وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِ يَا قَوْمِ اذْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ جَعَلَ فِيكُمْ أَنْبِيَاءَ وَجَعَلَكُمْ مُلُوكًا وَآتَاكُمْ مَا لَمْ يُؤْتِ أَحَدًا مِنَ الْعَالَمِينَ

Dan ingatlah ketika Musa berkata kepada kaumnya, “Wahai kaumku, ingatlah nikmat Allah kepada kalian ketika Dia mengangkat nabi-nabi di antara kalian, menjadikan kalian raja-raja, dan menganugerahkan kepada kalian apa yang belum pernah Dia anugerahkan kepada seorang pun di antara seisi alam.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. وَإِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِ يَا قَوْمِ اذْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ جَعَلَ فِيكُمْ أَنْبِيَاءَ وَجَعَلَكُمْ مُلُوكًا وَآتَاكُمْ مَا لَمْ يُؤْتِ أَحَدًا مِنَ الْعَالَمِينَwa-idz qaala muusaa li-qawmihi yaa qawmi dzkuruu ni'mata llaahi alaykum idz ja'ala fiikum anbiyaa'a wa-ja'alakum muluukan wa-aataakum maa lam yu'ti ahadan mina l-aalamiinadan ingatlah ketika Musa berkata kepada kaumnya, wahai kaumku, ingatlah nikmat Allah kepada kalian ketika Dia mengangkat nabi-nabi di antara kalian, menjadikan kalian raja-raja, dan menganugerahkan kepada kalian apa yang belum pernah Dia anugerahkan kepada seorang pun di antara seisi alam
Catatan pilihan kata (ringkas)

aalamiin diterjemahkan 'seisi alam' (terjemahan lain: semesta/seluruh alam, diseragamkan); perubahan lain hanya /lem catatan kaki bila ada; sebutan pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C2: aalamiin diterjemahkan 'seisi alam' (73 ayat, SATU rendering; KBBI seisi = 'seluruh penghuni'; 'alam' = loanword aalam). Probe 26:165/15:70/29:10 (aalamiin=orang); definisi internal 26:23-24; tambalan '(pada masa itu)' 6 ayat faddala dibuang. ⚠ naas diterjemahkan 'manusia', khalq diterjemahkan 'makhluk', ummah diterjemahkan 'umat', wilayah lain, tak dilebur. Lih. C2.

Aplikasi

Musa mengingatkan kaumnya pada nikmat konkret dan spesifik, nabi-nabi di antara mereka, kedudukan terhormat, anugerah yang tak dimiliki bangsa lain, sebagai landasan sebelum memerintahkan mereka bertindak. Konkretnya: mengingat berkah dan privilese yang telah diterima adalah langkah pertama sebelum menuntut tanggung jawab atau keberanian bertindak, rasa syukur yang konkret menjadi bahan bakar bagi keberanian mengambil langkah besar yang diperintahkan.