قُلْ لَا يَسْتَوِي الْخَبِيثُ وَالطَّيِّبُ وَلَوْ أَعْجَبَكَ كَثْرَةُ الْخَبِيثِ ۚ فَاتَّقُوا اللَّهَ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Katakanlah, “Tidak sama yang buruk dan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk mengagumkanmu; maka bertakwalah kepada Allah, wahai orang-orang yang berakal, agar kalian beruntung.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قُلْ لَا يَسْتَوِي الْخَبِيثُ وَالطَّيِّبُ وَلَوْ أَعْجَبَكَ كَثْرَةُ الْخَبِيثِqul laa yastawii l-khabiitsu wa-th-thayyibu wa-law a'jabaka katsratu l-khabiitsikatakanlah, tidak sama yang buruk dan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk mengagumkanmu
- فَاتَّقُوا اللَّهَ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَfa-ttaquu llaaha yaa ulii l-albaabi la'allakum tuflihuunamaka bertakwalah kepada Allah, wahai orang-orang yang berakal, agar kalian beruntung
Terjemahan per kata (16 kata)
- قُلْqulkatakanlah
- لَاlaatidak
- يَسْتَوِيyastawiisama
- الْخَبِيثُl-khabiitsuyang buruk
- وَالطَّيِّبُwa-th-thayyibudan yang baik
- وَلَوْwa-lawdan sekiranya
- أَعْجَبَكَa'jabakamengagumkanmu
- كَثْرَةُkatsratubanyaknya
- الْخَبِيثِl-khabiitsiyang buruk
- فَاتَّقُواfa-ttaquumaka jagalah diri dari
- اللَّهَllaahaAllah
- يَاyaawahai
- أُولِيuliipemilik
- الْأَلْبَابِl-albaabiakal
- لَعَلَّكُمْla'allakumagar kalian
- تُفْلِحُونَtuflihuunakalian beruntung
Inti bacaan
Peringatan bahwa kuantitas, 'banyaknya yang buruk', bisa mengagumkan dan menyilaukan penilaian menyoroti bahaya mengikuti mayoritas semata sebagai ukuran kebenaran. Konkretnya: popularitas atau prevalensi suatu perilaku bukan bukti bahwa hal itu baik, orang yang benar-benar berakal menilai kualitas berdasarkan substansi, bukan berdasarkan seberapa umum atau menarik jumlahnya di permukaan.
Penjelasan pilihan kata
Kutip 'qul' dikonfirmasi morfologi.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan bahwa kualitas, bukan kuantitas, yang menentukan nilai: yang buruk tidak akan pernah setara dengan yang baik meski jumlahnya lebih banyak dan mengagumkan.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut banyaknya yang buruk bisa mengagumkan. Diakui. Daya tariknya tak disangkal, cuma tak diberi nilai.
- Yang disapa orang-orang yang berakal. Bukan yang beriman. Perkara ini diletakkan sebagai soal menimbang, bukan soal percaya.
- Allah menutup dengan agar kalian beruntung. Sesudah bicara jumlah. Yang untung bukan yang paling banyak mengumpulkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, s-w-y, kh-b-ts, t-y-b, '-j-b, k-ts-r, w-q-y, a-l-h, a-w-l, l-b-b, f-l-h): khabiith/tayyib diterjemahkan 'buruk/baik'; uluu l-albaab diterjemahkan 'orang-orang yang berakal' (akar l-b-b); tuflihuun diterjemahkan 'beruntung' (akar f-l-h). Selaras.