قَالَ رَجُلَانِ مِنَ الَّذِينَ يَخَافُونَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمَا ادْخُلُوا عَلَيْهِمُ الْبَابَ فَإِذَا دَخَلْتُمُوهُ فَإِنَّكُمْ غَالِبُونَ ۚ وَعَلَى اللَّهِ فَتَوَكَّلُوا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
Berkatalah dua orang laki-laki dari mereka yang takut, yang Allah beri nikmat kepada keduanya, “Masukilah pintu gerbang itu terhadap mereka; maka apabila kalian memasukinya, sungguh kalian menang; dan hanya kepada Allah bertawakallah, jika kalian orang-orang beriman.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قَالَ رَجُلَانِ مِنَ الَّذِينَ يَخَافُونَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمَا ادْخُلُوا عَلَيْهِمُ الْبَابَ فَإِذَا دَخَلْتُمُوهُ فَإِنَّكُمْ غَالِبُونَqaala rajulaani mina lladziina yakhaafuuna an'ama llaahu 'alayhimaa dkhuluu 'alayhimu l-baaba fa-idzaa dakhaltumuuhu fa-innakum ghaalibuunaberkatalah dua orang laki-laki dari mereka yang takut, yang Allah beri nikmat kepada keduanya, masukilah pintu gerbang itu terhadap mereka; maka apabila kalian memasukinya, sungguh kalian menang
- وَعَلَى اللَّهِ فَتَوَكَّلُوا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَwa-'alaa llaahi fa-tawakkaluu in kuntum mu'miniinadan hanya kepada Allah bertawakallah, jika kalian orang-orang beriman
Terjemahan per kata (21 kata)
- قَالَqaalaberkata
- رَجُلَانِrajulaanidua orang laki-laki
- مِنَminadari
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- يَخَافُونَyakhaafuunamereka takut
- أَنْعَمَan'amamemberi nikmat
- اللَّهُllaahuAllah
- عَلَيْهِمَا'alayhimaaatas keduanya
- ادْخُلُواdkhuluumasuklah kalian
- عَلَيْهِمُ'alayhimuatas mereka
- الْبَابَl-baabapintu gerbang
- فَإِذَاfa-idzaamaka apabila
- دَخَلْتُمُوهُdakhaltumuuhukalian memasukinya
- فَإِنَّكُمْfa-innakummaka sesungguhnya kalian
- غَالِبُونَghaalibuunaorang-orang yang menang
- وَعَلَىwa-'alaadan atas
- اللَّهِllaahiAllah
- فَتَوَكَّلُواfa-tawakkaluumaka bertawakallah kalian
- إِنْinjika
- كُنْتُمْkuntumkalian adalah
- مُؤْمِنِينَmu'miniinaorang-orang beriman
Inti bacaan
Dua orang yang disebut 'takut', kepada Allah, bukan kepada musuh, justru menjadi yang paling berani mendorong tindakan: rasa takut yang benar arahnya menghasilkan keberanian, bukan kelumpuhan. Konkretnya: berbeda dari mayoritas yang menolak di ayat sebelumnya, keyakinan dan tawakal yang tepat (bukan nekat tanpa dasar) memampukan segelintir orang mengambil inisiatif ketika mayoritas memilih mundur karena rasa takut yang salah sasaran.
Penjelasan pilihan kata
Kutip 'qaala' (dua orang laki-laki berkata) dikonfirmasi morfologi, self-contained. 'Min alladziina yakhaafuuna' (dari mereka yang takut) sengaja dibiarkan tanpa objek eksplisit: ambiguitas asli Arab (takut kepada Allah atau kepada penduduk) dipertahankan, tak disisipi klarifikasi.
Tafsiran
Ayat ini menghadirkan dua sosok pemberani di antara kaum Musa yang justru mendorong optimisme: mengajak masuk dengan keyakinan penuh tawakal kepada Allah.
Renungan dan Hikmah
- Yang mereka katakan kemenangan datang begitu pintu itu dimasuki. Bukan sesudah pertempuran, melainkan sesudah melangkah. Yang paling berat dari sebuah perkara besar sering memang langkah pertamanya, dan sesudah itu perkaranya sudah berubah.
- Allah menaruh keterangan tentang kedua orang itu di tengah kalimat, bahwa mereka diberi nikmat. Pembaca diberi tahu siapa mereka sebelum mendengar apa kata mereka. Nasihat yang sama bisa terdengar berbeda tergantung apa yang lebih dahulu diketahui tentang pengucapnya.
- Yang berbicara dua orang, sedangkan yang menolak seluruh kaum. Perbandingannya jauh dari seimbang dan tetap dicatat. Allah merekam suara yang kalah jumlah itu utuh, lengkap dengan ajakannya, seolah jumlah bukan yang menentukan layak atau tidaknya sebuah suara didengar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, r-j-l, kh-w-f, n-'-m, a-l-h, d-kh-l, b-w-b, gh-l-b, w-k-l, k-w-n, a-m-n): yakhaafuun diterjemahkan 'yang takut'; ghaalibuun diterjemahkan 'menang'; alaa llaah fa-tawakkaluu diterjemahkan 'kepada Allah bertawakallah' (akar w-k-l putaran 61). gloss '(penduduk Baitulmaqdis)/(menyerang)' dibuang.