يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا عَلَيْكُمْ أَنْفُسَكُمْ ۖ لَا يَضُرُّكُمْ مَنْ ضَلَّ إِذَا اهْتَدَيْتُمْ ۚ إِلَى اللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian; orang yang sesat tidak memudaratkan kalian apabila kalian telah mendapat petunjuk; kepada Allah tempat kembali kalian semua, lalu Dia beritakan kepada kalian apa yang selama ini kalian kerjakan.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا عَلَيْكُمْ أَنْفُسَكُمْyaa ayyuhaa lladziina aamanuu 'alaykum anfusakumwahai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian
  2. لَا يَضُرُّكُمْ مَنْ ضَلَّ إِذَا اهْتَدَيْتُمْlaa yadhurrukum man dhalla idzaa htadaytumorang yang sesat tidak memudaratkan kalian apabila kalian telah mendapat petunjuk
  3. إِلَى اللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَilaa llaahi marji'ukum jamii'an fa-yunabbi'ukum bi-maa kuntum ta'maluunakepada Allah tempat kembali kalian semua, lalu Dia beritakan kepada kalian apa yang selama ini kalian kerjakan

Terjemahan per kata (20 kata)

  1. يَاyaawahai
  2. أَيُّهَاayyuhaasekalian
  3. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  4. آمَنُواaamanuuberiman
  5. عَلَيْكُمْ'alaykumatas kalian
  6. أَنْفُسَكُمْanfusakumdiri kalian
  7. لَاlaatidak
  8. يَضُرُّكُمْyadhurrukummemberi mudarat kepada kalian
  9. مَنْmanorang yang
  10. ضَلَّdhallasesat
  11. إِذَاidzaaapabila
  12. اهْتَدَيْتُمْhtadaytumkalian mendapat petunjuk
  13. إِلَىilaakepada
  14. اللَّهِllaahiAllah
  15. مَرْجِعُكُمْmarji'ukumtempat kembali kalian
  16. جَمِيعًاjamii'ansemuanya
  17. فَيُنَبِّئُكُمْfa-yunabbi'ukummaka Dia memberitakan kepada kalian
  18. بِمَاbi-maapada apa yang
  19. كُنْتُمْkuntumkalian selalu
  20. تَعْمَلُونَta'maluunakalian kerjakan

Inti bacaan

Perintah 'jagalah diri kalian' menempatkan tanggung jawab utama pada kondisi spiritual diri sendiri, bukan pada mengendalikan atau mengubah orang lain yang sesat di sekitar kita. Konkretnya: energi terbatas seseorang lebih baik difokuskan menjaga integritas dan arah hidup sendiri daripada terus-menerus cemas atau berusaha mengendalikan pilihan buruk orang lain di sekitarnya, kesesatan orang lain tidak otomatis merugikan kita selama kita sendiri tetap berada di jalan yang benar.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan tanggung jawab individual: kesesatan orang lain tidak memudaratkan orang yang telah mendapat petunjuk, karena semua akan kembali kepada Allah untuk diberi tahu tentang perbuatan masing-masing.

Renungan dan Hikmah

  • Allah memerintahkan menjaga diri kalian. Bukan mengabaikan orang lain. Perintah itu datang sesudah ayat-ayat tentang kesaksian, jadi ia menutup, bukan membuka.
  • Allah menyisipkan syaratnya: apabila kalian telah mendapat petunjuk. Bukan tanpa syarat. Orang yang sesat tak memudaratkan hanya bagi yang dirinya sendiri sudah lurus.
  • Allah menutup dengan menyebut Dia akan memberitakan apa yang kalian kerjakan. Pemberitahuan, bukan hukuman. Yang disebut lebih dahulu bahwa semuanya akan diterangkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-m-n, n-f-s, d-r-r, d-l-l, h-d-y, a-l-h, r-j-', j-m-', n-b-a, k-w-n, '-m-l): alaykum anfusakum diterjemahkan 'jagalah diri kalian'; man dalla diterjemahkan 'orang yang sesat' (akar d-l-l putaran 78); idhaa htadaytum diterjemahkan 'apabila mendapat petunjuk' (akar h-d-y HDY). Selaras.