وَلَوْ كَانُوا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالنَّبِيِّ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مَا اتَّخَذُوهُمْ أَوْلِيَاءَ وَلَٰكِنَّ كَثِيرًا مِنْهُمْ فَاسِقُونَ

Dan sekiranya mereka beriman kepada Allah dan Nabi dan apa yang diturunkan kepadanya, niscaya mereka tidak menjadikan mereka sebagai wali; tetapi banyak dari mereka fasik.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَلَوْ كَانُوا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالنَّبِيِّ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مَا اتَّخَذُوهُمْ أَوْلِيَاءَ وَلَٰكِنَّ كَثِيرًا مِنْهُمْ فَاسِقُونَwa-law kaanuu yu'minuuna bi-llaahi wa-n-nabiyyi wa-maa unzila ilayhi maa ttakhadzuuhum awliyaa'a wa-laakinna katsiiran minhum faasiquunadan sekiranya mereka beriman kepada Allah dan Nabi dan apa yang diturunkan kepadanya, niscaya mereka tidak menjadikan mereka sebagai wali; tetapi banyak dari mereka fasik

Terjemahan per kata (15 kata)

  1. وَلَوْwa-lawdan sekiranya
  2. كَانُواkaanuumereka adalah
  3. يُؤْمِنُونَyu'minuunaberiman
  4. بِاللَّهِbi-llaahipada Allah
  5. وَالنَّبِيِّwa-n-nabiyyidan Nabi
  6. وَمَاwa-maadan apa yang
  7. أُنْزِلَunziladiturunkan
  8. إِلَيْهِilayhikepadanya
  9. مَاmaatidaklah
  10. اتَّخَذُوهُمْttakhadzuuhummereka menjadikan mereka
  11. أَوْلِيَاءَawliyaa'apara pelindung
  12. وَلَٰكِنَّwa-laakinnatetapi
  13. كَثِيرًاkatsiiranbanyak
  14. مِنْهُمْminhumdari mereka
  15. فَاسِقُونَfaasiquunaorang-orang fasik

Inti bacaan

Kegagalan menjadikan yang tepat sebagai wali dikaitkan langsung dengan kegagalan iman yang lebih mendasar, pilihan aliansi yang keliru adalah gejala, bukan akar masalah sesungguhnya. Konkretnya: ketika seseorang terus salah memilih kepada siapa ia bergantung atau berpihak, periksa dulu fondasi keyakinannya, pilihan aliansi yang buruk berulang kali sering menandakan ada yang keropos lebih dalam pada apa yang benar-benar diyakini, bukan sekadar kesalahan penilaian sesaat.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan bahwa keimanan sejati kepada Allah dan Nabi seharusnya mencegah mereka menjadikan orang kafir sebagai wali, namun kefasikan banyak dari mereka membuat mereka melakukannya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut seandainya mereka beriman kepada-Nya, kepada Nabi, dan kepada yang diturunkan. Tiga. Yang menahan bukan salah satunya, melainkan ketiganya sekaligus.
  • Akibat yang diandaikan: mereka tidak akan mengambil pihak itu sebagai wali. Perbuatan terbaca dari keyakinan. Siapa yang dijadikan sandaran memperlihatkan apa yang sebenarnya dipercayai.
  • Allah menutup dengan menyebut banyak dari mereka fasik. Bukan semuanya. Ketelitian itu dijaga di tengah kecaman, dan itu menahan pembacanya menyamaratakan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar k-w-n, a-m-n, a-l-h, n-b-a, n-z-l, a-kh-dz, w-l-y, k-ts-r, f-s-q): awliyaa' diterjemahkan 'wali' (akar w-l-y WLY; terjemahan lain 'sekutu'); faasiquun diterjemahkan 'fasik'. gloss '(Muhammad)/(orang musyrik itu)' dibuang.