وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْكِتَابِ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَكَفَّرْنَا عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْ وَلَأَدْخَلْنَاهُمْ جَنَّاتِ النَّعِيمِ
Dan sekiranya Ahlulkitab beriman dan bertakwa, niscaya Kami hapuskan dari mereka keburukan-keburukan mereka, dan tentu Kami masukkan mereka ke dalam taman-taman kenikmatan.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْكِتَابِ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَكَفَّرْنَا عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْ وَلَأَدْخَلْنَاهُمْ جَنَّاتِ النَّعِيمِwa-law anna ahla l-kitaabi aamanuu wa-ttaqaw la-kaffarnaa anhum sayyi'aatihim wa-la-adkhalnaahum jannaati n-na'iimidan sekiranya Ahlulkitab beriman dan bertakwa, niscaya Kami hapuskan dari mereka keburukan-keburukan mereka, dan tentu Kami masukkan mereka ke dalam taman-taman kenikmatan
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar a-h-l, k-t-b, a-m-n, w-q-y, k-f-r, s-w-a, d-kh-l, j-n-n, n-'-m): kaffarnaa anhum sayyi'aatihim diterjemahkan 'Kami hapuskan keburukan mereka', akar k-f-r bentuk II (kaffara=menutupi/menghapus, seakar dgn kufr tetapi berlawanan arah); jannaat an-na'iim diterjemahkan 'surga penuh kenikmatan'. Selaras.
Aplikasi
Tawaran ini menunjukkan bahwa pintu bagi Ahli Kitab tidak tertutup, perubahan sikap (beriman dan bertakwa) tetap membuka jalan penghapusan dosa masa lalu, bukan status kelompok yang menentukan nasib secara permanen. Konkretnya: identitas kelompok masa lalu tidak mengunci seseorang pada nasib tertentu, perubahan tulus dalam sikap dan tindakan tetap punya daya mengubah arah, betapa pun berat sejarah yang dibawa sebelumnya.