كَانُوا لَا يَتَنَاهَوْنَ عَنْ مُنْكَرٍ فَعَلُوهُ ۚ لَبِئْسَ مَا كَانُوا يَفْعَلُونَ

Mereka tidak saling mencegah dari kemungkaran yang mereka lakukan; sungguh seburuk-buruk apa yang mereka lakukan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. كَانُوا لَا يَتَنَاهَوْنَ عَنْ مُنْكَرٍ فَعَلُوهُkaanuu laa yatanaahawna an munkarin fa'aluuhumereka tidak saling mencegah dari kemungkaran yang mereka lakukan
  2. لَبِئْسَ مَا كَانُوا يَفْعَلُونَla-bi'sa maa kaanuu yaf'aluunasungguh seburuk-buruk apa yang mereka lakukan
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar k-w-n, n-h-y, n-k-r, f-'-l, b-a-s): laa yatanaahawna an munkar diterjemahkan 'tidak saling mencegah dari kemungkaran' (akar n-k-r). Selaras.

Aplikasi

Kesalahan yang disorot bukan hanya melakukan kemungkaran, melainkan gagalnya mekanisme saling mencegah di dalam komunitas, 'tidak saling mencegah' menunjukkan keruntuhan tanggung jawab kolektif, bukan hanya pelanggaran individual. Konkretnya: dalam komunitas atau lingkungan mana pun, kegagalan menegur sesama yang melakukan kesalahan karena sungkan atau apatis adalah kegagalan moral tersendiri, bukan sikap netral yang aman.