يَوْمَ يَجْمَعُ اللَّهُ الرُّسُلَ فَيَقُولُ مَاذَا أُجِبْتُمْ ۖ قَالُوا لَا عِلْمَ لَنَا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ

Ingatlah pada hari ketika Allah mengumpulkan para rasul, lalu Dia bertanya, “Apa yang dijawabkan kepada kalian?” Mereka menjawab, “Kami tidak memiliki pengetahuan. Sesungguhnya Engkau, Engkaulah yang mengetahui segala yang gaib.”

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. يَوْمَ يَجْمَعُ اللَّهُ الرُّسُلَ فَيَقُولُ مَاذَا أُجِبْتُمْyawma yajma'u llaahu r-rusula fa-yaquulu maadzaa ujibtumingatlah pada hari ketika Allah mengumpulkan para rasul, lalu Dia bertanya, apa yang dijawabkan kepada kalian
  2. قَالُوا لَا عِلْمَ لَنَاqaaluu laa ilma lanaamereka menjawab, kami tidak memiliki pengetahuan
  3. إِنَّكَ أَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِinnaka anta allaamu l-ghuyuubisesungguhnya Engkau, Engkaulah yang mengetahui segala yang gaib
Catatan pilihan kata (ringkas)

allaamu l-ghuyuub diterjemahkan 'yang berilmu akan segala yang gaib' (intensif ganda tak ditandai); ujibTUM = 2MP (para rasul) diterjemahkan '(kaum kalian)…(seruan) kalian'. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU rendering Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Probe: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. ⚠ C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. Lih..

Aplikasi

Jawaban para rasul sendiri, 'kami tidak tahu', pada hari itu adalah pengakuan kerendahan hati yang mengejutkan dari figur-figur paling terhormat dalam sejarah, mengembalikan pengetahuan penuh hanya kepada Allah. Konkretnya: bahkan orang-orang yang paling berpengaruh dan paling banyak mengetahui pun harus mengakui batas pengetahuannya di hadapan kenyataan yang lebih besar, kerendahan hati intelektual, mengakui 'saya tidak tahu' pada hal yang memang di luar jangkauan, bukan kelemahan, melainkan kejujuran yang pantas dicontoh.