يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَنْ يَرْتَدَّ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَسَوْفَ يَأْتِي اللَّهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ أَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى الْكَافِرِينَ يُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا يَخَافُونَ لَوْمَةَ لَائِمٍ ۚ ذَٰلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Wahai orang-orang yang beriman, siapa di antara kalian yang murtad dari pertanggungjawabannya, maka Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Dia mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang-orang mukmin dan digdaya terhadap orang-orang kafir, berjihad di jalan Allah dan tidak takut pada celaan orang yang mencela. Itulah karunia Allah yang diberikan-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah luas pemberian-Nya lagi berilmu.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَنْ يَرْتَدَّ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَسَوْفَ يَأْتِي اللَّهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ أَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى الْكَافِرِينَ يُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا يَخَافُونَ لَوْمَةَ لَائِمٍyaa ayyuhaa lladziina aamanuu man yartadda minkum 'an diinihi fa-sawfa ya'tii llaahu bi-qawmin yuhibbuhum wa-yuhibbuunahu adzillatin 'alaa l-mu'miniina a'izzatin 'alaa l-kaafiriina yujaahiduuna fii sabiili llaahi wa-laa yakhaafuuna lawmata laa'iminwahai orang-orang yang beriman, siapa di antara kalian yang murtad dari pertanggungjawabannya, maka Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Dia mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang-orang mukmin dan digdaya terhadap orang-orang kafir, berjihad di jalan Allah dan tidak takut pada celaan orang yang mencela
- ذَٰلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُdzaalika fadhlu llaahi yu'tiihi man yasyaa'uitulah karunia Allah yang diberikan-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki
- وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌwa-llaahu waasi'un 'aliimundan Allah luas pemberian-Nya lagi berilmu
Terjemahan per kata (38 kata)
- يَاyaawahai
- أَيُّهَاayyuhaasekalian
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- آمَنُواaamanuuberiman
- مَنْmanorang yang
- يَرْتَدَّyartaddakembali
- مِنْكُمْminkumdari kalian
- عَنْ'andari
- دِينِهِdiinihiagamanya
- فَسَوْفَfa-sawfamaka kelak
- يَأْتِيya'tiimendatangkan
- اللَّهُllaahuAllah
- بِقَوْمٍbi-qawmindengan kaum
- يُحِبُّهُمْyuhibbuhummencintai mereka
- وَيُحِبُّونَهُwa-yuhibbuunahudan mereka mencintai-Nya
- أَذِلَّةٍadzillatinlemah
- عَلَى'alaaatas
- الْمُؤْمِنِينَl-mu'miniinaorang-orang beriman
- أَعِزَّةٍa'izzatinmulia
- عَلَى'alaaatas
- الْكَافِرِينَl-kaafiriinaorang-orang yang kufur
- يُجَاهِدُونَyujaahiduunamereka berjihad
- فِيfiidi
- سَبِيلِsabiilijalan
- اللَّهِllaahiAllah
- وَلَاwa-laadan tidak
- يَخَافُونَyakhaafuunamereka takut
- لَوْمَةَlawmatacelaan
- لَائِمٍlaa'iminpencela
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- فَضْلُfadhlukarunia
- اللَّهِllaahiAllah
- يُؤْتِيهِyu'tiihiDia memberikannya
- مَنْmanorang yang
- يَشَاءُyasyaa'uDia kehendaki
- وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
- وَاسِعٌwaasi'unMahaluas
- عَلِيمٌ'aliimunberilmu
Inti bacaan
Ciri kaum pengganti yang disebut di sini bukan kekuatan militer semata, melainkan kombinasi spesifik: mencintai dan dicintai Allah, lemah lembut kepada sesama beriman, tegas kepada yang memusuhi, dan 'tidak takut pada celaan orang yang mencela.' Konkretnya: keberanian moral sejati diukur dari kesediaan tetap teguh pada prinsip meski dicela atau diremehkan orang lain, takut akan opini publik atau ejekan sosial adalah penghalang utama yang harus diatasi siapa pun yang ingin konsisten pada nilai yang diyakininya benar.
Penjelasan pilihan kata
"Pertanggungjawabannya" (دِينِهِ, diinihi) konsisten dengan terjemahan "diin" di seluruh teks ini. "Digdaya" (أَعِزَّةٍ, a'izzatin) memakai akar kata yang sama dengan pasangan sifat "digdaya lagi penuh hikmah" yang berulang di banyak ayat lain, seperti 5:38. "Luas pemberian-Nya" (وَاسِعٌ, waasi'un) berbentuk tak-tentu, diterjemahkan tanpa awalan "Maha", konsisten dengan pola kata sifat serupa di seluruh terjemahan ini.
Tafsiran
Ayat ini beralih dari peringatan kepada janji: kemurtadan seseorang tidak melemahkan barisan orang beriman, karena Allah akan mendatangkan pengganti yang justru dicirikan hubungan cinta timbal balik dengan-Nya. Ciri-ciri yang disebutkan, lembut kepada sesama mukmin namun digdaya menghadapi kekufuran, berjihad tanpa takut celaan, menempatkan kekuatan iman bukan pada jumlah, melainkan pada kualitas hubungan dengan Allah yang dijelaskan sebagai karunia, bukan pencapaian yang bisa diklaim sendiri.
Renungan dan Hikmah
- Jawaban atas orang yang berpaling bukan ancaman, melainkan janji tentang orang lain: 'Allah akan mendatangkan suatu kaum'. Dan kaum itu dikenali bukan dari kekuatannya, melainkan dari hubungan dua arah, 'yang Dia mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya'. Perhatikan arah mana yang disebut lebih dulu. Yang memulai bukan mereka.
- Kaum itu digambarkan lemah lembut terhadap orang mukmin dan digdaya terhadap orang kafir, dan urutan itu berarti. Kebanyakan orang cuma sanggup satu sikap, dan yang lebih sering terjadi justru kebalikannya persis: keras kepada saudara sendiri yang tak akan pergi, lunak kepada pihak yang ingin ia sukai. Allah menaruh kelembutan di tempat yang paling mudah dilupakan orang.
- Dari semua ketakutan yang bisa disebut, yang dipilih Allah sebagai penanda kaum ini adalah yang paling kecil: 'tidak takut pada celaan orang yang mencela'. Bukan takut mati, bukan takut miskin. Rupanya yang paling sering menghentikan orang memang bukan bahaya besar, melainkan bayangan tentang apa yang akan dikatakan orang. Apa yang sudah lama tidak kaukerjakan semata-mata karena membayangkan komentarnya?
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain menerjemahkan diin di sini sbg 'agama'. terjemahan ini menyeragamkan ke 'pertanggungjawaban' lintas 87 ayat akar diin. Rollout kelompok (b) akar diin. Penyeragaman 'pertanggungjawaban' menegakkan Prinsip #1 (konsistensi leksikal) & menyanggah reduksi 'agama=institusi'. PASS: berbasis terjemahan lain edisi terkini dgn kata diin ditukar. akar d-y-n (dyn), sense 'agama/cara-hidup/doktrin'. Diverifikasi corpus Leeds (root dyn). Konvensi terjemahan ini: diin diterjemahkan 'pertanggungjawaban' (kata payung; definisi-jangkar & entri kanonik 1:4).