جَعَلَ اللَّهُ الْكَعْبَةَ الْبَيْتَ الْحَرَامَ قِيَامًا لِلنَّاسِ وَالشَّهْرَ الْحَرَامَ وَالْهَدْيَ وَالْقَلَائِدَ ۚ ذَٰلِكَ لِتَعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَأَنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

Allah telah menjadikan Kakbah, rumah suci itu, sebagai pusat kegiatan bagi manusia, begitu pula bulan haram, hadyu, dan qalaa'id. Yang demikian itu agar kalian mengetahui bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan bahwa Allah berilmu akan segala sesuatu.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. جَعَلَ اللَّهُ الْكَعْبَةَ الْبَيْتَ الْحَرَامَ قِيَامًا لِلنَّاسِ وَالشَّهْرَ الْحَرَامَ وَالْهَدْيَ وَالْقَلَائِدَja'ala llaahu l-ka'bata l-bayta l-haraama qiyaaman li-n-naasi wa-sh-shahra l-haraama wa-l-hadya wa-l-qalaa'idaAllah telah menjadikan Kakbah, rumah suci itu, sebagai pusat kegiatan bagi manusia, begitu pula bulan haram, hadyu, dan qalaa'id
  2. ذَٰلِكَ لِتَعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَأَنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌdzaalika li-ta'lamuu anna llaaha ya'lamu maa fii s-samaawaati wa-maa fii l-ardi wa-anna llaaha bi-kulli shay'in aliimunyang demikian itu agar kalian mengetahui bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan bahwa Allah berilmu akan segala sesuatu
Catatan pilihan kata (ringkas)

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan diterjemahkan 'berilmu' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU rendering Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Probe: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. ⚠ C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. Lih.. ⟶ **, 'Ka'bah' DIPERTAHANKAN + catatan dua-arah (putusan Pak FD 20 Jul;)Akar akar k-'-b sangat kecil: 4 token / 4 ayat di SELURUH Qur'an, dan SETENGAHNYA tak berkaitan sanktuari, keduanya ANATOMIS5:6** *ka'bayn* = 'dua ' (batas basuhan kaki) · *kawaa'ib*. **TEMUAN POKOK, corpus menandai *ka'bah* `ROOT:kEb` (BERAKAR/tembus pandang), sedangkan *makkah* 48:24, *bakkah* 3:96, dan *'arafaat* 2:198 semuanya `root=None` (OPAK)**, tiga nama tempat itu buram, *ka'bah* tidak. (terverifikasi): *ka'b* = *''* + 'what '; *ka'aba th-thady* = payudara; *muka'ab* = kain /terlipat persegi. **Urutan glosa *ka'bah*** di Lane: (1) 'see *ka'b*' diterjemahkan (2) *''* (nomina UMUM) diterjemahkan (3) *ghurfah* 'so called ' diterjemahkan (4) *al-Ka'bah* *'said to be so called '*. Lane juga merekam ** = kuil kabilah yang, bangunan lain, kata dari akar sama. diterjemahkan; sebutan sanktuari adalah turunan, dan Lane menyatakan derivasi itu eksplisit 2×. (a) NAMA DIRI 'Ka'bah' (bacaan baku; seluruh qiraa'aat + tag corpus PN),; (b) DESKRIPTIF: *al-ka'bata l-bayta l-haraama* = '', bentuk lalu status, bukan nama lalu penjelasan. seluruh 15 ayat *al-masjid al-haraam* & semua sebutan *al-bayt* memakai, bukan nama; *ka'bah* hanya 2× (keduanya Surah 5), dan diterjemahkan Qur'an di sekitar kata ini. (dikejar ke PDF asli 20 Jul; catatan 5:97¹ merujuk 5:95¹): jangkar disebutnya *'the '* dan pergeseran ke bangunan di Mekkah *'a '*; ia mencatat hanya 2 ayat jadi pijakan, dan bangunan sejenis tersebar di Arabia (**konvergen dgn *al-ka'abaat* Lanetak dapat membuktikansebagaimana tradisi tak dapat membuktikan sebaliknyamenguatkan §0hPembaca menimbang., gloss '(peribadatan dan urusan dunia)' utk *qiyaaman* DIBUANG5 terjemahan** *qiyaaman* dan menemukan (Saheeh Intl / Hilali-Khan / Arberry / Dawood / Asad), menilai berargumen kuat,. Menyisipkan tafsir spesifik ke kata seterbuka itu = persis yang larang. ⚠ **Rendering FINAL *qiyaaman* BELUM diputus** (akar akar q-w-m menunggu; 17 jangkar 'standing' yang sebagian penerjemah sebut belum diverifikasi sendiri), yang dieksekusi hanya, bukan penggantian kata.

Aplikasi

Ka'bah digambarkan sebagai 'pusat kegiatan bagi manusia', fungsinya sosial dan struktural bagi kehidupan bersama, bukan sekadar objek ritual yang terisolasi dari kehidupan nyata. Konkretnya: institusi atau simbol keagamaan yang sehat berfungsi menstabilkan dan menyatukan kehidupan komunitas secara luas, bukan hanya ruang ibadah privat yang terpisah dari urusan dunia, nilai suatu tempat atau institusi diukur juga dari bagaimana ia menopang tatanan kehidupan bersama.