لَيْسَ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ جُنَاحٌ فِيمَا طَعِمُوا إِذَا مَا اتَّقَوْا وَآمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ ثُمَّ اتَّقَوْا وَآمَنُوا ثُمَّ اتَّقَوْا وَأَحْسَنُوا ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

Tidak ada dosa bagi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh menyangkut apa yang telah mereka makan, apabila mereka bertakwa dan beriman serta mengerjakan amal-amal saleh, kemudian mereka bertakwa dan beriman, selanjutnya mereka bertakwa dan berbuat kebajikan. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebajikan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. لَيْسَ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ جُنَاحٌ فِيمَا طَعِمُوا إِذَا مَا اتَّقَوْا وَآمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ ثُمَّ اتَّقَوْا وَآمَنُوا ثُمَّ اتَّقَوْا وَأَحْسَنُواlaysa 'alaa lladziina aamanuu wa-'amiluu sh-shaalihaati junaahun fiimaa tha'imuu idzaa maa ttaqaw wa-aamanuu wa-'amiluu sh-shaalihaati tsumma ttaqaw wa-aamanuu tsumma ttaqaw wa-ahsanuutidak ada dosa bagi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh menyangkut apa yang telah mereka makan, apabila mereka bertakwa dan beriman serta mengerjakan amal-amal saleh, kemudian mereka bertakwa dan beriman, selanjutnya mereka bertakwa dan berbuat kebajikan
  2. وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَwa-llaahu yuhibbu l-muhsiniinadan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebajikan

Terjemahan per kata (24 kata)

  1. لَيْسَlaysabukanlah
  2. عَلَى'alaaatas
  3. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  4. آمَنُواaamanuuberiman
  5. وَعَمِلُواwa-'amiluudan beramal
  6. الصَّالِحَاتِsh-shaalihaatikebajikan
  7. جُنَاحٌjunaahundosa
  8. فِيمَاfiimaapada apa yang
  9. طَعِمُواtha'imuumereka makan
  10. إِذَاidzaaapabila
  11. مَاmaaapa pun
  12. اتَّقَوْاttaqawbertakwa
  13. وَآمَنُواwa-aamanuudan mereka beriman
  14. وَعَمِلُواwa-'amiluudan beramal
  15. الصَّالِحَاتِsh-shaalihaatikebajikan
  16. ثُمَّtsummakemudian
  17. اتَّقَوْاttaqawbertakwa
  18. وَآمَنُواwa-aamanuudan mereka beriman
  19. ثُمَّtsummakemudian
  20. اتَّقَوْاttaqawbertakwa
  21. وَأَحْسَنُواwa-ahsanuudan mereka berbuat baik
  22. وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
  23. يُحِبُّyuhibbumencintai
  24. الْمُحْسِنِينَl-muhsiniinaorang-orang yang berbuat kebaikan

Inti bacaan

Pengulangan tiga kali frasa 'bertakwa dan beriman' dalam satu ayat menekankan bahwa ketakwaan bukan pencapaian sekali jadi, melainkan sikap yang harus terus-menerus diperbarui bahkan setelah pencapaian sebelumnya. Konkretnya: jangan berpuas diri dengan pencapaian spiritual masa lalu sebagai jaminan permanen, pertumbuhan moral menuntut pembaruan komitmen berulang kali, bukan status yang sekali diraih lalu selesai.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan bahwa dosa tidak berlaku surut bagi orang beriman yang beramal saleh terkait apa yang telah mereka makan, selama mereka konsisten bertakwa, beriman, dan berbuat kebajikan: pengulangan tiga tingkat menekankan pentingnya keberlanjutan iman dan takwa.

Renungan dan Hikmah

  • Allah mengulang bertakwa tiga kali dalam satu ayat. Bertingkat. Yang diminta bukan satu keadaan, melainkan sesuatu yang terus diperbarui.
  • Dia menyebut tidak ada dosa menyangkut apa yang telah mereka makan sebelum aturannya turun. Yang lampau tidak dihitung. Aturan baru tidak berlaku surut.
  • Penutupnya menyebut Dia mencintai orang-orang yang berbuat baik. Sesudah tiga kali takwa. Yang dituju bukan sekadar terhindar dari salah, melainkan berbuat lebih.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Hbb per konvensi ('mencintai' seragam; negasi tegas); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi Hbb: 'mencintai/cinta' seragam termasuk NEGASI (laa yuhibbu diterjemahkan 'tidak mencintai', pelunakan 'tidak menyukai' terjemahan lain dibongkar); biji pemakaian diteruskan. h-b-b: verba habba/ahabba = mencintai; hubb/mahabbah = cinta; cabang kedua habb/habbah = biji (per corpus).