَنَآنُsyana'aanukebencian
- قَوْمٍqawminkaum
- عَلَىٰ'alaaatas
- أَلَّاallaabahwa tidak
- تَعْدِلُواta'diluukalian menyimpang
- اعْدِلُواi'diluuberlaku adillah kalian
- هُوَhuwaitu
- أَقْرَبُaqrabulebih dekat
- لِلتَّقْوَىٰli-t-taqwaakepada ketakwaan
- وَاتَّقُواwa-ttaquudan jagalah diri dari
- اللَّهَllaahaAllah
- إِنَّinnasesungguhnya
- اللَّهَllaahaAllah
- خَبِيرٌkhabiirunmengetahui
- بِمَاbi-maapada apa yang
- تَعْمَلُونَta'maluunakalian kerjakan
Inti bacaan
'Berlakulah adil, itu lebih dekat pada takwa' menjajarkan keadilan langsung dengan kedekatan pada Allah, bukan sekadar kewajiban sosial terpisah dari spiritualitas. Konkretnya: kebencian terhadap seseorang atau kelompok tertentu tidak boleh membengkokkan keputusan yang seharusnya adil, takwa diuji justru dalam momen ketika bersikap adil terasa paling tidak nyaman, yaitu terhadap pihak yang tidak disukai.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan prinsip keadilan universal, bahkan kebencian terhadap suatu kaum tidak boleh mendorong ketidakadilan, karena keadilan itu sendiri yang paling dekat dengan ketakwaan.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut kebencian itu ada. Tak disuruh menghilangkannya. Yang dilarang akibatnya pada keputusan, bukan perasaannya.
- Kata adil diulang dalam satu ayat: saksi dengan adil, lalu berlakulah adil. Dua kali. Yang diminta bukan sekali, melainkan sikap yang dijaga.
- Allah menyebut adil lebih dekat kepada takwa. Bukan bagian dari takwa. Yang diukur jaraknya, dan tak ada yang lebih dekat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
khabiir diterjemahkan 'waskita' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan sebutan belum ditelaah (latiif/basiir) dipertahankan sementara. Konvensi xbr: khabiir diterjemahkan 'waskita' (45 ayat, SEMUA utk Allah; 39 indefinit diterjemahkan kecil tanpa Maha, 6 takrif diterjemahkan 'Sang Waskita'); khabar/akhbaar diterjemahkan 'kabar/berita' (kata serapan akar); khubr pemakaian diteruskan+catatan. Pembeda: aliim diterjemahkan 'berilmu' (formula aliimun khabiir 4× kini 'berilmu lagi waskita'); terjemahan lain MEMBELAH lema (Teliti 36 / Mengetahui-Mengenal 9). Kolisi mati terdokumentasi: batin (b-t-n 57:3), mengenal (-r-f), duga (=zhann!). makna kedua 'TRIED, TESTED, proved by EXPERIENCE'; khabiir = 'pengetahuan luas atas perkara batin, seperti shahiid atas perkara lahir'; Jangkar: khabiir = petani penggarap.