إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْ أَنَّ لَهُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا وَمِثْلَهُ مَعَهُ لِيَفْتَدُوا بِهِ مِنْ عَذَابِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ مَا تُقُبِّلَ مِنْهُمْ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Sesungguhnya orang-orang yang kufur, seandainya mereka memiliki semua yang di bumi dan sebanyak itu lagi bersamanya untuk menebus diri dengannya dari azab hari Kiamat, tidak akan diterima dari mereka; dan bagi mereka azab yang pedih.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْ أَنَّ لَهُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا وَمِثْلَهُ مَعَهُ لِيَفْتَدُوا بِهِ مِنْ عَذَابِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ مَا تُقُبِّلَ مِنْهُمْinna lladziina kafaruu law anna lahum maa fii l-ardhi jamii'an wa-mitslahu ma'ahu li-yaftaduu bihi min 'adzaabi yawmi l-qiyaamati maa tuqubbila minhumsesungguhnya orang-orang yang kufur, seandainya mereka memiliki semua yang di bumi dan sebanyak itu lagi bersamanya untuk menebus diri dengannya dari azab hari Kiamat, tidak akan diterima dari mereka
- وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌwa-lahum 'adzaabun aliimundan bagi mereka azab yang pedih
Terjemahan per kata (24 kata)
- إِنَّinnasesungguhnya
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- كَفَرُواkafaruukufur
- لَوْlawsekiranya
- أَنَّannabahwa
- لَهُمْlahumbagi mereka
- مَاmaaapa yang
- فِيfiidi
- الْأَرْضِl-ardhibumi
- جَمِيعًاjamii'ansemuanya
- وَمِثْلَهُwa-mitslahudan sebanyak itu
- مَعَهُma'ahubersamanya
- لِيَفْتَدُواli-yaftaduuagar mereka menebus
- بِهِbihidengannya
- مِنْmindari
- عَذَابِ'adzaabiazab
- يَوْمِyawmiHari
- الْقِيَامَةِl-qiyaamatiKiamat
- مَاmaatidaklah
- تُقُبِّلَtuqubbiladiterima
- مِنْهُمْminhumdari mereka
- وَلَهُمْwa-lahumdan bagi mereka
- عَذَابٌ'adzaabunazab
- أَلِيمٌaliimunyang pedih
Inti bacaan
Penekanan bahwa tebusan sebesar apa pun, bahkan seisi bumi dan sebanyak itu lagi, tidak akan diterima dari orang yang kufur menegaskan bahwa ada pertanggungjawaban yang tidak bisa dibeli dengan kekayaan material seberapa pun besarnya. Konkretnya: jangan membangun keyakinan keliru bahwa kekayaan atau kekuasaan bisa membeli jalan keluar dari akibat moral suatu pilihan hidup, beberapa konsekuensi hanya bisa diselesaikan lewat perubahan hati dan tindakan yang tulus, bukan transaksi finansial.
Penjelasan pilihan kata
"Untuk menebus diri" (لِيَفْتَدُوا, li-yaftaduu) berasal dari akar yang sama dengan "tebusan" (فِدْيَةٌ, fidyatun) di 57:15, ayat yang memakai kalimat serupa untuk orang-orang munafik: "pada hari ini tidak diambil tebusan dari kalian dan tidak dari orang-orang yang kufur." Akar yang sama muncul lagi di 70:11 untuk pendosa yang ingin menebus diri bahkan dengan anak-anaknya sendiri. "Semua yang di bumi dan sebanyak itu lagi bersamanya" (مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا وَمِثْلَهُ مَعَهُ, maa fii l-ardhi jamii'an wa-mitslahu ma'ahu) adalah andaian yang sengaja dibuat berlebihan, yaitu seluruh isi bumi dilipatgandakan dua kali, untuk menegaskan bahwa penolakan ini berlaku pada tawaran sebesar apa pun.
Tafsiran
Ayat ini membalik arah dari harapan keberuntungan di ayat sebelumnya menuju gambaran tentang mereka yang tidak menempuh jalan itu. Andaian yang dibuat sengaja berlebihan, yaitu memiliki seluruh isi bumi dilipatgandakan dua kali untuk ditawarkan sebagai tebusan, menegaskan bahwa penolakan ini bukan soal jumlah, melainkan soal jenis transaksi itu sendiri: begitu hari itu tiba, tidak ada lagi ruang tawar-menawar dengan kekayaan duniawi. Ayat 57:15 mengulang tema yang sama secara lebih tajam, menyebutkan bahwa tebusan juga tidak diambil dari orang-orang munafik, menunjukkan bahwa penolakan ini berlaku luas, bukan hanya untuk satu golongan tertentu.
Renungan dan Hikmah
- Andaian di ayat ini sengaja dibuat mustahil besarnya: seluruh isi bumi, lalu dilipatgandakan lagi. Dan jawabannya tetap tidak. Yang ditolak Allah bukan jumlahnya, sebab jumlah berapa pun sama saja di titik itu, melainkan gagasan bahwa hari itu masih bisa ditawar. Kalau kau diam-diam menyiapkan sesuatu yang kau anggap cukup besar untuk menutup segalanya nanti, apa sebenarnya nama barang itu?
- Tebusan yang ditolak di sini bukan cuma milik mereka yang menolak terang-terangan. Ayat lain memakai kalimat yang hampir sama untuk orang yang menyimpan penolakannya di dalam hati. Allah menyamakan keduanya tepat di titik ini: yang terbuka dan yang tersembunyi sama-sama tak punya alat tawar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-f-r, a-r-d, j-m-', m-ts-l, f-d-y, '-dz-b, y-w-m, q-w-m, q-b-l, a-l-m): li-yaftaduu diterjemahkan 'untuk menebus diri' (akar f-d-y); maa tuqubbila minhum diterjemahkan 'tidak diterima dari mereka'. gloss '(lagi)/(tebusan)' dibuang.