لُعِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَلَىٰ لِسَانِ دَاوُودَ وَعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ۚ ذَٰلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَ

Dilaknat orang-orang yang kufur dari Bani Israil melalui lisan Daud dan Isa putra Maryam; itu karena mereka durhaka dan mereka melampaui batas.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. لُعِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَلَىٰ لِسَانِ دَاوُودَ وَعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَlu'ina lladziina kafaruu min banii israa'iila 'alaa lisaani daawuuda wa-'iisaa bni maryamadilaknat orang-orang yang kufur dari Bani Israil melalui lisan Daud dan Isa putra Maryam
  2. ذَٰلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَdzaalika bi-maa 'ashaw wa-kaanuu ya'taduunaitu karena mereka durhaka dan mereka melampaui batas

Terjemahan per kata (17 kata)

  1. لُعِنَlu'inadilaknat
  2. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  3. كَفَرُواkafaruukufur
  4. مِنْmindari
  5. بَنِيbaniiBani
  6. إِسْرَائِيلَisraa'iilaIsrail
  7. عَلَىٰ'alaaatas
  8. لِسَانِlisaanilisan
  9. دَاوُودَdaawuudaDawud
  10. وَعِيسَىwa-'iisaadan Isa
  11. ابْنِbniputra
  12. مَرْيَمَmaryamaMaryam
  13. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  14. بِمَاbi-maakarena apa yang
  15. عَصَوْا'ashawmereka durhaka
  16. وَكَانُواwa-kaanuudan mereka selalu
  17. يَعْتَدُونَya'taduunamelampaui batas

Inti bacaan

Laknat ini datang melalui lisan nabi-nabi mereka sendiri, Dawud dan Isa, bukan orang luar, teguran paling tajam datang justru dari dalam komunitas dan tradisi mereka sendiri. Konkretnya: kritik yang paling valid dan sulit dihindari sering datang dari figur yang seharusnya dihormati dalam komunitas atau tradisi seseorang sendiri, bukan dari pihak luar yang bisa dengan mudah ditolak sebagai tidak paham, teguran dari dalam ini seharusnya lebih didengar, bukan lebih mudah diabaikan.

Penjelasan pilihan kata

"Daud dan Isa putra Maryam" (دَاوُودَ وَعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ, daawuuda wa-'iisaa bni maryama) disebutkan eksplisit di teks Arab sendiri, bukan tambahan penjelas dari luar. "Melampaui batas" (يَعْتَدُونَ, ya'taduuna) berbentuk kata kerja yang menandai perbuatan yang terus berlangsung, berbeda dari "durhaka" (عَصَوْا, 'ashaw) yang berbentuk selesai, menggambarkan dua sifat pelanggaran yang berbeda sifatnya dalam satu kalimat yang sama.

Tafsiran

Ayat ini menutup rangkaian panjang yang membahas Ahlulkitab sejak 5:41 dengan mengaitkannya kembali ke sumber otoritatif mereka sendiri: kutukan ini bukan tuduhan dari luar, melainkan disampaikan melalui lisan dua nabi yang mereka hormati sendiri, Daud dan Isa. Penyebutan dua bentuk pelanggaran yang berbeda, kedurhakaan yang sudah terjadi dan pelampauan batas yang terus berlangsung, merangkum pola panjang yang sudah digambarkan sepanjang rangkaian ayat sebelumnya.

Renungan dan Hikmah

  • Laknat di ayat ini tidak disampaikan dari luar, melainkan 'melalui lisan Daud dan Isa putra Maryam', dua nabi yang mereka hormati sendiri. Allah memilih jalur yang paling sulit ditolak. Teguran dari pihak asing selalu bisa dijawab dengan mempersoalkan siapa yang menegur; teguran dari sumber yang kauakui sendiri tidak menyisakan jawaban itu.
  • Dua pelanggaran disebut dengan bentuk kata kerja yang berbeda: 'durhaka' sebagai perbuatan yang sudah selesai, 'melampaui batas' sebagai yang masih terus berlangsung. Perbedaan itu bukan hiasan tata bahasa. Ada kesalahan yang sudah lewat dan tinggal diampuni, dan ada yang masih berjalan sementara ampunan dibicarakan.
  • Dua nama yang disebut terpisah sangat jauh dalam waktu, dan keduanya sampai pada keputusan yang sama. Sesuatu yang dinilai serupa oleh dua utusan Allah pada zaman yang berlainan sulit dijelaskan sebagai salah paham satu masa. Pola yang bertahan melintasi abad biasanya bukan kebetulan keadaan, melainkan sesuatu yang dirawat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar l-'-n, k-f-r, b-n-y, l-s-n, '-s-y, k-w-n, '-d-w): asaw diterjemahkan 'durhaka' (akar '-s-y; diin sbg sistem-berarah mencakup taat & durhaka); ya'taduun diterjemahkan 'melampaui batas' (akar '-d-w). gloss '(oleh Allah)/(ucapan)' dibuang.