مَا الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ إِلَّا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُ وَأُمُّهُ صِدِّيقَةٌ ۖ كَانَا يَأْكُلَانِ الطَّعَامَ ۗ انْظُرْ كَيْفَ نُبَيِّنُ لَهُمُ الْآيَاتِ ثُمَّ انْظُرْ أَنَّىٰ يُؤْفَكُونَ

Almasih putra Maryam hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya rasul-rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar. Keduanya makan makanan. Perhatikanlah bagaimana Kami menjelaskan tanda-tanda kepada mereka, kemudian perhatikanlah bagaimana mereka dipalingkan.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. مَا الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ إِلَّا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُ وَأُمُّهُ صِدِّيقَةٌmaa l-masiihu bnu maryama illaa rasuulun qad khalat min qablihi r-rusulu wa-ummuhu siddiiqatunAlmasih putra Maryam hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya rasul-rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar
  2. كَانَا يَأْكُلَانِ الطَّعَامَkaanaa ya'kulaani t-ta'aamakeduanya makan makanan
  3. انْظُرْ كَيْفَ نُبَيِّنُ لَهُمُ الْآيَاتِ ثُمَّ انْظُرْ أَنَّىٰ يُؤْفَكُونَunzhur kayfa nubayyinu lahumu l-aayaati tsumma unzhur annaa yu'fakuunaperhatikanlah bagaimana Kami menjelaskan tanda-tanda kepada mereka, kemudian perhatikanlah bagaimana mereka dipalingkan
Catatan pilihan kata (ringkas)

Akar akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. Keputusan Pak FD 16 Jul: 'tanda' TANPA pengecualian (diuji: 'tanda' tak mustahil bahkan di 2:252/10:1/24:1/41:3). tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab. Lih. sebagian penerjemah: 'The Messiah, son of Mary, was but a messenger; messengers had passed away before him; and his mother was a woman of truth; they both ate food. See thou how We make plain the proofs to them; then see thou how they are deluded.'

Aplikasi

Detail sederhana bahwa 'keduanya makan', kebutuhan biologis biasa manusia, dipakai sebagai bukti langsung menyanggah keilahian: sesuatu yang butuh makan untuk bertahan hidup tidak bisa menjadi sumber kehidupan itu sendiri. Konkretnya: uji klaim tentang siapa pun yang dianggap di atas manusia biasa dengan memperhatikan kebutuhan dasar dan keterbatasan nyata yang tetap mereka miliki, kerendahan hati mengenali keterbatasan manusiawi pada tokoh sehebat apa pun mencegah pemujaan berlebihan yang keliru.