لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِينَ آمَنُوا الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا ۖ وَلَتَجِدَنَّ أَقْرَبَهُمْ مَوَدَّةً لِلَّذِينَ آمَنُوا الَّذِينَ قَالُوا إِنَّا نَصَارَىٰ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّ مِنْهُمْ قِسِّيسِينَ وَرُهْبَانًا وَأَنَّهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ

Pasti akan engkau dapati orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan pasti akan engkau dapati pula orang yang paling dekat rasa sayangnya kepada orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang yang berkata, “Sesungguhnya kami orang Nasrani.” Hal itu karena di antara mereka terdapat pendeta dan rahib, juga karena mereka tidak menyombongkan diri.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِينَ آمَنُوا الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُواla-tajidanna asyadda n-naasi 'adaawatan li-lladziina aamanuu l-yahuuda wa-lladziina asyrakuupasti akan engkau dapati orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik
  2. وَلَتَجِدَنَّ أَقْرَبَهُمْ مَوَدَّةً لِلَّذِينَ آمَنُوا الَّذِينَ قَالُوا إِنَّا نَصَارَىٰwa-la-tajidanna aqrabahum mawaddatan li-lladziina aamanuu lladziina qaaluu innaa nashaaraadan pasti akan engkau dapati pula orang yang paling dekat rasa sayangnya kepada orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang yang berkata, sesungguhnya kami orang Nasrani
  3. ذَٰلِكَ بِأَنَّ مِنْهُمْ قِسِّيسِينَ وَرُهْبَانًا وَأَنَّهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَdzaalika bi-anna minhum qissiisiina wa-ruhbaanan wa-annahum laa yastakbiruunahal itu karena di antara mereka terdapat pendeta dan rahib, juga karena mereka tidak menyombongkan diri

Terjemahan per kata (26 kata)

  1. لَتَجِدَنَّla-tajidannasungguh engkau akan mendapati
  2. أَشَدَّasyaddalebih keras
  3. النَّاسِn-naasimanusia
  4. عَدَاوَةً'adaawatanpermusuhan
  5. لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
  6. آمَنُواaamanuuberiman
  7. الْيَهُودَl-yahuudaorang-orang Yahudi
  8. وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
  9. أَشْرَكُواasyrakuumenyekutukan
  10. وَلَتَجِدَنَّwa-la-tajidannadan sungguh engkau akan mendapati
  11. أَقْرَبَهُمْaqrabahumyang paling dekat di antara mereka
  12. مَوَدَّةًmawaddatankasih sayang
  13. لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
  14. آمَنُواaamanuuberiman
  15. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  16. قَالُواqaaluumereka berkata
  17. إِنَّاinnaasesungguhnya kami
  18. نَصَارَىٰnashaaraaorang-orang Nasrani
  19. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  20. بِأَنَّbi-annakarena
  21. مِنْهُمْminhumdari mereka
  22. قِسِّيسِينَqissiisiinapara pendeta
  23. وَرُهْبَانًاwa-ruhbaanandan para rahib
  24. وَأَنَّهُمْwa-annahumdan bahwa mereka
  25. لَاlaatidak
  26. يَسْتَكْبِرُونَyastakbiruunamereka menyombongkan diri

Inti bacaan

Kriteria kedekatan yang disebut di sini spesifik dan bisa diamati: keberadaan orang-orang berilmu keagamaan yang rendah hati (pendeta, rahib) dan sikap tidak menyombongkan diri, bukan sekadar label kelompok. Konkretnya: kedekatan emosional dan kemungkinan kerja sama antarkelompok yang berbeda keyakinan ditentukan oleh sikap konkret anggotanya, bukan oleh identitas kelompok semata, perhatikan perilaku nyata seseorang, bukan sekadar label agamanya, ketika menilai siapa yang layak didekati.

Penjelasan pilihan kata

Konektor apositif 'yaitu' sudah tanpa kurung sejak draf, konsisten dengan acuan sebelumnya. 'Dzaalika' (jauh) dikonfirmasi morfologi, diterjemahkan 'hal itu'. Kutip 'qaaluu' dikonfirmasi morfologi, self-contained.

Tafsiran

Ayat terkenal ini membandingkan sikap dua kelompok terhadap orang beriman: permusuhan terkeras dari Yahudi dan musyrik, sementara kedekatan kasih sayang paling besar justru dari kalangan Nasrani, karena kerendahan hati para pendeta dan rahib mereka.

Renungan dan Hikmah

  • Kedekatan yang disebut Allah diberi sebab yang jelas: karena di antara mereka ada orang-orang berilmu dan rahib, dan karena mereka tidak menyombongkan diri. Bukan karena nama golongannya. Yang menentukan sikap sebuah kelompok ternyata siapa yang didengarkan di dalamnya.
  • Dari semua sebab yang bisa disebut, yang menutup daftar 'mereka tidak menyombongkan diri'. Bukan kebenaran keyakinan mereka, bukan banyaknya ibadah. Kerendahan hati diletakkan Allah sebagai penentu jarak antara satu kelompok manusia dan kelompok yang lain.
  • Yang dibandingkan bukan agama dengan agama, melainkan sikap dengan sikap. Di kelompok mana pun ada yang menyombongkan diri dan ada yang tidak. Ayat ini menaruh garisnya melintang, bukan di antara nama-nama golongan, dan garis semacam itu selalu melewati kelompok kita sendiri juga.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

aqrabahum MAWADDATAN diterjemahkan 'paling dekat rasa sayangnya' (terjemahan lain 'persahabatannya' = parafrasa; nomina akar d-i-k-e-m-b-a-l-i-k-a-n). Konvensi wdd: waduud diterjemahkan 'penyayang' (takrif 'Sang Penyayang' 85:14); mawaddah/wudd diterjemahkan 'rasa sayang'; yuwaadduuna diterjemahkan 'saling menyayangi'; wadda (ingin) diterjemahkan pemakaian diteruskan (cabang keinginan); Wadd 71:23=nama. Registri kolisi kasih: pengasih=rahiim, penyayang=waduud, iba=ra'uuf, rahmat=rahmah, cinta=h-b-b (belum dibedah), sayang=w-d-d. a FRIEND (syn. habiib, sadiiq)'; verba wadda juga = 'ingin' (cabang keinginan; KBBI 'mawadah' n Ar: 'kasih sayang yang disertai KEINGINAN KUAT, kedekatan, dan keterikatan yang mendalam').