يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ هَمَّ قَوْمٌ أَنْ يَبْسُطُوا إِلَيْكُمْ أَيْدِيَهُمْ فَكَفَّ أَيْدِيَهُمْ عَنْكُمْ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ
Wahai orang-orang yang beriman, ingatlah nikmat Allah atas kalian ketika suatu kaum berniat mengulurkan tangan mereka kepada kalian, lalu Dia menahan tangan mereka dari kalian; dan bertakwalah kepada Allah; dan hanya kepada Allah hendaknya orang-orang beriman bertawakal.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ هَمَّ قَوْمٌ أَنْ يَبْسُطُوا إِلَيْكُمْ أَيْدِيَهُمْ فَكَفَّ أَيْدِيَهُمْ عَنْكُمْyaa ayyuhaa lladziina aamanuu dzkuruu ni'mata llaahi 'alaykum idz hamma qawmun an yabsuthuu ilaykum aydiyahum fa-kaffa aydiyahum 'ankumwahai orang-orang yang beriman, ingatlah nikmat Allah atas kalian ketika suatu kaum berniat mengulurkan tangan mereka kepada kalian, lalu Dia menahan tangan mereka dari kalian
- وَاتَّقُوا اللَّهَwa-ttaquu llaahadan bertakwalah kepada Allah
- وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَwa-'alaa llaahi fa-l-yatawakkali l-mu'minuunadan hanya kepada Allah hendaknya orang-orang beriman bertawakal
Terjemahan per kata (24 kata)
- يَاyaawahai
- أَيُّهَاayyuhaasekalian
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- آمَنُواaamanuuberiman
- اذْكُرُواdzkuruuingatlah kalian
- نِعْمَتَni'matanikmat
- اللَّهِllaahiAllah
- عَلَيْكُمْ'alaykumatas kalian
- إِذْidzketika
- هَمَّhammabertekad
- قَوْمٌqawmunkaum
- أَنْanuntuk
- يَبْسُطُواyabsuthuumereka menjulurkan
- إِلَيْكُمْilaykumkepada kalian
- أَيْدِيَهُمْaydiyahumtangan mereka
- فَكَفَّfa-kaffamaka Dia menahan
- أَيْدِيَهُمْaydiyahumtangan mereka
- عَنْكُمْ'ankumdari kalian
- وَاتَّقُواwa-ttaquudan jagalah diri dari
- اللَّهَllaahaAllah
- وَعَلَىwa-'alaadan atas
- اللَّهِllaahiAllah
- فَلْيَتَوَكَّلِfa-l-yatawakkalimaka hendaklah bertawakal
- الْمُؤْمِنُونَl-mu'minuunaorang-orang beriman
Inti bacaan
Nikmat yang diingat di sini bukan kenikmatan abstrak, melainkan pertolongan konkret saat niat jahat suatu kelompok ditahan sebelum terlaksana, pengalaman lolos dari bahaya nyata. Konkretnya: ingat kembali momen-momen ketika ancaman atau niat buruk orang lain terhadap kita ternyata tidak terwujud, dan jadikan itu dasar tawakal, bukan tawakal pasif tanpa dasar, melainkan kepercayaan yang dibangun dari pengalaman nyata pernah dijaga.
Tafsiran
Ayat ini mengingatkan nikmat perlindungan Allah dari upaya penyerangan suatu kaum, sebagai dasar seruan bertakwa dan bertawakal kepada-Nya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut nikmat itu berupa sesuatu yang tak terjadi. Tangan yang ditahan. Yang disyukuri bukan yang datang, melainkan yang tak jadi datang.
- Kata yang dipakai berniat mengulurkan tangan. Baru niat. Yang dicegah bahkan sebelum sampai ke perbuatan.
- Allah menyuruh mengingatnya. Bukan mensyukurinya. Yang diminta lebih dahulu tak melupakannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-m-n, dz-k-r, n-'-m, a-l-h, h-m-m, q-w-m, b-s-t, y-d-y, k-f-f, w-q-y, w-k-l): hamma diterjemahkan 'berniat'; kaffa aydiyahum diterjemahkan 'menahan tangan mereka'; fal-yatawakkal diterjemahkan 'hendaknya bertawakal', akar w-k-l (putaran 61: tawakal menyusul ikhtiar). gloss '(yang dianugerahkan)/(mencegah)' dibuang.