وَمَا لَنَا لَا نُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَمَا جَاءَنَا مِنَ الْحَقِّ وَنَطْمَعُ أَنْ يُدْخِلَنَا رَبُّنَا مَعَ الْقَوْمِ الصَّالِحِينَ
Dan mengapa kami tidak beriman kepada Allah dan kebenaran yang datang kepada kami, sedang kami sangat berharap agar Tuhan kami memasukkan kami bersama kaum yang saleh?”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَمَا لَنَا لَا نُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَمَا جَاءَنَا مِنَ الْحَقِّ وَنَطْمَعُ أَنْ يُدْخِلَنَا رَبُّنَا مَعَ الْقَوْمِ الصَّالِحِينَwa-maa lanaa laa nu'minu bi-llaahi wa-maa jaa'anaa mina l-haqqi wa-nathma'u an yudkhilanaa rabbunaa ma'a l-qawmi sh-shaalihiinadan mengapa kami tidak beriman kepada Allah dan kebenaran yang datang kepada kami, sedang kami sangat berharap agar Tuhan kami memasukkan kami bersama kaum yang saleh
Terjemahan per kata (16 kata)
- وَمَاwa-maadan mengapa tidak
- لَنَاlanaabagi kami
- لَاlaatidak
- نُؤْمِنُnu'minukami beriman
- بِاللَّهِbi-llaahipada Allah
- وَمَاwa-maadan apa yang
- جَاءَنَاjaa'anaadatang kepada kami
- مِنَminadari
- الْحَقِّl-haqqihak
- وَنَطْمَعُwa-nathma'udan kami berharap
- أَنْanagar
- يُدْخِلَنَاyudkhilanaamemasukkan kami
- رَبُّنَاrabbunaaTuhan kami
- مَعَma'abersama
- الْقَوْمِl-qawmikaum
- الصَّالِحِينَsh-shaalihiinaorang-orang saleh
Inti bacaan
Pertanyaan retoris yang mereka ajukan pada diri sendiri, mengapa kami tidak beriman?, menunjukkan bahwa keimanan yang tulus kadang muncul dari refleksi jujur terhadap hasrat yang sudah dimiliki, bukan dari tekanan luar. Konkretnya: periksa motivasi terdalam ketika mempertimbangkan perubahan arah hidup, keinginan tulus untuk menjadi bagian dari komunitas yang baik dan bermakna adalah dorongan sah yang layak diikuti, bukan sesuatu yang harus dicurigai sebagai kelemahan.
Penjelasan pilihan kata
Menutup kutip yang dibuka di 5:83.
Tafsiran
Ayat ini melanjutkan ucapan mereka, pertanyaan retoris yang menegaskan alasan keimanan mereka: kebenaran yang nyata dan harapan dimasukkan bersama kaum yang saleh.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam mereka bertanya mengapa kami tidak beriman. Kepada diri sendiri. Pertanyaan itu bukan pembelaan, melainkan penalaran yang mereka ucapkan keras-keras.
- Allah merekam mereka menyebut kebenaran yang datang kepada kami. Sudah sampai. Yang mendorong mereka bukan pencarian, melainkan sesuatu yang tiba di hadapan.
- Harapan yang mereka sebut: dimasukkan bersama kaum yang saleh. Bukan kedudukan tinggi. Yang diinginkan sekadar berada di barisan yang benar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-m-n, a-l-h, j-y-a, h-q-q, t-m-', d-kh-l, r-b-b, q-w-m, s-l-h): al-haqq diterjemahkan 'kebenaran' (akar h-q-q); natma'u diterjemahkan 'sangat berharap' (akar t-m-'). Selaras.