تَرَىٰ كَثِيرًا مِنْهُمْ يَتَوَلَّوْنَ الَّذِينَ كَفَرُوا ۚ لَبِئْسَ مَا قَدَّمَتْ لَهُمْ أَنْفُسُهُمْ أَنْ سَخِطَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ وَفِي الْعَذَابِ هُمْ خَالِدُونَ

Engkau melihat banyak dari mereka menjadikan orang-orang yang kufur sebagai wali; sungguh seburuk-buruk apa yang dikedepankan diri mereka bagi mereka, yaitu Allah murka kepada mereka; dan dalam azab mereka kekal.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. تَرَىٰ كَثِيرًا مِنْهُمْ يَتَوَلَّوْنَ الَّذِينَ كَفَرُواtaraa katsiiran minhum yatawallawna lladziina kafaruuengkau melihat banyak dari mereka menjadikan orang-orang yang kufur sebagai wali
  2. لَبِئْسَ مَا قَدَّمَتْ لَهُمْ أَنْفُسُهُمْ أَنْ سَخِطَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ وَفِي الْعَذَابِ هُمْ خَالِدُونَla-bi'sa maa qaddamat lahum anfusuhum an sakhitha llaahu 'alayhim wa-fii l-'adzaabi hum khaaliduunasungguh seburuk-buruk apa yang dikedepankan diri mereka bagi mereka, yaitu Allah murka kepada mereka; dan dalam azab mereka kekal

Terjemahan per kata (19 kata)

  1. تَرَىٰtaraaengkau melihat
  2. كَثِيرًاkatsiiranbanyak
  3. مِنْهُمْminhumdari mereka
  4. يَتَوَلَّوْنَyatawallawnamereka berpaling
  5. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  6. كَفَرُواkafaruukufur
  7. لَبِئْسَla-bi'sasungguh seburuk-buruk
  8. مَاmaaapa yang
  9. قَدَّمَتْqaddamatmengirimkan lebih dulu
  10. لَهُمْlahumkepada mereka
  11. أَنْفُسُهُمْanfusuhumdiri mereka
  12. أَنْanbahwa
  13. سَخِطَsakhithamurka
  14. اللَّهُllaahuAllah
  15. عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
  16. وَفِيwa-fiidan pada
  17. الْعَذَابِl-'adzaabiazab
  18. هُمْhummereka
  19. خَالِدُونَkhaaliduunakekal

Inti bacaan

Frasa 'apa yang dikedepankan diri mereka bagi mereka' menempatkan konsekuensi buruk sebagai hasil dari pilihan aktif yang mereka buat sendiri, bukan nasib yang menimpa secara acak, melainkan sesuatu yang mereka 'kedepankan' sendiri lewat pilihan aliansi yang keliru. Konkretnya: pilihan tentang siapa yang dijadikan sekutu atau rujukan utama dalam hidup punya konsekuensi jangka panjang yang terakumulasi dari keputusan demi keputusan, bertanggung jawablah atas pola aliansi yang dibangun sendiri, karena itu bukan nasib yang menimpa tanpa sebab.

Penjelasan pilihan kata

Konektor apositif 'yaitu' dipertahankan tanpa kurung sesuai konvensi established.

Tafsiran

Ayat ini mengecam mereka yang menjadikan orang kafir sebagai wali: pilihan buruk yang mendatangkan murka Allah dan azab kekal.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut banyak dari mereka, bukan semuanya. Ketelitian itu dijaga di tengah kecaman. Kecaman yang tetap menghitung dengan cermat lebih berat daripada yang menyamaratakan.
  • Kalimatnya menyebut apa yang dikedepankan diri mereka bagi mereka. Pelakunya diri mereka sendiri. Yang menyiapkan akibatnya bukan pihak lain, melainkan bagian dalam diri yang memilih.
  • Allah menerangkan seburuk-buruk bekal itu apa: bahwa Dia murka kepada mereka. Bukan azab yang disebut lebih dahulu. Yang paling berat dari seluruh akibat adalah rusaknya hubungan itu sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar r-a-y, k-ts-r, w-l-y, k-f-r, b-a-s, q-d-m, n-f-s, s-kh-t, a-l-h, '-dz-b, kh-l-d): yatawallawna diterjemahkan 'menjadikan wali' (akar w-l-y WLY); qaddamat lahum anfusuhum diterjemahkan 'dikedepankan diri mereka' (akar q-d-m); sakhita diterjemahkan 'murka' (akar s-kh-t). gloss '(musyrik)/(sehingga mengakibatkan)' dibuang.