لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ ثَالِثُ ثَلَاثَةٍ ۘ وَمَا مِنْ إِلَٰهٍ إِلَّا إِلَٰهٌ وَاحِدٌ ۚ وَإِنْ لَمْ يَنْتَهُوا عَمَّا يَقُولُونَ لَيَمَسَّنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Sungguh telah kufur orang-orang yang berkata, “Sesungguhnya Allah salah satu dari tiga,” padahal tidak ada tuhan kecuali Tuhan Yang Esa; dan jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan, pasti orang-orang yang kufur di antara mereka ditimpa azab yang pedih.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ ثَالِثُ ثَلَاثَةٍla-qad kafara lladziina qaaluu inna llaaha tsaalitsu tsalaatsatinsungguh telah kufur orang-orang yang berkata, sesungguhnya Allah salah satu dari tiga
- وَمَا مِنْ إِلَٰهٍ إِلَّا إِلَٰهٌ وَاحِدٌwa-maa min ilaahin illaa ilaahun waahidunpadahal tidak ada tuhan kecuali Tuhan Yang Esa
- وَإِنْ لَمْ يَنْتَهُوا عَمَّا يَقُولُونَ لَيَمَسَّنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌwa-in lam yantahuu ammaa yaquuluuna la-yamassanna lladziina kafaruu minhum adzaabun aliimundan jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan, pasti orang-orang yang kufur di antara mereka akan ditimpa azab yang pedih
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar k-f-r, q-w-l, a-l-h, ts-l-ts, w-h-d, n-h-y, m-s-s, '-dz-b, a-l-m): ilaah diterjemahkan 'tuhan' (dijaga harfiah, akar belum diputus; terjemahan lain 'Tuhan Yang Maha Esa'); waahid diterjemahkan 'Esa (Satu)'; yamassanna diterjemahkan 'ditimpa/menyentuh' (akar m-s-s putaran MSS).
Aplikasi
Penegasan 'tidak ada tuhan kecuali Tuhan Yang Esa' ditempatkan sebagai koreksi langsung atas gagasan pluralitas ilahi, kesatuan (tauhid) bukan detail teologis sekunder, melainkan fondasi yang jika digoyahkan mengubah keseluruhan struktur keyakinan. Konkretnya: kejernihan tentang apa yang menjadi pusat kesetiaan dan penyembahan hidup seseorang, satu fokus yang jelas versus loyalitas yang terbagi-bagi ke banyak arah, menentukan kualitas keyakinan itu sendiri; kesetiaan yang terpecah cenderung melemahkan integritas hidup, bukan memperkuatnya.