وَإِذْ أَوْحَيْتُ إِلَى الْحَوَارِيِّينَ أَنْ آمِنُوا بِي وَبِرَسُولِي قَالُوا آمَنَّا وَاشْهَدْ بِأَنَّنَا مُسْلِمُونَ
Dan ingatlah ketika Aku mengilhamkan kepada hawariyyun, “Berimanlah kalian kepada-Ku dan kepada Rasul-Ku.” Mereka menjawab, “Kami telah beriman, dan saksikanlah bahwa kami orang-orang yang berserah diri.”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَإِذْ أَوْحَيْتُ إِلَى الْحَوَارِيِّينَ أَنْ آمِنُوا بِي وَبِرَسُولِي قَالُوا آمَنَّا وَاشْهَدْ بِأَنَّنَا مُسْلِمُونَwa-idz awhaytu ilaa l-hawaariyyiina an aaminuu bii wa-bi-rasuulii qaaluu aamannaa wa-syhad bi-annanaa muslimuunadan ingatlah ketika Aku mengilhamkan kepada hawariyyun, berimanlah kalian kepada-Ku dan kepada Rasul-Ku, mereka menjawab, kami telah beriman, dan saksikanlah bahwa kami orang-orang yang berserah diri
Terjemahan per kata (13 kata)
- وَإِذْwa-idzdan ketika
- أَوْحَيْتُawhaytuAku wahyukan
- إِلَىilaakepada
- الْحَوَارِيِّينَl-hawaariyyiinahawariyyun
- أَنْanyaitu
- آمِنُواaaminuuberimanlah kalian
- بِيbiikepadaku
- وَبِرَسُولِيwa-bi-rasuuliidan kepada rasul-Ku
- قَالُواqaaluumereka berkata
- آمَنَّاaamannaakami beriman
- وَاشْهَدْwa-syhaddan saksikanlah
- بِأَنَّنَاbi-annanaabahwa kami
- مُسْلِمُونَmuslimuunaorang-orang yang berserah diri
Inti bacaan
Respons para pengikut Isa bukan hanya pernyataan keyakinan pribadi, tetapi permintaan eksplisit untuk disaksikan, keimanan yang ingin diketahui dan diverifikasi secara terbuka, bukan disimpan privat. Konkretnya: ada nilai dalam menyatakan komitmen secara terbuka dan bisa diverifikasi orang lain, bukan sekadar keyakinan tersembunyi dalam hati, akuntabilitas publik terhadap komitmen yang diambil membantu menjaga konsistensi dan memberi keteladanan bagi yang lain.
Tafsiran
Ayat ini membuka narasi hawariyyun: Allah mengilhamkan iman kepada Isa dan Rasul-Nya, dijawab dengan pengakuan iman dan penyerahan diri total.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut Dia yang mengilhamkan iman kepada mereka. Bukan mereka yang menemukan. Yang menjawab pun dimulai dari-Nya.
- Jawaban mereka menambahkan permintaan: saksikanlah. Tak diminta lebih dahulu. Yang beriman meminta imannya dicatat.
- Allah merekam mereka menyebut diri orang-orang yang berserah diri. Bukan pengikut Isa. Sebutan yang dipakai tentang sikap, bukan tentang siapa yang diikuti.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain menerjemahkan s-l-m di sini via 'berserah'. terjemahan ini menyeragamkan DALAM cabang keberserahan; sisi-keadaan (salaam/saliim) = 'keselamatan/damai', TIDAK diseragamkan lintas cabang. Rollout cabang keberserahan akar s-l-m. 'muslim' diterjemahkan 'orang yang berserah diri' meng-universalkan istilah (bdk QS 3:83: seluruh ciptaan 'aslama'), konsisten dgn sikap keberserahan=orientasi hati, bukan keanggotaan institusi (FDI_FRAMEWORK_DIIN).; Diverifikasi corpus Leeds (127 ayat slm; cabang keberserahan 66). Konvensi terjemahan ini: islaam diterjemahkan 'keberserahan(-diri)', aslama diterjemahkan 'berserah diri', muslim diterjemahkan 'orang yang berserah diri'.