وَإِذْ أَوْحَيْتُ إِلَى الْحَوَارِيِّينَ أَنْ آمِنُوا بِي وَبِرَسُولِي قَالُوا آمَنَّا وَاشْهَدْ بِأَنَّنَا مُسْلِمُونَ
Dan ingatlah ketika Aku mengilhamkan kepada hawariyyun, “Berimanlah kalian kepada-Ku dan kepada Rasul-Ku.” Mereka menjawab, “Kami telah beriman, dan saksikanlah bahwa kami orang-orang yang berserah diri.”
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَإِذْ أَوْحَيْتُ إِلَى الْحَوَارِيِّينَ أَنْ آمِنُوا بِي وَبِرَسُولِي قَالُوا آمَنَّا وَاشْهَدْ بِأَنَّنَا مُسْلِمُونَwa-idz awhaytu ilaa l-hawaariyyiina an aaminuu bii wa-bi-rasuulii qaaluu aamannaa wa-shhad bi-annanaa muslimuunadan ingatlah ketika Aku mengilhamkan kepada hawariyyun, berimanlah kalian kepada-Ku dan kepada Rasul-Ku, mereka menjawab, kami telah beriman, dan saksikanlah bahwa kami orang-orang yang berserah diri
Catatan pilihan kata (ringkas)
terjemahan lain merender s-l-m di sini via 'berserah'. terjemahan ini menyeragamkan DALAM cabang keberserahan; sisi-keadaan (salaam/saliim) = 'keselamatan/damai', TIDAK diseragamkan lintas cabang. Rollout cabang keberserahan akar akar s-l-m. 'muslim' diterjemahkan 'orang yang berserah diri' meng-universalkan istilah (bdk QS 3:83: seluruh ciptaan 'aslama'), konsisten dgn sikap keberserahan=orientasi hati, bukan keanggotaan institusi (FDI_FRAMEWORK_DIIN -2). PASS: retrofit kau/engkau/kalian menyusul. sebagian penerjemah: 'And when I revealed to the disciples: “Believe in Me and My messenger”; they said: “We believe; and bear thou witness that we are submitting”;' Akar akar s-l-m (slm), cabang KEBERSERAHAN (aslama/islaam/muslim/mustaslim). Diverifikasi corpus Leeds (127 ayat slm; cabang keberserahan 66). Konvensi terjemahan ini (Pak FD 2026-07-15): islaam diterjemahkan 'keberserahan(-diri)', aslama diterjemahkan 'berserah diri', muslim diterjemahkan 'orang yang berserah diri'. Lih. Versi lama catatan ini keliru di kedua titik itu; lih. C1).
Aplikasi
Respons para pengikut Isa bukan hanya pernyataan keyakinan pribadi, tetapi permintaan eksplisit untuk disaksikan, keimanan yang ingin diketahui dan diverifikasi secara terbuka, bukan disimpan privat. Konkretnya: ada nilai dalam menyatakan komitmen secara terbuka dan bisa diverifikasi orang lain, bukan sekadar keyakinan tersembunyi dalam hati, akuntabilitas publik terhadap komitmen yang diambil membantu menjaga konsistensi dan memberi keteladanan bagi yang lain.