كَانُوا لَا يَتَنَاهَوْنَ عَنْ مُنْكَرٍ فَعَلُوهُ ۚ لَبِئْسَ مَا كَانُوا يَفْعَلُونَ
Mereka tidak saling mencegah dari kemungkaran yang mereka lakukan; sungguh seburuk-buruk apa yang mereka lakukan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- كَانُوا لَا يَتَنَاهَوْنَ عَنْ مُنْكَرٍ فَعَلُوهُkaanuu laa yatanaahawna 'an munkarin fa'aluuhumereka tidak saling mencegah dari kemungkaran yang mereka lakukan
- لَبِئْسَ مَا كَانُوا يَفْعَلُونَla-bi'sa maa kaanuu yaf'aluunasungguh seburuk-buruk apa yang mereka lakukan
Terjemahan per kata (10 kata)
- كَانُواkaanuumereka selalu
- لَاlaatidak
- يَتَنَاهَوْنَyatanaahawnamereka saling melarang
- عَنْ'andari
- مُنْكَرٍmunkarinyang mungkar
- فَعَلُوهُfa'aluuhumereka melakukannya
- لَبِئْسَla-bi'sasungguh seburuk-buruk
- مَاmaaapa yang
- كَانُواkaanuumereka selalu
- يَفْعَلُونَyaf'aluunamelakukan
Inti bacaan
Kesalahan yang disorot bukan hanya melakukan kemungkaran, melainkan gagalnya mekanisme saling mencegah di dalam komunitas, 'tidak saling mencegah' menunjukkan keruntuhan tanggung jawab kolektif, bukan hanya pelanggaran individual. Konkretnya: dalam komunitas atau lingkungan mana pun, kegagalan menegur sesama yang melakukan kesalahan karena sungkan atau apatis adalah kegagalan moral tersendiri, bukan sikap netral yang aman.
Tafsiran
Ayat ini mengecam kegagalan mereka saling mencegah kemungkaran yang mereka lakukan sendiri: kelalaian kolektif yang memperparah kesalahan.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut mereka tidak saling mencegah. Bukan mereka berbuat mungkar. Yang dipersoalkan diamnya, bukan perbuatannya.
- Yang tak dicegah kemungkaran yang mereka lakukan sendiri. Di kalangan sendiri. Pengawasannya runtuh justru di tempat yang paling dekat.
- Allah menutup dengan seburuk-buruk apa yang mereka lakukan. Penilaian keras. Diam dihitung sebagai perbuatan, dan perbuatan itu dinilai.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-w-n, n-h-y, n-k-r, f-'-l, b-a-s): laa yatanaahawna an munkar diterjemahkan 'tidak saling mencegah dari kemungkaran' (akar n-k-r). Selaras.