وَأَنِ احْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ وَاحْذَرْهُمْ أَنْ يَفْتِنُوكَ عَنْ بَعْضِ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ إِلَيْكَ ۖ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَاعْلَمْ أَنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ أَنْ يُصِيبَهُمْ بِبَعْضِ ذُنُوبِهِمْ ۗ وَإِنَّ كَثِيرًا مِنَ النَّاسِ لَفَاسِقُونَ
Dan hendaklah engkau memutuskan di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu mereka, dan waspadalah terhadap mereka agar mereka tidak memperdayakanmu untuk meninggalkan sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Maka jika mereka berpaling, ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah hendak menimpakan musibah kepada mereka karena sebagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya banyak dari manusia benar-benar orang-orang fasik.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَأَنِ احْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ وَاحْذَرْهُمْ أَنْ يَفْتِنُوكَ عَنْ بَعْضِ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ إِلَيْكَwa-ani hkum baynahum bimaa anzala llaahu wa-laa tattabi' ahwaa'ahum wa-hdzarhum an yaftinuuka an ba'di maa anzala llaahu ilaykadan hendaklah engkau memutuskan di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu mereka, dan waspadalah terhadap mereka agar mereka tidak memperdayakanmu untuk meninggalkan sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu
- فَإِنْ تَوَلَّوْا فَاعْلَمْ أَنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ أَنْ يُصِيبَهُمْ بِبَعْضِ ذُنُوبِهِمْfa-in tawallaw fa-lam annamaa yuriidu llaahu an yusiibahum bi-ba'di dzunuubihimmaka jika mereka berpaling, ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah hendak menimpakan musibah kepada mereka karena sebagian dosa-dosa mereka
- وَإِنَّ كَثِيرًا مِنَ النَّاسِ لَفَاسِقُونَwa-inna katsiiran mina n-naasi la-faasiquunadan sesungguhnya banyak dari manusia benar-benar orang-orang fasik
Catatan pilihan kata (ringkas)
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: tidak menyentuh kata kunci akar (hukm/hikmah/verba mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras); pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU rendering: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. ⚠ hukm = passthrough terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:57≡12:40≡12:67 tiga rendering). Lih.. sebagian penerjemah: 'And judge thou between them by what God has sent down; and follow thou not their vain desires,1 and beware thou of them lest they seduce thee away from some of what God has sent down to thee. Glos kitab (618): adh-dhikr al-hakiim = 'decides judicially' / 'FREE FROM DEFECT; no incongruity' ( diterjemahkan QS 4:82, uji metodologi kita).
Aplikasi
Peringatan agar waspada supaya tidak 'diperdaya untuk meninggalkan sebagian apa yang telah diturunkan' mengakui bahwa tekanan untuk mengorbankan sebagian prinsip demi kompromi itu nyata dan terus-menerus, bukan godaan sesekali. Konkretnya: dalam memegang suatu prinsip atau standar, waspadai kompromi bertahap yang tampak kecil dan masuk akal satu per satu, sebagian yang dikorbankan hari ini membuka jalan bagi pengorbanan yang lebih besar esok, karena tekanan itu bekerja secara akumulatif, bukan sekali serangan besar.